admin

Doa Bersama Iringi Persiapan PSAJ Peserta Didik Kelas 9 SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta melaksanakan doa bersama untuk persiapan penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ) peserta didik kelas IX pada hari Jumat, (9/5/2025).  Seluruh peserta didik kelas IX, didampingi oleh kepala sekolah, guru, dan staf tata usaha berkumpul di aula sekolah untuk melaksanakan doa bersama sebagai persiapan menghadapi PSAJ yang akan segera dilaksanakan. Kegiatan doa bersama ini merupakan salah satu wujud ikhtiar sekolah dalam mendampingi para peserta didik menghadapi ujian penting tersebut. Acara dibuka oleh Bapak Nur Dawam, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Ibu Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., yang memberikan motivasi dan semangat kepada peserta didik. Beliau menekankan pentingnya usaha maksimal dalam belajar dan menyerahkan hasil akhir kepada Tuhan Yang Maha Esa. Para peserta didik tampak antusias dan khusyuk mengikuti jalannya doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Heru Saputro. Doa dipanjatkan agar peserta didik diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil yang terbaik dalam pelaksanaan PSAJ. Selain itu, doa juga dipanjatkan untuk kesehatan dan ketenangan pikiran seluruh peserta didik. Kegiatan doa bersama ini diakhiri dengan saling bersalaman dan memberikan semangat antar peserta didik dan guru. Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kebersamaan dalam menghadapi tantangan PSAJ. SMP Negeri 9 Kota Surakarta optimis dengan persiapan yang matang, baik secara akademik maupun spiritual, para peserta didiknya akan mampu meraih hasil yang gemilang.

Doa Bersama Iringi Persiapan PSAJ Peserta Didik Kelas 9 SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Pemantapan PSAJ untuk Peserta Didik Kelas 9

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar kegiatan pemantapan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi peserta didik kelas 9 . Kegiatan yang berlangsung di aula ini bertujuan untuk memastikan kesiapan peserta didik dalam menghadapi penilaian akhir yang akan menentukan kelulusan mereka. Dalam kegiatan tersebut selain peserta didik kelas 9, guru, dan kepala sekolah juga turut mendampingi. Kegiatan dibuka oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan bahwa kegiatan pemantapan ini merupakan salah satu upaya sekolah untuk memberikan dukungan maksimal kepada peserta didik kelas 9. Beliau sekaligus memotivasi peserta didik untuk senantiasa berpikir positif agar cita-cita yang diinginkan dapat tercapai kelak di masa yang akan datang. Inti kegiatan pemantapan ini diisi oleh Untung Margono, CHT. dari Airlangga. Mengawali kegiatan pemantapan PSAJ, beliau mengajak peserta didik menganalisis gambar psikologi untuk melatih ketelitian. Dalam paparannya, beliau menjelaskan tentang sadar niat, sadar syukur, sadar doa, dan sadar ilmu. Beliau juga menekankan pentingnya pikiran karena berpengaruh ke perasaan sehingga menjadi ucapan/perilaku yang diulang-ulang menjadi kebiasaan yang berpengaruh pada tindakan/adab untuk mencapai masa depan. Di akhir sesi kegiatan, beliau mengajak peserta didik kelas 9 untuk mind focus atau praktik konsentrasi sehingga dapat diterapkan saat penilaian kelak. Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan kelulusan peserta didik. Hasil dari ujian ini akan menjadi tolok ukur pencapaian kompetensi peserta didik selama menempuh pendidikan di tingkat SMP. Dengan adanya pemantapan ini, diharapkan para peserta didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta dapat mempersiapkan diri dengan baik dan meraih hasil yang membanggakan. (Ldw)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Pemantapan PSAJ untuk Peserta Didik Kelas 9 Read More »

