ROKAT

Kegiatan Peningkatan Imtaq Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Jelang Asesmen Sumatif dan TKA Tahun 2026

KLATEN – Pada Jumat-Sabtu (6-7/2/2026), SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Tadabur Alam di Hotel Galuh Klaten yang diikuti oleh 282 peserta didik kelas IX, baik Muslim maupun Nasrani. Kegiatan yang didampingi oleh segenap guru dan karyawan ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan memperkenalkan konsep dasar keagamaan, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan serta memperkuat rasa syukur atas segala nikmat Tuhan. Hari Pertama: Dua Jalan Menuju Satu Syukur, Penguatan Spiritual dan Peneguhan Iman Rangkaian agenda dimulai pada 6 Februari 2026 pukul 13.00 WIB, dengan keberangkatan rombongan menuju Hotel Galuh, Klaten. Setibanya di lokasi, para peserta didik menerima pengarahan umum yang dilanjutkan dengan sesi persiapan diri. Setelah itu, kegiatan memasuki ranah kerohanian masing-masing agama. Peserta didik Muslim mengawali sesi dengan salat Asar berjamaah, dilanjutkan tausiyah bertema taharah (bersuci) oleh Nurul Syarifah, S.Ag. Di ruang berbeda, peserta didik putra dibimbing oleh Nur Dawam, S.Pd. Sesi ini berlangsung interaktif; para peserta didik tampak antusias mendalami tata cara merawat diri sesuai syariat. Agenda sore ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan istirahat makan (Ishoma). Puncak acara bagi peserta didik Muslim menghadirkan Ir. Seno Hadisumitro yang membawakan materi inspiratif bertajuk “Semangat Menggenggam Asa”. Beliau menekankan bahwa setiap manusia wajib memiliki keyakinan utuh kepada Allah Swt. dalam menjalani hidup. Keyakinan tersebut harus diimplementasikan melalui semangat meraih cita-cita setinggi mungkin, selaras dengan prinsip bahwa perubahan suatu kaum dimulai dari ikhtiar diri sendiri. Malam itu, Seno mengajak para peserta didik untuk optimis dan tulus menyerahkan segala upaya kepada Sang Pencipta. Sementara itu, peserta didik Nasrani mengikuti motivasi bertema “Meneguhkan Iman, Menguatkan Karakter untuk Membentuk Pribadi yang Jujur dan Bertanggung Jawab”. Ibadah pembukaan dimulai pukul 16.15 WIB dengan pujian yang dipandu oleh peserta didik, dilanjutkan renungan dari Hari Untoro, S.Pd. yang mengambil nats dari Mazmur 46:11-12. Beliau mengulas makna kata “Sela”, yakni ajakan untuk berhenti sejenak dan merenungkan firman Tuhan di tengah tekanan hidup, seolah sedang mengisi kembali daya spiritual dalam diri. Sesi berikutnya dibawakan oleh Christin Mardiyanti dengan tema “Metamorfosis Diri dan Who Am I”. Mengacu pada Kitab Kejadian 1:26, beliau menjelaskan konsep Imago Dei yang bermakna bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Beliau memotivasi peserta didik untuk menyadari betapa berharganya diri mereka di mata Tuhan sehingga tidak menyia-nyiakan masa muda. Sesi terakhir disampaikan oleh Johan Andreas Santoso, M.Div. mengenai pentingnya belajar dari keteguhan Yosua dan Kaleb dalam mengejar masa depan yang gemilang dengan ketaatan serta totalitas. Keseruan Hari Kedua: Jalan Sehat dan Wide Game yang Penuh Antusiasme Hari kedua diawali dengan saat teduh (ibadah pagi) yang dipimpin oleh Rendi Setiawan. Mengambil tema “Libatkan Tuhan dalam Rencana Masa Depanmu” (Yakobus 4:13-15), beliau mengingatkan bahwa hidup manusia itu fana, bagaikan uap yang mudah lenyap. Oleh karena itu, para peserta didik diajak untuk menanggalkan kesombongan dan senantiasa melibatkan Tuhan Yesus Kristus dalam setiap langkah hidup mereka. Sementara itu peserta didik muslim melaksankan sholat tahajud berjamaah dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah dan tausiyah. Suasana segar di kawasan Klaten disambut dengan agenda jalan sehat menuju Jalan Prambanan. Seluruh peserta didik, guru, dan karyawan tampak kompak menyusuri rute yang telah ditentukan sembari menikmati udara pagi yang asri. Aktivitas ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun keakraban antarwarga sekolah di luar rutinitas kelas dan dilanjutkan dengan senam anak indonesia sehat di lanjutkan ishoma. Kegiatan kemudian berlanjut dengan acara inti yang paling dinanti, yaitu wide game di lapangan terbuka. Dalam sesi ini, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang menguji kerja sama tim, ketangkasan, dan kreativitas. Gelak tawa dan sorak sorai semangat terdengar memenuhi lapangan seiring dengan kompetisi sehat yang berlangsung. Partisipasi aktif peserta didik menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam menjalin solidaritas antar sesama teman. Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, agenda ditutup dengan istirahat, salat dzuhur, dan makan siang (Ishoma) bersama. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh peserta melakukan aksi “beberes” atau operasi semut untuk memastikan area kegiatan tetap bersih dan asri, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan bertolak meninggalkan lokasi untuk menempuh perjalanan pulang. Tidak lupa rombongan mampir ke pusat oleh-oleh Bu Vera. Kegiatan Tadabur Alam ini berakhir dengan sukses saat seluruh peserta tiba kembali di SMP Negeri 9 Kota Surakarta dengan membawa kenangan manis serta semangat baru untuk menghadapi tantangan akademis di masa depan. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini dengan khidmat dan lancar. Beliau menegaskan bahwa Tadabur Alam bukan sekadar agenda rekreasi, melainkan momentum krusial untuk melakukan refleksi diri dan penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah. “Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang komprehensif, baik bagi peserta didik, guru, maupun karyawan. Dengan mendekatkan diri kita kepada Tuhan, kita diajak untuk mempertebal rasa syukur dan memperkokoh fondasi religiusitas dalam diri masing-masing,” tutur Siti Latifah. Beliau juga menambahkan bahwa bagi peserta didik kelas IX, kegiatan ini merupakan bekal spiritual penting sebelum mereka menempuh ujian TKA dan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Semoga semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang terbentuk selama dua hari ini dapat diimplementasikan dalam keseharian di sekolah. Kami ingin lulusan SMPN 9 Kota Surakarta tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan integritas moral yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan,” pungkasnya. (YN)

