TKA

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) utama yang dilaksanakan pada tanggal 13–14 April 2026 di SMP Negeri 9 Kota Surakarta berjalan dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan harapan yang telah ditetapkan. Kegiatan dilaksanakan  selama 3 sesi mulai pukul 7 pagi sampai 13.15. Hari pertama tes mencakup kemampuan mata pelajaran Matematika dan Survey Karakter sedangkan pada hari kedua untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Survey Lingkungan Belajar. Pelaksanaan berbasis komputer berlangsung minim kendala berkat kesiapan teknis serta koordinasi panitia yang optimal. TKA merupakan bentuk asesmen yang berfokus pada pengukuran capaian akademik individu siswa. Hasil dari TKA digunakan untuk melihat tingkat penguasaan materi berdasarkan mata pelajaran tertentu, sehingga setiap murid memiliki tanggung jawab langsung terhadap hasil yang diperoleh. Hal ini berbeda dengan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang lebih menitikberatkan pada evaluasi mutu pendidikan di tingkat satuan pendidikan. ANBK tidak mengukur capaian individu secara spesifik, melainkan memotret kemampuan literasi, numerasi, serta karakter murid sebagai representasi kualitas pembelajaran di sekolah. Dari sisi teknis, TKA diikuti oleh seluruh murid kelas akhir dan bersifat individual, sedangkan ANBK menggunakan sistem sampling dan tidak berdampak langsung pada penilaian hasil belajar masing-masing murid. Kelancaran pelaksanaan TKA di SMP Negeri 9 Kota Surakarta tidak terlepas dari berbagai persiapan yang telah dilakukan sebelumnya. Pada tahap pelaksanaan, seluruh ruang ujian telah ditata sesuai standar, perangkat komputer berfungsi dengan baik dengan jumlah yang memadai, serta koneksi internet dipastikan terjaga stabil. Pengawasan yang dilakukan secara silang dan melalui penyelia juga dapat dipersiapkan dengan baik setelah beberapa konsultasi dengan berbagai pihak terkait. Tim teknis dan panitia siaga untuk mengantisipasi kemungkinan kendala yang muncul, sehingga proses ujian dapat berlangsung tanpa hambatan yang berarti. Sebelum pelaksanaan TKA utama, sekolah ikut serta dalam Simulasi TKA pada bulan Februari dan Gladi Bersih pada bulan Maret 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendikdasmen dan Edubrand. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sistem, perangkat, serta pemahaman teknis seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan ujian berbasis komputer. Khusus bagi murid kegiatan simulasi dan gladi memberikan gambaran nyata mengenai suasana ujian berbasis komputer, sekaligus melatih pengelolaan waktu dan memahami pola soal yang diujikan. Hasil dari kegiatan dimanfaatkan oleh guru untuk melakukan analisis capaian murid dan menentukan strategi pembelajaran lanjutan. Tidak hanya itu, sekolah juga menyelenggarakan program tambahan pembelajaran TKA yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis. Program ini difokuskan pada pendalaman materi esensial, latihan soal berbasis penalaran, serta pembahasan strategi pengerjaan soal secara efektif. Upaya ini menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesiapan akademik murid secara bertahap.   Dari sisi dukungan eksternal, sekolah mengadakan kegiatan sosialisasi dan pembekalan kepada orang tua dan murid. Orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya peran mereka dalam mendampingi proses belajar anak di rumah, sementara para murid mendapatkan motivasi serta strategi dalam menghadapi ujian. Sinergi antara sekolah, murid, dan orang tua menjadi elemen penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan TKA. Secara keseluruhan, keberhasilan pelaksanaan TKA di SMP Negeri 9 Kota Surakarta merupakan hasil dari perencanaan yang matang dan kolaborasi yang baik antara seluruh warga sekolah. Dengan berbagai tahapan persiapan yang telah dilalui, diharapkan hasil TKA yang diperoleh siswa dapat mencerminkan kemampuan akademik yang optimal serta menjadi bekal dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. (JP) Para murid bersiap dan berdoa bersama sebelum mengikuti TKA.  

