SEKOLAH PENGGERAK

Bedah dan Analisis Rapor Pendidikan 2025 SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar Bedah Rapor Pendidikan Sekolah yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan pada Senin (24/3/2025) di aula yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah. Kegiatan diawali dengan melakukan yel-yel yang dipandu oleh Hari Untoro, S.Pd untuk menambah semangat dalam mengikuti rangkaian acara. Setelah itu kegiatan dilanjutkan Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd yang mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menyimak hasil Rapor Pendidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta di tahun 2025. Berdasarkan hasil analisis rapor tahun ini, beberapa bagian menunjukkan nilai yang relatif baik namun terdapat angka penurunan dibandingkan tahun 2024 di bidang literasi, numerasi, iklim kebinekaan, dukungan psikologis dan partisipasi warga satuan pendidikan. Menyikapi hasil tersebut, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd mendorong adanya sinergi semua warga sekolah untuk memperbaiki indikator yang mengalami penurunan. Salah satu bagian yang ditekankan adalah penerapan deep learning dalam pembelajaran. Kerja sama antar warga sekolah diawali dengan membuat beberapa kesepakatan praktis untuk seluruh guru dan tenaga kependidikan. Melalui pengarahan dan diskusi, sekolah berkomitmen untuk menggandeng orang tua melalui komite sekolah dan lembaga-lembaga terkait untuk mendukung peningkatan hasil rapor pendidikan. Di akhir sesi, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd memberi ruang diskusi untuk setiap kelompok belajar tiap mata pelajaran membuat rencana pengembangan pembelajaran yang dituliskan dalam dokumen. Dokumen ini akan diteruskan sebagai bahan masukan dalam penyusunan kegiatan dan anggaran sekolah untuk meningkatkan hasil rapor pendidikan di tahun berikutnya. (JP)

Bedah dan Analisis Rapor Pendidikan 2025 SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Jumat Bersih SMP Negeri 9 Kota Surakarta Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2025

SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan kegiatan Jumat bersih pada Jumat (21/2/2025) yang diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kegiatan membersihkan lingkungan sekolah ini diadakan sekaligus untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2025. Peserta didik dari setiap kelas bertugas membersihkan kelas dan area depan kelas masing-masing. Sedangkan Tim Adiwiyata membersamai para guru dan tenaga kependidikan berbagi tugas untuk membersihkan area halaman sekolah. Pada kegiatan Jumat bersih ini juga dimanfaatkan warga sekolah untuk membersihkan drainase atau selokan di lingkungan sekolah untuk mencegah genangan air yang meluap ketika hujan. Momen ini juga dimanfaatkan warga sekolah untuk melakukan pemeliharaan tanaman dengan cara memotong dan mengambil daun-daun kering, mengambil sampah yang terselip di sela-sela pot tanaman, menyiram tanaman dan mengganti tanaman yang sudah mati dengan tanaman baru. Selain memperingati HPSN 2025, kegiatan Jumat bersih rutin dilakukan dua kali dalam sebulan untuk tetap menjaga kebersihan sekolah agar terciptanya lingkungan belajar yang bersih, sehat dan nyaman bagi peserta didik. (Awp)

Jumat Bersih SMP Negeri 9 Kota Surakarta Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2025 Read More »