Kegiatan Peningkatan Imtaq Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Jelang Asesmen Sumatif dan TKA Tahun 2026 Read More »

Perayaan Natal Keluarga Besar Nasrani SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026

Keluarga besar Nasrani SMP Negeri 9 Kota Surakarta merayakan Natal bersama di aula sekolah pada Senin (5/1/2026). Perayaan Natal tahun ini diikuti guru dan murid Nasrani, berjumlah sekitar 110 orang. Perayaan Natal tahun ini mengambil tema nasional yaitu “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dengan mengambil bacaan Kitab Suci pada Matius 1:23-24. Pukul 09.00 WIB ibadah perayaan Natal dimulai dengan sambutan dari Kepala SMP N 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S. Pd., M. Pd. Dalam sambutanya, beliau menekankan penting adanya kehidupan bertoleransi beragama dalam lingkungan SMP N 9 Kota Surakarta, saling menghormati antar umat beragama. Selanjutnya beliau berpesan sukacita dan pesan Natal tahun ini dapat dirasakan dan dimaknai dengan baik oleh umat Nasrani SMP N 9 Kota Surakarta. Acara selanjutnya puji-pujian dengan nuansa Natal yang dipimpin oleh murid dan grup band murid dibawah pimpinan Johan Pratama, S.Pd. Sebelum renungan Firman Tuhan, dilakukan penyalaan lilin Natal yang dilakukan oleh perwakilan guru dan siswa serta pembawa Firmsn Tuhan. Setelah pujian dan penyalaan lilin Natal, diberitakan Firman Tuhan yang disampaikan oleh Gisella Chris Hardiyanto. Dalam penyampaian Firman Tuhan, Gisella menekankan dalam pembacaan ayat Firman Tuhan yaitu kata Saviour dan Immanuel. Pesan Saviour punya makna kedatanganNya menyelamatkan umat manusia secara pribadi dan keluarga yang mengalami keretakan hubungan antar anggota keluarga. Sedangkan pesan Immanuel punya makna Tuhan Yesus beserta kita. Bahwa kedatanganNya membawa makna bahwa Tuhan Yesus menyertai umat manusia (keluarga) untuk melewati di setiap musim kehidupan, dari sekarang sampai selamanya. Sebagai penutup acara, peserta didik bertukar kado berisi makanan. (HarUn)

Perayaan Natal Keluarga Besar Nasrani SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026 Read More »

Pengajian dan Persekutuan Doa SMP Negeri 9 Kota Surakarta di Akhir Tahun Ajaran 2024/2025