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026 Read More »

Murid Kelas IX Ikuti Agenda Pemantapan Jelang TKA dan PSAJ SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Murid-murid kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti kegiatan pemantapan jelang TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan PSAJ (Penilaian Sumatif Akhir Jenjang) pada Jumat, (10/4/2026) di aula sekolah dengan didampingi para guru dan menghadirkan motivator Untung Margono, CHt. Kegiatan tersebut mengusung tema “The Secret of Mind Programming –  Sukses Persiapan TKA dan PSAJ” diadakan untuk memperkuat persiapan anak-anak, khususnya secara mental untuk menghadapi jadwal ujian yang berurutan, dimulai dari TKA, PSAT (Penilaian Sumatif Akhir Tahun) dan PSAJ. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. hadir memberikan motivasi dan arahan kepada para murid kelas IX. “Pada April dan Mei ini, kalian harus menjaga kesehatan jasmani dan rohani atau kewarasan. Kalau kalian dalam kondisi waras maka hal itu dapat membuat kalian tenang dan bahagia dalam menjalan tes-tes tersebut,” ungkapnya. Kepala sekolah berharap murid-murid melakukan persiapan dengan baik, belajar dan berdoa agar dapat menjalani tes dengan lancar. Pada sesi selanjutnya bersama narasumber, para murid diajak untuk merenung dan merefleksi terkait apa yang sudah mereka jalani selama tiga tahun berada di SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Mereka juga diminta untuk fokus pada tujuan yang ingin mereka capai di masa depan, termasuk untuk membuat orang tua bangga. Suasana haru memenuhi aula ketika anak-anak mengingat kembali perjuangan orang tua dan para guru yang telah membimbing dan mendampingi mereka belajar selama ini. Tidak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata, menyadari kekurangan dan kesalahan yang perlu diperbaiki demi masa depan yang lebih baik. Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Nur Dawam, S.Pd. Permohonan yang panjang diucapkan agar seluruh murid kelas IX dapat mengerjakan ujian dengan baik, memperoleh hasil yang maksimal dan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya di sekolah-sekolah yang diimpikan. Di akhir kegiatan, seluruh murid kelas IX bersalaman kepada seluruh guru dan tendik untuk meminta doa restu demi kelancaran ujian yang akan mereka hadapi. TKA kelas IX akan diselenggarakan pada Senin-Selasa (13-14/4/2026), PSAT pada 20-27 April 2026 dan PSAJ pada 4-11 Mei 2026. (Awp)

Murid Kelas IX Ikuti Agenda Pemantapan Jelang TKA dan PSAJ SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Wujudkan Generasi Hebat, SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Seminar Parenting bagi Orang Tua Murid Kelas IX