MAS ANYA – Inovasi SMP Negeri 9 Kota Surakarta dalam Ajang KRENOVA Tahun 2025

SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengirimkan empat perwakilan peserta didik dalam ajang Lomba KRENOVA (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) tahun 2025 yang mana acara puncaknya digelar pada Selasa-Rabu (6-7/5/2025) di Solo Technopark, Surakarta. Lomba KRENOVA tahun 2025 mengambil tema Pengembangan Kreativitas dan Inovasi Insklusif untuk Mendukung Daya Saing Daerah Menuju Kota Budaya yang Sejahtera. KRENOVA 2025 dibedakan menjadi dua kategori yaitu kategori pelajar dan kategori masyarakat umum. Total pendaftar peserta kategori pelajar SMP/MTs dan SMA/MA sebanyak 110 tim dan yang lolos ketahap presentasi sebanyak 57 tim. SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengirimkan satu tim dengan 4 anggota yaitu, Tirta Bayu Harjuna Wisnu Murti (8B), Galih Krisna Wicaksono (8C), Fandityan Naufal Ocktaviraiyan (8G), dan Christovel Tristan Ozora (8A). Dalam KRENOVA 2025 tim SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengusulkan proposal lomba yang berjudul “MAS ANYA” (laMpu hiAS pANel surYA) untuk Taman Memanfaatkan Bahan Daur Ulang. SMP Negeri 9 Kota Surakarta mendapatkan kesempatan presentasi di hari pertama pada Selasa (6/5/2025) urutan 31 dari 50 tim kategori pelajar yang presentasi pada hari tersebut. Pada dua hari tersebut, para tim yang lolos ke tahap presentasi diberikan kesempatan untuk men-display produk yang dilombakan. Tahap presentasi dibuka oleh Wakil Wali Kota, Astrid Widayani yang kemudian lanjut berkeliling mengunjungi stan para peserta lomba dan mengecek kesiapan tempat presentasi. Pada hari pertama, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd menyempatkan hadir mengunjungi stan produk di Solo Technopark. Beliau hadir memberikan motivasi, semangat dan beberapa masukan  untuk peserta didik agar presentasinya lebih siap dan lancar. Setiap tim melakukan presentasi di hadapan 6 orang juri masing-masing dari pemerintah, akademika, praktisi, pebisnis, dan investor. Waktu presentasi 10 menit dengan rincian 5 menit untuk presentasi produk dan 5 menit akhir untuk sesi tanya jawab dewan juri. Stan  SMP Negeri 9 Kota Surakarta dikunjungi berbagai kalangan dari peserta didik, mahasiswa, guru, maupun masyarakat umum. Penutupan dan pengumuman dihadiri oleh Wali Kota Surakarta, Respati Ardi yang juga menyempatkan untuk berkeliling ke stan para peserta lomba dari mulai kategori pelajar sampai dengan masyarakat umum. Pemenang dari Lomba KRENOVA 2025 kategori pelajar diraih oleh SMA Muhammadiyah Program Khusus Kota Barat dengan mengusung tema informatika. Walaupun belum dapat meraih juara tahun 2025, tim SMP Negeri 9 Kota Surakarta akan terus berinovasi dan melakukan evaluasi  agar dapat mengikuti lomba KRENOVA berikutnya dengan lebih baik. (AS)

MAS ANYA – Inovasi SMP Negeri 9 Kota Surakarta dalam Ajang KRENOVA Tahun 2025 Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025