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar agenda peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan tema “Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik” pada Kamis (26/6/2025). Kegiatan ini diikuti oleh segenap guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Terdapat dua jenis agenda yaitu kegiatan kajian 1 Muharam yang dilaksanakan oleh guru beragama Islam di aula dan Persekutuan doa oleh guru beragama Nasrani di ruang multimedia. Kegiatan kajian 1 Muharam diawali dengan doa dan tadarus bersama membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Baqoroh ayat 210-221, kemudian dilanjutkan dengan salat ashar berjamaah. Memasuki acara inti, yaitu kajian 1 Muharam 1447 H yang disampaikan oleh Drs. Muhammad Ridwan. Dalam kajiannya, beliau menyampaikan bahwa bulan Muharam merupakan sarana bagi umat muslim untuk mengingat akan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, yang melambangkan perpindahan dari kondisi jahiliyah menuju cahaya Islam.  Hijrah juga dimaknai sebagai perubahan diri secara spiritual dan moral, meninggalkan kebiasaan buruk dan memperkuat komitmen dalam menjalankan agama. Peristiwa hijrah juga menjadi simbol semangat perjuangan, pengorbanan dan persatuan dalam menegakkan agama Islam. Dengan semangat hijrah dan istiqomah, umat Islam diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih bertakwa, bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain, serta mampu menghadapi tantangan zaman. Siti Latifah S.Pd., M.Pd selaku Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta juga menyampaikan bahwa banyak keutamaan-keutamaan ibadah yang bisa kita amalkan dalam bulan Muharam ini salah satunya adalah berpuasa dua hari pada bulan Asyura yaitu tanggal 9 dan 10 Muharam sesuai dengan dalil HR. Muslim yang berbunyi, “Rasulullah (SAW) bersabda, ‘Puasa terbaik setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, Muharram.’” (HR Muslim) Sementara di ruang multimedia SMP Negeri 9 Kota Surakarta, kegiatan kerohanian dilaksanakan oleh para guru beragama Nasrani. Kegiatan kerohanian diawali dengan doa bersama, dan renungan singkat yang di sampaikan oleh Hana Puspita Canti, S.Pd. Beliau menyampaikan tentang kasih yang merupakan dasar hidup bermasyarakat tanpa memandang ras, suku, budaya dan agama. Kasih mengasihi merupakan contoh yang diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus. Agenda dilanjutkan doa syafaat untuk sekolah, lingkungan, bangsa dan diakhiri dengan penutup. (YN)    

Pengajian dan Persekutuan Doa SMP Negeri 9 Kota Surakarta di Akhir Tahun Ajaran 2024/2025 Read More »

Ibadah Paskah Rohkris dan Rohkat SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025

Peserta didik Kristen dan Katholik SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan ibadah Paskah. Ibadah ini dimulai jam 13.00 WIB dan diikuti sekitar 90 peserta didik. Ibadah dibuka dengan pujian “Ada Kuasa” (Symphony Worship Family) dengan Worship Leader Kathleen dan Agsha. Sedangkan band yang mengiringi terdiri dari Vino, Mozes dan Vicko. Pada kesempatan tersebut, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd. M.Pd menyampaikaan sambutan dan menyambut gembira atas terselenggaranya ibadah Paskah serta mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru Nasrani yang telah mendampingi dan berupaya menyelenggarakan ibadah Paskah tersebut. Dalam kata sambutannya, beliau menyapa, “Anak-anak, yang ibu tahu, Paskah tidak lepas dari telur. Nah, apa makna telur dalam perayaan Paskah itu? Telur adalah simbol kehidupan yang baru. Kalian disni tidak hanya sekedar bertemu dengan teman dan bernyanyi. Lebih dari itu kalian harus memaknai arti Paskah yaitu ada pembaharuan dalam kehidupan anak-anak. Tidak boleh mem-bully, tidak boleh membenci saling menghormati dan menghargai sesama apalagi di SMP Negeri 9 Kota Surakarta ada yang beragam Islam, Kristen, Katholik dan Hindu.  Mengembangkan kehidupan bertoleransi antar umat beragama di SMP Negeri 9 Kota Surakarta.” Pada ibadah Paskah tahun ini, Firman Tuhan dilayani oleh Pdt Heri Sasono dari LPMI, mengambil tema “KebangkitanNya Mengubah Hidupku” yang diambilkan dalam kitab I Petrus 1:3 “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan Kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNya yang besar telah melahrkan kita oleh Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati kepada suatu hidup yang penuh pengharapan”. Dalam khotbahnya, Pdt Heri Sasono menekankan bahwa dengan kematian dan kebangkitan Kristus, kita dilahirkan kembali menjadi manusia baru, kita harus menanggalkan manusia lama kita yang penuh dosa dan kita telah diangkat dan dipindahkan menjadi masnuisa baru. “Manusia lama yang menurut pemikiran kita berada dalam kondisi madesu (masa depan suram) tetapi setelah kita menerima dan percaya akan KebangkitanNya kita menjadi anak-anak yang penuh dengan madecer (masa depan cerah) yang penuh harapan.” Diakhir ibadah Paskah ini ada permainan yang dilaksanakan secara beregu, yang setiap regunya campuran dari lintas jenjang kelas dan agama. Permainannya mencari tiruan telur sebanyak-banyaknya yang telah disembunyikan di sekitar aula dan nantinya akan ditukarkan hadiah ke panitia. (HU)