Kamis, (9/4/2026) SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar Seminar Parenting dengan tema “Smart Parenting” menjadi orang tua yang cerdas dan berilmu. Acara ini berlangsung dengan khidmat di Aula SMPN 9 Kota Surakarta dengan dihadiri oleh orang tua/wali siswa Kelas IX, kepala sekolah, jajaran staf kepala sekolah, wali kelas IX, guru Bimbingan Konseling (BK), dan Tenaga Kependidikan (Tendik). Acara dimulai dengan pembukaan melalui doa bersama, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Dalam sambutannya, Kepala SMPN 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan beberapa informasi diantaranya: Penyerahan hasil simulasi Try Out (TO) yang telah dilaksanakan sebanyak dua kali sebagai tolok ukur kesiapan siswa, Agenda Ujian TKA, PSAT, dan PSAJ, serta informasi seminar parenting yang merupakan  bentuk kolaborasi sekolah dengan orang tua untuk mendukung kesuksesan siswa. Seminar parenting menghadirkan narasumber  Untung Margono, C.Ht., seorang pakar di bidang pengembangan diri dan hipnoterapi. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa keberhasilan anak sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis orang tuanya. “Anak yang semangat lahir dari orang tua yang semangat. Kita harus menyadari bahwa trauma masa kecil yang tidak terselesaikan dapat memengaruhi kepribadian kita saat dewasa, yang kemudian berdampak pada pola asuh anak,” ujar Untung Margono. Selain memberikan pemahaman mengenai pentingnya Sadar Syukur dan Sadar Doa, narasumber juga memberikan sesi Hipnoterapi khusus bagi orang tua siswa kelas IX. Sesi ini bertujuan untuk melepaskan beban emosional dan memberikan ketenangan batin agar orang tua siap memberikan dukungan moral yang positif bagi putra-putrinya yang akan menghadapi ujian kelulusan. Melalui seminar ini, SMPN 9 Kota Surakarta berharap seluruh orang tua memiliki bekal ilmu yang cukup untuk membimbing anak-anak menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter kuat. (Ldw)

Wujudkan Generasi Hebat, SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Seminar Parenting bagi Orang Tua Murid Kelas IX Read More »

Gladi Bersih TKA SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026

Seluruh murid kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin-Selasa (9-10/3/2026). Kegiatan tersebut diadakan di empat laboratorium komputer yaitu Lab 1-4 dan dibagi menjadi tiga sesi tes. Seluruh murid yang mengikuti tes di tiap-tiap laboratorium didampingi oleh proktor, teknisi dan pengawas. Pada hari pertama, para murid mengerjakan tes Matematika dan survei karakter. Untuk tes sesi pertama, tes berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Namun, terdapat kendala untuk para murid di sesi kedua yaitu terjadi eror pada laman Pusmendik (Pusat Asesmen Pendidikan) yang tidak dapat diakses. Proses perbaikan yang membutuhkan waktu cukup lama membuat para peserta didik kehabisan waktu dan belum sempat mengerjakan soal-soal. Meski sesi ketiga mengalami sedikit keterlambatan karena kendala teknis sebelumnya, para murid dapat menyelesaikan tes tepat waktu. Pada hari kedua, para murid mengerjakan tes Bahasa Indonesia dan survei lingkungan belajar. Semua tes pada semua sesi berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Sebagai tindak lanjut permasalahan pada hari pertama, para murid di sesi kedua mengikuti tes Matematika dan survei karakter pada gelombang tes berikutnya yaitu pada Rabu (11/3/2026). Melalui gladi bersih ini, para murid diharapkan dapat semakin memantapkan persiapan mereka dalam menghadapi tes TKA utama yang dijadwalkan pada 13-14 April 2026 dan menjadikan kesempatan ini untuk berlatih dalam menyelesaikan soal-soal. Berdasarkan hasil evaluasi yang digelar dua hari berturut-turut dengan pengarahan dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., didapatkan beberapa poin yang memerlukan perbaikan. Poin pertama mengenai kedisiplinan para murid untuk dapat hadir tepat waktu sesuai jadwal yang diberikan. Mereka juga diimbau untuk mengikuti tata tertib, menjaga sikap dan nama baik almamater selama proses TKA berlangsung. Terkait kendala teknis, tim panitia TKA telah mengomunikasikan permasalah tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Surakarta agar dapat ditindaklanjuti. “Jangan biarkan anak-anak kita berjuang sendiri, bapak, ibu,” pesan kepala sekolah pada sesi evaluasi. Seluruh guru diharapkan dapat menjaga kekompakan dalam mendampingi para murid kelas IX dalam menghadapi ujian-ujian yang akan datang. (Awp)

Gladi Bersih TKA SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Simulasi TKA bersama Edubrand