Seperti tahun-tahun lalu, peringatan Hari Pendidikan Nasional setiap tanggal 2 Mei terus di lakukan. Gelora untuk menemukan dan menjalankan pendidikan yang lebih baik menjadi semangat juga tujuan semua. Dengan mengingat dan merefleksikan adalah langkah salah satunya. Seperti tahun ini, SMP Negeri 9 Kota Surakarta memperingati Hardiknas dengan giat upacara di halaman sekolah. Hardiknas 2025 mengambil tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua” Tema ini menekankan pentingnya kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat—pemerintah, pendidik, peserta didik, keluarga, dan masyarakat luas—dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, merata, dan berkualitas. Melalui partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan pendidikan di Indonesia mampu menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing Disampaikan pagi itu oleh Bapak Nur Dawam, S.Pd selaku Pembina dalam amanat upacara disaksikan kurang lebih sembilan ratus peserta upacara. Beliau menambahkan Hardiknas 2025 bukan sekadar momentum mengenang Ki Hadjar Dewantara, Bapak Pendidikan Nasional. Lebih dari itu, ini adalah cermin: sudah sejauh mana kita berjalan menuju cita-cita “menjadikan pendidikan sebagai cahaya peradaban.” Pendidikan bukan hanya soal mengejar nilai, tetapi membentuk manusia seutuhnya. Manusia yang berpikir, merasa, dan bertindak untuk kemajuan bersama. Dan pada Hari Pendidikan Nasional ini, semoga kita semua kembali diingatkan: bahwa tugas mencerdaskan kehidupan bangsa bukan hanya tanggung jawab guru dan sekolah—tapi kita semua. Anak-anak yang mengikuti jalannya upacara tampak tertib berdiri tegak di halaman sekolah. Dengan berseragam Pramuka lengkap semangat memperhatikan. Demikian pula dengan bapak ibu guru, karyawan; terlihat anggun mengenakan pakaian adat (tradisional) dalam mengikuti upacara. Hardiknas mengajak kita semua berkesempatan merefleksikan untuk memantik harapan pada semangat baru menciptakan pendidikan yang lebih baik dan bermutu. Upacara diakhiri menyanyikan lagu “Pemudi Pemuda” ciptaan W.R Supratman. Suara menggema di halaman sekolah menggetarkan hati kita semua. Syair dan derap lagu mencoba memunculkan suara semangat dan bangkit untuk belajar dan berkarya. Kemudian secara tertib di tutup dengan doa bersama. Selain refleksi Hardiknas, momen yang tidak kalah pentingnya adalah SMP Negeri 9 Kota Surakarta telah menghantarkan ibu Dra Sarwati menyelesaikan tugas mengajar tepat di tahun ini. Sosok guru BK yang baik dan penuh dedikasi. Gemuruh tepuk tangan seluruh peserta upacara menghantarkan beliau disaat perpamitan. Ucapan terima kasih kita semua panjatkan di akhir masa purna tugasnya, bersama doa kami bersama di peringatan Hardiknas SMP Negeri 9 Kota Surakarta.   Pada waktu yang bersamaan, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. bersama perwakilan guru, Bukhori Romadhon, S.Pd. membersamai beberapa peserta didik untuk mengikuti upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Balai Kota Surakarta. Mereka mengikuti upacara pagi itu dengan memakai baju adat yang beragam. (DH) Suasana upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional di Balai Kota Surakarta, Jumat (2/5/2025)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2025 Read More »

Ibadah Paskah Rohkris dan Rohkat SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025

Peserta didik Kristen dan Katholik SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan ibadah Paskah. Ibadah ini dimulai jam 13.00 WIB dan diikuti sekitar 90 peserta didik. Ibadah dibuka dengan pujian “Ada Kuasa” (Symphony Worship Family) dengan Worship Leader Kathleen dan Agsha. Sedangkan band yang mengiringi terdiri dari Vino, Mozes dan Vicko. Pada kesempatan tersebut, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd. M.Pd menyampaikaan sambutan dan menyambut gembira atas terselenggaranya ibadah Paskah serta mengucapkan terima kasih kepada bapak ibu guru Nasrani yang telah mendampingi dan berupaya menyelenggarakan ibadah Paskah tersebut. Dalam kata sambutannya, beliau menyapa, “Anak-anak, yang ibu tahu, Paskah tidak lepas dari telur. Nah, apa makna telur dalam perayaan Paskah itu? Telur adalah simbol kehidupan yang baru. Kalian disni tidak hanya sekedar bertemu dengan teman dan bernyanyi. Lebih dari itu kalian harus memaknai arti Paskah yaitu ada pembaharuan dalam kehidupan anak-anak. Tidak boleh mem-bully, tidak boleh membenci saling menghormati dan menghargai sesama apalagi di SMP Negeri 9 Kota Surakarta ada yang beragam Islam, Kristen, Katholik dan Hindu.  Mengembangkan kehidupan bertoleransi antar umat beragama di SMP Negeri 9 Kota Surakarta.” Pada ibadah Paskah tahun ini, Firman Tuhan dilayani oleh Pdt Heri Sasono dari LPMI, mengambil tema “KebangkitanNya Mengubah Hidupku” yang diambilkan dalam kitab I Petrus 1:3 “Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan Kita Yesus Kristus, yang karena rahmatNya yang besar telah melahrkan kita oleh Kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati kepada suatu hidup yang penuh pengharapan”. Dalam khotbahnya, Pdt Heri Sasono menekankan bahwa dengan kematian dan kebangkitan Kristus, kita dilahirkan kembali menjadi manusia baru, kita harus menanggalkan manusia lama kita yang penuh dosa dan kita telah diangkat dan dipindahkan menjadi masnuisa baru. “Manusia lama yang menurut pemikiran kita berada dalam kondisi madesu (masa depan suram) tetapi setelah kita menerima dan percaya akan KebangkitanNya kita menjadi anak-anak yang penuh dengan madecer (masa depan cerah) yang penuh harapan.” Diakhir ibadah Paskah ini ada permainan yang dilaksanakan secara beregu, yang setiap regunya campuran dari lintas jenjang kelas dan agama. Permainannya mencari tiruan telur sebanyak-banyaknya yang telah disembunyikan di sekitar aula dan nantinya akan ditukarkan hadiah ke panitia. (HU)