Ibadah Paskah Rohkris dan Rohkat SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025 Read More »

Outing Class sebagai Penguatan Karakter Peserta Didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Mengimplementasikan tujuh kebiasan anak Indonesia hebat yakni beribadah dan gemar belajar SMP Negeri 9 Kota Surakarta melaksanakan outing class ke Masjid Raya Zayed Solo, Gua Maria Mojosongo, dan Pura Indra Prasta Laweyan. Pelaksanaan outing class tersebut dilaksanakan pada Senin, 18 Maret 2024 seluruh murid dari kelas 7, 8, dan 9 sesuai dengan agama yang dianut. Murid beragama Islam ke Masjid Raya Zayed Solo, bagi yang beragama Kristen dan Katolik ke Gua Maria Mojosongo, dan agama Hindu ke Pura Indraprasta Laweyan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari pukul 07.30 s.d. 12.30 WIB seluruh murid menyambut dengan antusias dan senang gembira. Outing class ke Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Masjid Raya Sheikh Zayed Solo diresmikan pada tahun 2022 diresmikan oleh Presiden Indonesia ke tujuh yaitu Joko Widodo dan Presiden UEA yaitu Mohamed bin Zayed Al Nahyan. Seluruh murid dan guru dan tenaga kependidikan (GTK) muslim SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti outing class ke Masjid Raya Sheikh Zayed Solo.  Kegiatan diawali dengan pengarahan kegiatan oleh Bapak Heru Saputro untuk setiap murid tertib dan dapat menjaga kondusif di lingkungan sekitar masjid. Kegiatan selanjutnya seluruh murid melakukan sesi foto bersama setiap angkatan. Seluruh murid masuk masjid untuk melaksanakan solat dhuha sebelum mengikuti kajian. Kegiatan inti berupa kajian yang disampaikan oleh Ust. Ahmad Syatibi, S.H., M.Ag. sebagai salah satu staf pengurus Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Materi kajian yang disampaikan beliau membahas tentang “Meraih Keberkahan di Bulan Ramadan”. Ust. Ahmad menyampaikan sebagai umat muslim di bulan Ramadan meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Nikmat yang paling utama yang kita terima adalah nikmat islam, iman, dan ihsan. Selain itu, Ust. Ahmad juga menyampaikan empat golongan yang dirindukan oleh surga yaitu orang yang membaca Alquran, orang yang selalu menjaga lisan, orang yang suka memberi makan kepada tetangga/orang yang lapar, dan orang yang berpuasa di bulan Ramadan. Seluruh murid berantusias mendengarkan kajian yang disampaikan oleh Ust. Ahmad. Kegiatan diakhiri dengan pembagian hadiah berupa suvenir untuk murid yang aktif. Outing class ke Gua Maria Mojosongo Keluarga besar kristiani (Kristen dan Katolik) SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan outing class/ kegiatan ziarah dan doa di Gua Maria Mojosongo Kota Surakarta. Kegiatan diikuti sekitar 100 murid dan didampingi tujuh orang guru kristiani. Rangkaian acara kegiatan murid diajak untuk merenungkan kisah sengsara Kristus Yesus  dalam ritual “Jalan Salib”. Pada prosesi “Jalan Salib” murid menyaksikan tahapan kisah dari saat Yesus dijatuhi hukuman pada masa Pontius Pilatus, sampai disalibkan di Puncak Golgota. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan murid mampu memiliki  jiwa keteladanan Yesus Kristus mencintai sesama dan mampu mengimplementasikan iman dalam kehidupan sehari-hari. Sekaligus mempersiapkan diri dalam menyambut hari raya Paskah. Outing class ke Pura Indra Prasta Laweyan Kegiatan outing class ke Pura Prasta terletak di kampung Mutihan RT 05 RW 11 Kelurahan Sondakan Kecamatan Laweyan Kota Surakarta. Pura ini berarsitektur Bali dibangun pada tahun 1986 sisa pembangunan Pura Bhuwana Agung Saraswati yang terdapat di area kampus UNS.  Pura ini difungsikan tempat ibadah untuk pemeluk agama Hindu. Seperti murid kami bernama Luh Ayu Widyakanti yang saat ini di kelas 7i . Sebagai wujud toleransi antar agama SMP Negeri 9 Kota Surakarta juga memberikan ibadah dan belajar di tempat Pura Indra Prasta. Ananda sangat senang dapat beribadah dan belajar bersama-sama di SMP Negeri 9 Kota Surakarta tanpa membeda-bedakan agama. (KK)