SMP Negeri 9 Kota Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang bekerja sama dengan Edubrand pada hari Kamis dan Jumat, 12-13 Februari 2026. Sebelum pelaksanaan dimulai, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, memberikan pengarahan khusus berupa penguatan dan pemantapan motivasi. Beliau menekankan pentingnya mengerjakan simulasi dengan penuh kesungguhan agar para siswa lebih percaya diri dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX, mulai dari kelas IX A hingga IX I, dengan total peserta mencapai 283 murid. Simulasi ini bertujuan untuk memetakan kemampuan akademik siswa serta membiasakan mereka menghadapi format ujian standar nasional dalam suasana yang kondusif. Memastikan kesiapan materi, para murid juga mendapatkan pendampingan intensif dari guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika tepat sebelum simulasi di masing-masing sesi dimulai. Pelaksanaan simulasi selama dua hari tersebut terbagi ke dalam tiga sesi waktu, yakni sesi pertama (08.00–09.35 WIB), sesi kedua (10.00–11.35 WIB), dan sesi ketiga (13.00–14.35 WIB). Pada hari Kamis, fokus ujian terletak pada mata pelajaran Matematika dan Survei Karakter, sementara hari Jumat difokuskan pada Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan sangat baik dan tertib, mencerminkan kedisiplinan tinggi dari para siswa kelas IX dalam mempersiapkan masa depan akademik mereka. (Kk)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Simulasi TKA bersama Edubrand Read More »

Kegiatan Peningkatan Imtaq Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Jelang Asesmen Sumatif dan TKA Tahun 2026