Ibadah Paskah Rohkris dan Rohkat SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025 Read More »

120 Peserta Didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta Ikuti Workshop Jurnalistik dan Videografi bersama Solopos

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar Workshop Jurnalistik dan Videografi dengan menggandeng Solopos Media Group pada Rabu-Jumat, (23-25/4/2025) yang diikuti oleh 120 peserta didik perwakilan dari kelas 7, 8 dan 9. Kegiatan workshop ini bertujuan untuk membantu peserta didik mengembangkan potensi, kemampuan literasi baik secara tulis maupun dalam pemanfaatan aplikasi media digital. Ada beberapa agenda kegiatan yang diselenggarakan, yaitu materi jurnalistik, materi videografi, membuat video pendek dan kunjungan ke kantor Solopos. Acara pada hari pertama dibuka langsung oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi para peserta pilihan untuk dapat mengembangkan kemampuan literasinya dan menggali potensi dalam pembuatan konten digital. Mereka nantinya diharapkan dapat ikut andil dalam publikasi sekolah baik secara tulis ataupun digital. HARI KE-1 Pada hari pertama, peserta belajar bersama Damar Sri Prakoso dari Solopos Media Group yang membahas mengenai jurnalistik dan bagaimana cara menuliskan berita dengan baik. Damar menyampaikan bahwa dalam penulisan berita penulis harus mengedepankan fakta atau informasi yang sudah terbukti kebenarannya, tidak hanya berdasarkan apa yang tampak mata saja. Penulis juga tidak dapat menuangkan asumsi atau pendapat pribadi dalam menyampaikan berita. Damar menjelaskan teknik dalam menyampaikan informasi atau berita menggunakan teknik 5W1H (What, Who, When, Where, Why dan How) atau dalam Adik Simba (Apa, Di Mana, Kapan, Siapa, Mengapa dan Bagaimana). Setelah mendapatkan materi terkait jurnalistik, peserta diminta untuk menuliskan sebuah berita  berdasarkan indikator 5W1H dengan total 100 kata. Banyak peserta didik menuliskan berita tentang peluncuran Bank Sampah BERLIAN SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang baru saja dilaksanakan pagi itu. Hasil tulisan peserta dikumpulkan kepada narasumber untuk kemudian dipili 10 karya terbaik. HARI KE-2 Workshop berlanjut pada hari kedua dengan topik bahasan videografi khususnya produksi konten video dengan narasumber Jafar Sodiq Assegaf selaku Manajer Produksi Video Solopos Media Group. Dalam paparannya, Jafar menjelaskan mengenai banyak poin, seperti format dan ragam video, tahapan pembuatan video, menyiapkan naskah hingga rumus premis dalam video. Peserta workshop kemudian dibagi menjadi 10 kelompok untuk diberi tugas membuat konten video singkat berdurasi dua menit yang berisikan informasi di lingkungan sekolah. Meski baru saja belajar, peserta antusias dan serius merekam video konten di berbagai area di sekolah. Setelah melalui proses editing dengan menerapkan teori yang sudah dipelajari, setiap kelompok mendapatkan review dan evaluasi dari Jafar sebagai bentuk perbaikan. “Video kami dinilai sudah baik, hanya pembukaan terlalu lama dan urutannya ada yang tertukar sedikit. Tapi, menurut Kak Jafar videonya sudah dapat dijadikan konten,” jelas Nabilah, salah satu peserta workshop. HARI KE-3 Berdasarkan hasil karya para peserta, terpilih dua puluh peserta terbaik yang berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke kantor Solopos Media Group yang dipandu oleh Andro. Dalam kunjungan tersebut peserta diajak berkeliling di kantor Solopos, mulai dari masuk ke ruang rapat redaksi di mana sering dilakukan diskusi mengenai berita yang akan diterbitkan. Mereka juga berkesempatan masuk ke ruang siaran Radio Solopos 103 FM dan bahkan beberapa dari mereka beruntung untuk dapat melakukan siaran secara langsung (live) bersama penyiar Solopos pada pagi itu, yaitu Noer Atmaja. Peserta juga mengunjungi newsroom tempat di mana para redaktur dan designer bekerja hingga pada akhirnya mereka melihat proses produksi koran Solopos secara langsung di pabrik yang terletak di bagian belakang gedung. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dan pembelajaran baru bagi peserta didik di bidang media. “Senang bisa main ke Solopos dan ke percetakannya. Sukses selalu, Solopos,” ungkap Nikeisha, peserta kunjungan di Solopos Media Group. Di tempat lain, 100 peserta didik yang dibagi ke dalam 10 kelompok melanjutkan kegiatan workshop di sekolah dengan membuat video singkat tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Beberapa dari mereka sudah merekam potongan video dari rumah dan kemudian melanjutkan pembuatan di sekolah. Ada pula yang merekam semua adegan di sekolah. Hasil editing video tersebut dikumpulkan ke pada panitia dan akan diberikan apresiasi ke tiga kelompok terbaik. Dengan mengikuti serangkaian kegiatan workshop ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi, penggunaan aplikasi digital dan menjadi garda terdepan dalam mendukung publikasi sekolah. (Awp)