Outing Class sebagai Penguatan Karakter Peserta Didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Peserta Didik Kelas 9 Ikuti Kegiatan Peningkatan Iman dan Taqwa melalui Pembelajaran di Luar Kelas

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan peningkatan iman dan taqwa melalui pembelajaran di luar kelas pada Jumat-Sabtu (7-8/2/2025) di Hotel Galuh, Prambanan. Kegiatan ini ditujukan untuk seluruh peserta didik kelas 9 sebagai bentuk persiapan menjelang kelulusan dengan memberikan penguatan jasmani dan rohani. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendampingan seluruh guru dan tenaga kependidikan. Pada hari Jumat, kegiatan berfokus pada penguatan diri peserta didik sesuai dengan agama masing-masing. Peserta didik yang beragama Islam mengawali kegiatan dengan menyimak materi mengenai taharah dilanjutkan dengan mengaji secara halaqah. Acara inti yaitu ESQ dilaksanakan setelah ishoma bersama Drs. H. Warsono Nurhadi. Dalam acara tersebut peserta didik belajar mengenai tips menjadi orang sukses, di antaranya adalah semangat untuk berubah, memiliki cita-cita, mau bekerja keras dan mendekat diri pada Allah SWT. Sedangkan di ruangan yang berbeda, peserta didik yang beragama Kristen dan Katholik mendapatkan penguatan mengenai metamorfosis diri. Mereka juga diminta untuk menggali potensi diri masing-masing dalam rangka menentukan tujuan hidup di masa depan. Pada hari kedua, kegiatan berfokus pada penguatan kondisi jasmani peserta didik dengan melakukan senam dan outbound bersama. Mereka diminta secara berpasangan dan berkelompok dalam berbagai kegiatan yang melatih konsentrasi, kecepatan, ketepatan dan kerjasama. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan harapannya yaitu melalui kegiatan ini peserta didik dapat meningkatkan keimanan dan membawa kebiasaan disiplin yang sudah dilakukan selama dua hari berkegiatan ke kehidupan sehari-hari ketika mereka sudah di rumah lagi. Dirinya juga berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut diadakan untuk peserta didik pada tahun-tahun berikutnya. (Awp)

Peserta Didik Kelas 9 Ikuti Kegiatan Peningkatan Iman dan Taqwa melalui Pembelajaran di Luar Kelas Read More »

Pengajian Akbar Peringati Isra Miraj Tahun 2025 di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar pengajian akbar dalam rangka memperingati Isra Miraj tahun 2025 pada Jumat (31/1/2025) di halaman sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru dan tenaga kependidikan yang beragama Islam. Agenda Jumat imtaq tersebut dimulai dengan melakukan sholat dhuha. Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa selain untuk memperingat Isra Miraj, acara pagi itu juga sebagai bentuk pembiasaan dari gerakan 7 kebiasaan anak hebat Indonesia yaitu beribadah. Sebelum memasuki kegiatan inti, pengajian dibuka dengan penampilan dari kelompok hadrah SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Materi yang disampaikan oleh Ustaz Abi membahas mengenai keutamaan sholat dan pentingnya menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai tauladan yang harus selalu diingat dengan memperbanyak sholawat. Ustaz Abi juga berpesan agar para peserta didik dapat menjalankan sholat dengan disiplin. Di waktu yang bersamaan, peserta didik yang beragama Kristen melakukan kegiatan ibadah bersama di aula, sedangkan peserta didik beragama Katholik melakukan doa bersama di ruang multimedia dengan guru pendamping masing-masing.   Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana siraman rohani yang dapat meningkatkan iman dan taqwa bagi warga sekolah dan menanamkan karakter-karakter positif, khususnya untuk peserta didik. (Awp)

Pengajian Akbar Peringati Isra Miraj Tahun 2025 di SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Scroll to Top