KLATEN – Pada Jumat-Sabtu (6-7/2/2026), SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Tadabur Alam di Hotel Galuh Klaten yang diikuti oleh 282 peserta didik kelas IX, baik Muslim maupun Nasrani. Kegiatan yang didampingi oleh segenap guru dan karyawan ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan memperkenalkan konsep dasar keagamaan, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan serta memperkuat rasa syukur atas segala nikmat Tuhan. Hari Pertama: Dua Jalan Menuju Satu Syukur, Penguatan Spiritual dan Peneguhan Iman Rangkaian agenda dimulai pada 6 Februari 2026 pukul 13.00 WIB, dengan keberangkatan rombongan menuju Hotel Galuh, Klaten. Setibanya di lokasi, para peserta didik menerima pengarahan umum yang dilanjutkan dengan sesi persiapan diri. Setelah itu, kegiatan memasuki ranah kerohanian masing-masing agama. Peserta didik Muslim mengawali sesi dengan salat Asar berjamaah, dilanjutkan tausiyah bertema taharah (bersuci) oleh Nurul Syarifah, S.Ag. Di ruang berbeda, peserta didik putra dibimbing oleh Nur Dawam, S.Pd. Sesi ini berlangsung interaktif; para peserta didik tampak antusias mendalami tata cara merawat diri sesuai syariat. Agenda sore ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan istirahat makan (Ishoma). Puncak acara bagi peserta didik Muslim menghadirkan Ir. Seno Hadisumitro yang membawakan materi inspiratif bertajuk “Semangat Menggenggam Asa”. Beliau menekankan bahwa setiap manusia wajib memiliki keyakinan utuh kepada Allah Swt. dalam menjalani hidup. Keyakinan tersebut harus diimplementasikan melalui semangat meraih cita-cita setinggi mungkin, selaras dengan prinsip bahwa perubahan suatu kaum dimulai dari ikhtiar diri sendiri. Malam itu, Seno mengajak para peserta didik untuk optimis dan tulus menyerahkan segala upaya kepada Sang Pencipta. Sementara itu, peserta didik Nasrani mengikuti motivasi bertema “Meneguhkan Iman, Menguatkan Karakter untuk Membentuk Pribadi yang Jujur dan Bertanggung Jawab”. Ibadah pembukaan dimulai pukul 16.15 WIB dengan pujian yang dipandu oleh peserta didik, dilanjutkan renungan dari Hari Untoro, S.Pd. yang mengambil nats dari Mazmur 46:11-12. Beliau mengulas makna kata “Sela”, yakni ajakan untuk berhenti sejenak dan merenungkan firman Tuhan di tengah tekanan hidup, seolah sedang mengisi kembali daya spiritual dalam diri. Sesi berikutnya dibawakan oleh Christin Mardiyanti dengan tema “Metamorfosis Diri dan Who Am I”. Mengacu pada Kitab Kejadian 1:26, beliau menjelaskan konsep Imago Dei yang bermakna bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Beliau memotivasi peserta didik untuk menyadari betapa berharganya diri mereka di mata Tuhan sehingga tidak menyia-nyiakan masa muda. Sesi terakhir disampaikan oleh Johan Andreas Santoso, M.Div. mengenai pentingnya belajar dari keteguhan Yosua dan Kaleb dalam mengejar masa depan yang gemilang dengan ketaatan serta totalitas. Keseruan Hari Kedua: Jalan Sehat dan Wide Game yang Penuh Antusiasme Hari kedua diawali dengan saat teduh (ibadah pagi) yang dipimpin oleh Rendi Setiawan. Mengambil tema “Libatkan Tuhan dalam Rencana Masa Depanmu” (Yakobus 4:13-15), beliau mengingatkan bahwa hidup manusia itu fana, bagaikan uap yang mudah lenyap. Oleh karena itu, para peserta didik diajak untuk menanggalkan kesombongan dan senantiasa melibatkan Tuhan Yesus Kristus dalam setiap langkah hidup mereka. Sementara itu peserta didik muslim melaksankan sholat tahajud berjamaah dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah dan tausiyah. Suasana segar di kawasan Klaten disambut dengan agenda jalan sehat menuju Jalan Prambanan. Seluruh peserta didik, guru, dan karyawan tampak kompak menyusuri rute yang telah ditentukan sembari menikmati udara pagi yang asri. Aktivitas ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun keakraban antarwarga sekolah di luar rutinitas kelas dan dilanjutkan dengan senam anak indonesia sehat di lanjutkan ishoma. Kegiatan kemudian berlanjut dengan acara inti yang paling dinanti, yaitu wide game di lapangan terbuka. Dalam sesi ini, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang menguji kerja sama tim, ketangkasan, dan kreativitas. Gelak tawa dan sorak sorai semangat terdengar memenuhi lapangan seiring dengan kompetisi sehat yang berlangsung. Partisipasi aktif peserta didik menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam menjalin solidaritas antar sesama teman. Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, agenda ditutup dengan istirahat, salat dzuhur, dan makan siang (Ishoma) bersama. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh peserta melakukan aksi “beberes” atau operasi semut untuk memastikan area kegiatan tetap bersih dan asri, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan bertolak meninggalkan lokasi untuk menempuh perjalanan pulang. Tidak lupa rombongan mampir ke pusat oleh-oleh Bu Vera. Kegiatan Tadabur Alam ini berakhir dengan sukses saat seluruh peserta tiba kembali di SMP Negeri 9 Kota Surakarta dengan membawa kenangan manis serta semangat baru untuk menghadapi tantangan akademis di masa depan. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini dengan khidmat dan lancar. Beliau menegaskan bahwa Tadabur Alam bukan sekadar agenda rekreasi, melainkan momentum krusial untuk melakukan refleksi diri dan penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah. “Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang komprehensif, baik bagi peserta didik, guru, maupun karyawan. Dengan mendekatkan diri kita kepada Tuhan, kita diajak untuk mempertebal rasa syukur dan memperkokoh fondasi religiusitas dalam diri masing-masing,” tutur Siti Latifah. Beliau juga menambahkan bahwa bagi peserta didik kelas IX, kegiatan ini merupakan bekal spiritual penting sebelum mereka menempuh ujian TKA dan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Semoga semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang terbentuk selama dua hari ini dapat diimplementasikan dalam keseharian di sekolah. Kami ingin lulusan SMPN 9 Kota Surakarta tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan integritas moral yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan,” pungkasnya. (YN)