Gelar Karya P5 Tema Rekayasa Teknologi dan Edu Expo SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Kamis, 13 Februari 2025 SMPN 9 Kota Surakarta melaksanakan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tema Rekayasa Teknologi untuk NKRI. Gelar karya ini merupakan puncak kegiatan P5 kelas 7, 8, dan 9 yang telah dilaksanakan selama kurang lebih dua minggu. Tidak seperti biasanya, gelar karya P5 kali ini moving class yakni berpindah-pindah kelas untuk menyaksikan dan menilai galeri kelas lain dengan tampilan produk-produk P5 yang telah dibuat selama projek ini berlangsung. Tema P5 kali ini adalah Rekayasa Teknologi untuk NKRI. Meskipun 3 jenjang kelas menggunakan tema yang sama,  namun topik yang diambil berbeda. Kelas 7 mengambil topik Hijaukan Bumi Bersama Return Eco-Garden dengan produk yang dihasilkan sabun, eco enzim, laporan karya ilmiah, dan es krim. Kelas 8 mengambil topik Inovasi Lawan Isu Lingkungan dengan produknya totebag dan maket. Sedangkan kelas 9 mengambil topik Pundi-pundi Emas di Balik Barang Bekas yang menghasilkan produk mozaik dan kreasi lampu taman dengan energi solar sel. Gelar karya kali ini bersamaan pula dengan expo SMA/SMK se Karesidenan Surakarta. SMA/SMK mitra yang menggelar expo juga perform untuk meramaikan kegiatan ini. Otomatis peserta didik tertarik menikmati perform dan juga promosi. Gelar karya dibuka dengan tarian pembuka  yang apik di bawah bimbingan Ibu Rumiyati, S.Sn. Saat sambutan kegiatan Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMPN 9 Kota Surakarta menyampaikan kegiatan P5 tidak akan terlaksana dengan baik tanpa kolaborasi yang indah dari sekolah dan orang tua. Selain itu, gelar karya juga dihadiri oleh Pengawas SMP Kota Surakarta, Novi Andari Yasminingsih, S.Pd., M.Si yang menuturkan kegiatan P5 dapat mencetak karakter-karakter profil pelajar pancasila seperti Beriman Bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, Kebhinekaan Global, Bergotong Royong, Kreatif, Bernalar Kritis, dan Mandiri yang kelak akan bermanfaat untuk kehidupan bermasyarakat peserta didik. (Ldw) Kepala Sekolah, Siti Latifah, S.Pd. M.Pd. menyaksikan karya lampu taman peserta didik di Galeri Kelas Gelar Karya P5 Rekayasa Teknologi, Kamis, (13/2/2025)

Gelar Karya P5 Tema Rekayasa Teknologi dan Edu Expo SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Refleksi Kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan kegiatan refleksi kedua sebagai puncak acara dari rangkaian kegiatan pengimbasan Program Sekolah Penggerak Angkatan 1, yaitu SMP Negeri 9 Kota Surakarta di sekolah imbas; SMP Negeri 19 Kota Surakarta, SMP Negeri 22 Kota Surakarta dan SMP Negeri 27 Kota Surakarta di aula, Senin (9/12/2024). Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, perwakilan ketua MGMPs sekolah dan penggerak komunitas belajar (Kombel) sekolah dari ketiga sekolah imbas. Selain itu, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. dan tim pengimbas juga hadir memandu dan mendampingi kegiatan refleksi. Kegiatan diawali dengan motivasi dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang menekankan agar kegiatan komunitas belajar di sekolah-sekolah imbas dapat terus konsisten berlanjut meskipun sudah tidak ada pendampingan dari sekolah pengimbas. Hal tersebut juga sejalan dengan yang disampaikan oleh para kepala sekolah imbas, yaitu Jaka Rusdiyanta, S.Pd., M.Pd. yang diwakili oleh Suwandi, S.Pd., M.Pd. dari SMP Negeri 19 Kota Surakarta, Kristanto Tri Utomo, S.Kom., M.Pd. dan Ria Widyawati, S.Kom., M.Pd. dari SMP Negeri 27 Kota Surakarta, yang menyampaikan komitmen sekolahnya untuk terus menggerakan kegiatan Kombel dan mengembangkan kompetensi sebagai guru di tengah perubahan kebijakan dan kemajuan teknologi yang pesat demi untuk dapat memampukan peserta didik. Pada acara inti yaitu refleksi, perwakilan setiap sekolah imbas mempresentasikan hasil rangkuman refleksi terkait rangkaian kegiatan pengimbasan yang sudah dimulai sejak bulan September melalui kegiatan In House Training (IHT), Pendampingan dan Penguatan Kombel hingga Refleksi. Hasil refleksi yang disampaikan membahas tentang hal-hal yang sudah dipelajari, aksi nyata yang sudah dilakukan, kesulitan yang dihadapi di kelas dan solusi yang digunakan untuk menangani kesulitan tersebut serta rencana tindak lanjut setelah program pengimbasan selesai. Setiap sekolah memiliki kesulitan yang beragam, mulai dari kemampuan guru dalam mengatur waktu pembelajaran, penggunaan metode dan media pembelajaran yang tepat hingga permasalahan terkait pelaksanaan Kombel yang belum maksimal dalam memanfaatkan portal PMM ketika mengadakan webinar. Melalui pemaparan hasil refleksi, para guru juga saling bertukar strategi dan solusi dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Para peserta juga menyampaikan kesan positif tentang kegiatan pengimbasan dari SMP Negeri 9 Surakarta yang telah membantu sekolah-sekolah imbas dalam menggerakkan Kombel Sekolah dan memberikan semangat kepada para guru untuk terus berlajar dan mencoba hal yang baru dalam pembelajaran. Mereka berkomitmen untuk terus melanjutkan kegiatan Kombel dengan konsisten dan meningkatkan capaian kegiatan yang masih belum maksimal. Kegiatan refleksi diakhiri dengan penguatan dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang menyampaikan tentang pelaksanaan kegiatan kokurikuler P5 yang harus disesusaikan dengan ketentuan yang sudah diatur. Pada kesempatan tersebut, beliau juga menutup rangkaian kegiatan pengimbasan oleh SMP Negeri 9 Kota Surakarta di ketiga sekolah imbas. (Awp)