120 Peserta Didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta Ikuti Workshop Jurnalistik dan Videografi bersama Solopos Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Luncurkan Bank Sampah BERLIAN, Bukti Nyata Peduli Lingkungan

Dalam rangka meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan pelajar, SMP Negeri 9 Kota Surakarta resmi meluncurkan program Bank Sampah Sekolah yang diberi nama “Berlian”.  Dimulai jam 07.00 WIB, kegiatan launching berlangsung meriah di halaman sekolah dihadiri oleh seluruh siswa, guru, karyawan, kepala sekolah, serta komunitas Bank Sampah Induk Kerja Nyata Surakarta GROPESH (Gerakan Orang Muda Peduli Sampah dan Lingkungan Hidup). Acara diawali dengan sambutan kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd. M.Pd, yang menyampaikan pentingnya pengelolaan sampah sejak dini. “Dengan adanya bank sampah ini, kita tidak hanya belajar memisahkan dan mengelola sampah, tapi juga belajar nilai ekonomi dan tanggung jawab terhadap lingkungan,” ujar beliau. Lebih lanjut, harapan besarnya untuk semua warga sekolah bahwa gerakan peduli sampah ini dapat menjadi semangat dan bukti kepedulian terhadap lingkungan yang berdampak, bukan hanya dampak ekologis melainkan nilai ekonomis. Oleh karena itu gerakan ini di beri nama “BERLIAN” sebagai akronim dari “BERsihkan sampah Langsung jadI cuAN”. Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh narasumber dari komunitas peduli lingkungan; Bank Sampah Induk Kerja Nyata Surakarta GROPESH (Gerakan Orang Muda Peduli Sampah dan Lingkungan Hidup). Direktur GROPESH, Denok Marty  Astuty, S.E., menjelaskan cara memilah sampah dan manfaat dari kegiatan bank sampah. Pemaparan dilakukan secara detail dengan mengenalkan jenis sampah organik, anorganik dan sampah kimia. Setelah itu, acara puncak ditandai dengan menimbang sampah yang sudah dipilah. Donasi sampah dari peserta didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta kemudian dicuankan atau diuangkan untuk kemudian dimasukkan ke kas kelas masing-masing. Bank sampah “BERLIAN” akan dikelola oleh peserta didik yang tergabung dalam tim Adiwiyata SMP Negeri 9 Kota Surakarta, didampingi oleh pokja pengelolaan sampah. Salah satu siswa, yang akrab disapa Kathleen, kelas 7D, antusias mengikuti kegiatan launching “BERLIAN” dan aktif maju ke depan menjawab pertanyaan yang diberikan narasumber. Lebih lanjut, dia mengaku senang bisa ikut serta dalam kegiatan ini. “Biasanya aku buang plastik sembarangan, sekarang jadi semangat kumpulin buat disetor ke bank sampah,” katanya saat ditemui. Dengan dimulainya program ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat lebih peduli dan aktif dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Program ini juga akan menjadi bagian dari kegiatan rutin sekolah dan akan dievaluasi secara berkelanjutan agar memberikan dampak maksimal. (DH)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Luncurkan Bank Sampah BERLIAN, Bukti Nyata Peduli Lingkungan Read More »

Scroll to Top