Kegiatan Peningkatan Imtaq Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Jelang Asesmen Sumatif dan TKA Tahun 2026 Read More »

Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiataan Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru pada Selasa-Kamis, (27-29/1/2026) di aula sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan didampingi oleh kepala sekolah dan staf tata usaha. Workshop tersebut diadakan sebagai tindak lanjut hasil Rapor Pendidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025 yang menunjukkan bahwa dibutuhkan penguatan dalam kemampuan literasi dan numerasi para murid. Berkaitan dengan hal tersebut, panitia mengundang narasumber literasi dan numerasi yaitu Dra. Suminarsih, M.Si. Hari ke-1, Selasa, 27 Januari 2026 Pada hari pertama, Suminarsih yang kerap disapa Mimin menyampaikan materi terkait keterampilan literasi. Beliau menekankan bahwa literasi tidak hanya diukur melalui kemampuan dan kecepatan membaca, melainkan bagaimana seseorang memahami informasi hingga mengevaluasi bacaan, sebagaimana tercantum dalam target kompetensi TKA (Tes Kemampuan Akademik) yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, dan evaluasi dan apresiasi. Mimin juga memberikan arahan dan motivasi pada guru untuk memanfaatkan Buku Saku Benahi Literasi melalui Lingkungan Belajar yang di dalamnya sudah memuat website-website yang dapat dijadikan sumber bacaan bermutu bagi para murid sesuai dengan mapel dan kemampuan masing-masing. Di akhir sesi pertama, narasumber meminta para guru untuk membuat contoh soal TKA Bahasa Indonesia sesuai dengan matriks asesmen. Hari ke-2, Rabu, 28 Januari 2026 Pada hari berikutnya, narasumber memulai sesi dengan melakukan review pada soal-soal yang telah dibuat para guru dan memberikan saran masukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi numerasi oleh Mimin. “Selama ini masih banyak orang yang menganggap bahwa kemampuan numerasi menjadi tanggung jawab guru Matematika semata, sama halnya dengan kemampuan literasi yang dibebankan kepada guru Bahasa Indonesia. Padahal keterampilan tersebut menjadi tanggung jawab semua guru,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa numerasi tidak hanya berfokus pada kemampuan menghitung tetapi bagaimana seseorang dapat memanfaatkan data yang ada untuk kehidupan sehari-hari, khususnya untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Implementasi numerasi dalam pembelajaran oleh guru non-Matematika dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengajarkan kemampuan membaca grafik, membaca angka hingga berhitung sederhana. Sebagai bentuk latihan, para guru diminta untuk memodifikasi modul ajar dengan memasukkan unsur numerasi di dalamnya. Hari ke-3, Kamis, 29 Januari 2026 Hari terakhir workshop diisi dengan kegiatan review dan refleksi yang dipimpin oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. “Kalau tahun lalu kita menghadirkan Mbak Ratna yang muda dan enerjik, kali ini saya sengaja mengundang Ibu Mimin yang sudah senior untuk mendampingi bapak/ibu belajar literasi dan numerasi. Tidak kalah hebat dan enerjik, ya?” ungkapnya. Beliau juga memberikan arahan dan motivasi pada para guru untuk segera menyesuaikan modul ajar yang mendukung kemampuan literasi dan numerasi para murid. Implementasi modul ajar tersebut kemudian akan dijadikan bahan supervisi di semester ini. Melalui kegiatan workshop selama tiga hari ini, para guru diharapkan dapat mengimplementasikan pembelajaran yang mendukung kemampuan literasi dan numerasi. Selain itu penggunaan sumber-sumber bacaan bermutu diharapkan dapat dilakukan untuk semakin membangun budaya membaca di lingkungan sekolah. (Awp)

Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026 Read More »

Scroll to Top