Refleksi Kegiatan Pengimbasan Sekolah Penggerak SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

IMPLEMENTASI P5 BERBASIS KEBHINEKAAN SEBAGAI PENUNJANG PENDIDIKAN BERKUALITAS

Halo Sobat SMP! Menurut Budiono (2023) Kurikulum merdeka yang saat ini digunakan di sekolah mempunyai karakter utama yaitu pengembangan soft skill peserta didik dan Profil Pelajar Pancasila (P3) dengan pembelajaran berbasis proyek. Selanjutnya menurut Haryono, dkk. (2023) Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) merupakan pembelajaran lintas disiplin ilmu dalam mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila. Berkaitan dengan kegiatan P5, SMPN 9 Surakarta (SPELANSKA) yang beralamat di Jl. Sekar Jagad I, Jegon, Pajang, Laweyan telah sukses menyelenggarakan kegiatan P5 tahap 1 dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika”. SPELANSKA sudah rutin mengadakan kegiatan P5 setiap semesternya, sebagai wujud implementasi kurikulum yang bertujuan untuk membekali peserta didik dengan berbagai keterampilan dan pengetahuan kontekstual. Pada tema kali ini, fokus utamanya adalah menggali dan memperkenalkan keragaman budaya Indonesia melalui berbagai proyek kreatif. Kegiatan P5 ini dilaksanakan mulai tanggal 9 September 2024, dalam kegiatan ini mahasiswa PLP UNS ikut serta membantu dalam pelaksanaan kegiatan P5  dengan mengawasi keberlangsungan kegiatan di dalam kelas. Proyek yang diusung mencakup beragam kegiatan menarik, seperti penampilan lagu daerah, kreasi tarian daerah, pembuatan peta provinsi dari bubur kertas, dan pembuatan pakaian adat menggunakan bahan daur ulang. Semua kegiatan ini dirancang untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sekaligus membangun keterampilan kerja sama dan kreativitas antar peserta didik. Proyek pertama, yaitu penampilan lagu daerah. Setiap kelas mendapat tugas menampilkan lagu dari salah satu provinsi yang dipilih melalui undian. Peserta didik diberi waktu sekitar satu minggu untuk berlatih dan mempersiapkan penampilan terbaik mereka. Durasi penampilan ditetapkan antara 3-5 menit, dengan maksimal lima peserta didik dalam satu kelompok penampil. Untuk mendukung kreativitas, peserta didik diperbolehkan membawa alat musik atau menggunakan iringan sederhana. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengenal dan mencintai ragam lagu daerah yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Selain itu, mereka juga belajar bekerja sama dalam tim, membangun rasa percaya diri, serta mengenalkan budaya Indonesia kepada teman-teman lainnya dalam suasana yang menyenangkan dan penuh semangat kebersamaan. Proyek kedua yaitu penampilan kreasi tari daerah, setiap kelas menampilkan tari dari salah satu provinsi yang telah diundi. Kreasi tari daerah dari setiap kelas kemudian ditampilkan di aula untuk dinilai oleh guru, dan disaksikan oleh siswa lain sesuai jenjang. Proyek ketiga adalah membuat peta dari bubur kertas berdasarkan provinsi yang telah diundi untuk masing-masing kelas. Setiap kelas diminta membuat peta provinsi yang didapat dengan menggunakan bubur kertas secara kreatif, dan seluruh kelas berpartisipasi