RAPOR PENDIDIKAN

Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiataan Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru pada Selasa-Kamis, (27-29/1/2026) di aula sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan didampingi oleh kepala sekolah dan staf tata usaha. Workshop tersebut diadakan sebagai tindak lanjut hasil Rapor Pendidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025 yang menunjukkan bahwa dibutuhkan penguatan dalam kemampuan literasi dan numerasi para murid. Berkaitan dengan hal tersebut, panitia mengundang narasumber literasi dan numerasi yaitu Dra. Suminarsih, M.Si. Hari ke-1, Selasa, 27 Januari 2026 Pada hari pertama, Suminarsih yang kerap disapa Mimin menyampaikan materi terkait keterampilan literasi. Beliau menekankan bahwa literasi tidak hanya diukur melalui kemampuan dan kecepatan membaca, melainkan bagaimana seseorang memahami informasi hingga mengevaluasi bacaan, sebagaimana tercantum dalam target kompetensi TKA (Tes Kemampuan Akademik) yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, dan evaluasi dan apresiasi. Mimin juga memberikan arahan dan motivasi pada guru untuk memanfaatkan Buku Saku Benahi Literasi melalui Lingkungan Belajar yang di dalamnya sudah memuat website-website yang dapat dijadikan sumber bacaan bermutu bagi para murid sesuai dengan mapel dan kemampuan masing-masing. Di akhir sesi pertama, narasumber meminta para guru untuk membuat contoh soal TKA Bahasa Indonesia sesuai dengan matriks asesmen. Hari ke-2, Rabu, 28 Januari 2026 Pada hari berikutnya, narasumber memulai sesi dengan melakukan review pada soal-soal yang telah dibuat para guru dan memberikan saran masukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi numerasi oleh Mimin. “Selama ini masih banyak orang yang menganggap bahwa kemampuan numerasi menjadi tanggung jawab guru Matematika semata, sama halnya dengan kemampuan literasi yang dibebankan kepada guru Bahasa Indonesia. Padahal keterampilan tersebut menjadi tanggung jawab semua guru,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa numerasi tidak hanya berfokus pada kemampuan menghitung tetapi bagaimana seseorang dapat memanfaatkan data yang ada untuk kehidupan sehari-hari, khususnya untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Implementasi numerasi dalam pembelajaran oleh guru non-Matematika dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengajarkan kemampuan membaca grafik, membaca angka hingga berhitung sederhana. Sebagai bentuk latihan, para guru diminta untuk memodifikasi modul ajar dengan memasukkan unsur numerasi di dalamnya. Hari ke-3, Kamis, 29 Januari 2026 Hari terakhir workshop diisi dengan kegiatan review dan refleksi yang dipimpin oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. “Kalau tahun lalu kita menghadirkan Mbak Ratna yang muda dan enerjik, kali ini saya sengaja mengundang Ibu Mimin yang sudah senior untuk mendampingi bapak/ibu belajar literasi dan numerasi. Tidak kalah hebat dan enerjik, ya?” ungkapnya. Beliau juga memberikan arahan dan motivasi pada para guru untuk segera menyesuaikan modul ajar yang mendukung kemampuan literasi dan numerasi para murid. Implementasi modul ajar tersebut kemudian akan dijadikan bahan supervisi di semester ini. Melalui kegiatan workshop selama tiga hari ini, para guru diharapkan dapat mengimplementasikan pembelajaran yang mendukung kemampuan literasi dan numerasi. Selain itu penggunaan sumber-sumber bacaan bermutu diharapkan dapat dilakukan untuk semakin membangun budaya membaca di lingkungan sekolah. (Awp)

Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026 Read More »

Bedah dan Analisis Rapor Pendidikan 2025 SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar Bedah Rapor Pendidikan Sekolah yang diikuti oleh seluruh tenaga pendidik dan kependidikan pada Senin (24/3/2025) di aula yang dipimpin langsung oleh kepala sekolah. Kegiatan diawali dengan melakukan yel-yel yang dipandu oleh Hari Untoro, S.Pd untuk menambah semangat dalam mengikuti rangkaian acara. Setelah itu kegiatan dilanjutkan Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd yang mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menyimak hasil Rapor Pendidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta di tahun 2025. Berdasarkan hasil analisis rapor tahun ini, beberapa bagian menunjukkan nilai yang relatif baik namun terdapat angka penurunan dibandingkan tahun 2024 di bidang literasi, numerasi, iklim kebinekaan, dukungan psikologis dan partisipasi warga satuan pendidikan. Menyikapi hasil tersebut, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd mendorong adanya sinergi semua warga sekolah untuk memperbaiki indikator yang mengalami penurunan. Salah satu bagian yang ditekankan adalah penerapan deep learning dalam pembelajaran. Kerja sama antar warga sekolah diawali dengan membuat beberapa kesepakatan praktis untuk seluruh guru dan tenaga kependidikan. Melalui pengarahan dan diskusi, sekolah berkomitmen untuk menggandeng orang tua melalui komite sekolah dan lembaga-lembaga terkait untuk mendukung peningkatan hasil rapor pendidikan. Di akhir sesi, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd memberi ruang diskusi untuk setiap kelompok belajar tiap mata pelajaran membuat rencana pengembangan pembelajaran yang dituliskan dalam dokumen. Dokumen ini akan diteruskan sebagai bahan masukan dalam penyusunan kegiatan dan anggaran sekolah untuk meningkatkan hasil rapor pendidikan di tahun berikutnya. (JP)

Bedah dan Analisis Rapor Pendidikan 2025 SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Scroll to Top