aktif dalam proyek ini. Proyek yang terakhir yaitu pembuatan baju adat dari provinsi yang dipilih. Pembuatan baju adat diberikan waktu yang cukup lama agar hasil yang didapatkan maksimal. Baju adat ini dibuat dari barang bekas seperti plastik, kardus, kertas, dan lain sebagainya. Acara puncak dari kegiatan P5 ini adalah gelar karya peserta didik SMPN 9 Surakarta. Sebelum acara puncak, peserta didik dibantu oleh mahasiswa PLP UNS menghias stand untuk tempat menjual berbagai macam makanan dan minuman.   Acara gelar karya ini meliputi penampilan tarian daerah, lagu daerah, dan penampilan baju adat dari setiap daerah. Penampilan peserta didik tersebut disaksikan oleh seluruh peserta didik, mahasiswa PLP UNS, guru-guru, serta tamu undangan.   Kegiatan P5 ini menuai berbagai tanggapan dari peserta didik SMPN 9 Surakarta. “Dengan adanya kegiatan P5 ini saya belajar banyak tentang tarian daerah, lagu daerah, belajar membuat baju adat dengan memanfaatkan barang bekas, serta belajar membuat peta dari bubur kertas” ucap salah satu peserta didik. Sebagian besar peserta didik merasa senang dengan adanya kegiatan P5 ini karena mereka dapat belajar dengan melibatkan berbagai keterampilan yang mereka miliki. Kegiatan P5 tema Bhinneka Tunggal Ika ini dapat dihubungkan dengan SDGs tema pendidikan berkualitas. Tujuan pendidikan berkualitas adalah menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua. Kegiatan P5 tema Bhinneka Tunggal Ika yang telah dilaksanakan mampu menjadikan peserta didik memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk meningkatkan pembangunan berkelanjutan melalui penghargaan terhadap keanekaragaman budaya melalui kegiatan-kegiatan mengenal dan menghargai tarian daerah, lagu daerah, peta provinsi, dan baju adat. Kegiatan P5 dengan tema “Bhinneka Tunggal Ika” di SMPN 9 Surakarta telah menjadi contoh nyata implementasi Kurikulum Merdeka yang tidak hanya berfokus pada pengembangan pengetahuan, tetapi juga berfokus untuk membentuk karakter peserta didik sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila. Dengan mengangkat keragaman budaya Indonesia, kegiatan ini berhasil menanamkan nilai cinta budaya, kerja sama, dan kreativitas. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten untuk mendukung tujuan pendidikan berkualitas dan mempersiapkan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan masa depan dengan penuh semangat dan rasa kebanggaan akan warisan budaya bangsa.     Daftar Pustaka Budiono, A. N. (2023). Analisis persepsi komite pembelajaran dan praktik baik projek penguatan profil pelajar Pancasila pada kurikulum Merdeka. Journal on Education, 5(2), 5340-5352. Haryono, M., Bendriyanti, R. P., Nurwita, S., & Fransisca, R. (2023). Kunci Sukses Pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 1-6.   Ditulis oleh                 : Laila Puspita – Program Studi Pendidikan IPA Nada Assunniyah – Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Tasyafrila Alifah Maudy – Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa  

IMPLEMENTASI P5 BERBASIS KEBHINEKAAN SEBAGAI PENUNJANG PENDIDIKAN BERKUALITAS Read More »

Keseruan Lomba Pitulasan with Spelanska yang Diikuti Seluruh Warga Sekolah

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan rangkaian lomba dalam menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79 tahun 2024. OSIS dan MPK Spelanska selaku panitia telah menyiapkan berbagai lomba yang diikuti oleh seluruh peserta didik kelas 7, 8 dan 9 dan seluruh guru dan staff. Perlombaan untuk peserta didik digelar pada Kamis, (15/8/2024) di mana setiap kelas wajib mengirimkan perwakilan peserta untuk setiap lomba. Lomba-lomba tersebut di antaranya: Lomba Sepeda Lambat Lomba Kursi Joget Lomba Estafet Batu Bata Lomba Estafet Spons Air Lomba Poster Kemerdekaan Lomba Suppoter Terbaik Lomba Kebersihan dan Menghias Kelas   Peserta didik sangat antusias dan bersemangat mengikuti perlombaan yang dipandu oleh panitia. Lomba-lomba tersebut melatih kerjasama, kesabaran dan sportivitas para peserta didik. Beberapa peserta lomba terlihat bersalaman setelah perlombaan selesai sebagai tanda saling menghargai dan sportivitas. Para guru dan karyawan juga turut mendampingi peserta didik dalam rangkaian lomba tersebut dengan mengabadikannya dalam foto dan meneriakkan yel-yel penyemangat.                                               Tidak hanya peserta didik, para guru dan staf SMP Negeri 9 Kota Surakarta juga mengikuti lomba HUT RI ke-79 pada Jumat (16/8/2024). Para guru dan staf yang memakai seragam merah putih dibagi menjadi 4 kelompok- tim merah, tim putih, tim kuning dan tim hijau, di mana setiap kelompok terdiri dari 12-13 peserta. Berbeda dengan peserta didik, berikut perlombaan untuk para guru dan staf: Lomba Yel-Yel Terbaik Lomba Estafet Tampah dan Balon Lomba Memasukkan Bola Pingpong Lomba Memasukkan Sendok ke Galon   Lomba Pitulasan with Spelanska, Jumat (16/8/2024) Para guru dan staf tidak kalah semangat dalam bertanding dalam perlombaan tersebut. Para peserta didik yang duduk di pinggir-pinggir lapangan meneriakkan yel-yel dan kata-kata penyemangat untuk tim yang mereka dukung. Perlombaan tersebut tak hanya melatih kerjasama tim para guru dan staf, tetapi juga membangkitkan sikap kometitif sehingga mereka menjadi lebih bersemangat dalam bertanding. Lomba Pitulasan with Spelanska, Jumat (16/8/2024)   Menang kalah adalah hal yang biasa dalam perlombaan, yang penting adalah seluruh warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta sudah bersemangat mengikuti semarak HUT RI ke-79. Dirgahayu RI, Nusantara Baru Indonesia Maju!                  

Keseruan Lomba Pitulasan with Spelanska yang Diikuti Seluruh Warga Sekolah Read More »

Regu Pramuka SMP Negeri 9 Kota Surakarta Raih Juara Umum 3 pada LK2PP se-Jawa Tengah

Regu Semut Putra dan Regu Melati Putri Pramuka SMP Negeri 9 Kota Surakarta memborong piala dalam kejuaraan Lomba Ketangkasan dan Kecerdasan Pramuka Penggalang Penegak (LK2PP) XVII se-Jawa Tengah di UIN Raden Mas Said Surakarta, Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu (27-28/7/2024). Lomba tersebut diikuti oleh SMP-SMP se-Jawa Tengah. Ada empat mata lomba yang dipertandingan antara lain pionering, LCTP, perkusi, PBB. Regu Pramuka SMP Negeri 9 Kota Surakarta telah melakukan persiapan selama sebulan sebelumnya untuk mengikuti perlombaan tersebut. Dengan raihan juara-juara di atas, Regu Semut Pramuka SMP Negeri 9 Kota Surakarta juga merebut predikat Juara Umum 3 dengan perolehan piala sebagai berikut: Regu Semut Juara 1 Pionering Juara 2 LCTP Juara 3 PBB Sedangkan, Regu Melati berhasil merebut dua gelar prestasi, yaitu Juara 1 lomba PBB dan Juara 2 lomba Perkusi.   Berikut ini adalah foto-foto kejuaraan Regu Pramuka SMP Negeri 9 Kota Surakarta:      

Regu Pramuka SMP Negeri 9 Kota Surakarta Raih Juara Umum 3 pada LK2PP se-Jawa Tengah Read More »

Scroll to Top