admin

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Simulasi TKA bersama Edubrand

SMP Negeri 9 Kota Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang bekerja sama dengan Edubrand pada hari Kamis dan Jumat, 12-13 Februari 2026. Sebelum pelaksanaan dimulai, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, memberikan pengarahan khusus berupa penguatan dan pemantapan motivasi. Beliau menekankan pentingnya mengerjakan simulasi dengan penuh kesungguhan agar para siswa lebih percaya diri dalam menghadapi ujian yang sesungguhnya. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa kelas IX, mulai dari kelas IX A hingga IX I, dengan total peserta mencapai 283 murid. Simulasi ini bertujuan untuk memetakan kemampuan akademik siswa serta membiasakan mereka menghadapi format ujian standar nasional dalam suasana yang kondusif. Memastikan kesiapan materi, para murid juga mendapatkan pendampingan intensif dari guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika tepat sebelum simulasi di masing-masing sesi dimulai. Pelaksanaan simulasi selama dua hari tersebut terbagi ke dalam tiga sesi waktu, yakni sesi pertama (08.00–09.35 WIB), sesi kedua (10.00–11.35 WIB), dan sesi ketiga (13.00–14.35 WIB). Pada hari Kamis, fokus ujian terletak pada mata pelajaran Matematika dan Survei Karakter, sementara hari Jumat difokuskan pada Bahasa Indonesia dan Survei Lingkungan Belajar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaporkan berjalan dengan sangat baik dan tertib, mencerminkan kedisiplinan tinggi dari para siswa kelas IX dalam mempersiapkan masa depan akademik mereka. (Kk)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Simulasi TKA bersama Edubrand Read More »

Rukun Bertoleransi – Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta Sambut Ramadan Tahun 2026

Murid kelas VIII SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar salat Duha bersama di Masjid Assalam dan dilanjutkan dengan pengarahan kepala sekolah terkait Ramadan pada Jumat pagi (13/2/2026). Kegiatan tersebut didampingi oleh seluruh guru muslim, khususnya guru mapel Agama Islam. Setelah melakukan salat Duha, para murid berpindah menuju aula untuk mengaji bersama dan mendengarkan arahan dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan beberapa poin penting. Pertama yaitu terkait perintah untuk berpuasa yang terkandung dalam Surah Al-Baqarah ayat 185 yang berbunyi: شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ الْعُزِيْسُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ Artinya: “Bulan Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” Kepala sekolah meminta para murid untuk menghafal dan mengamalkan isi yang terkandung dalam ayat tersebut. Pesan kedua yang disampaikan adalah terkait ibadah saat Ramadan. “Di Ramadan tahun ini, ibu ingin kalian semua memiliki target, khususnya dalam bacaan Al-Quran. Usahakan setelah salat wajib untuk membaca Al-Quran dan akan lebih baik jika dalam satu hari kalian dapat membaca 1 juz,” ungkapnya. Dengan demikian harapannya para murid dapat khatam Al-Quran pada Ramadan tahun ini. Untuk para murid yang masih membaca buku iqra, diharapkan dapat menyelesaikan hingga iqra 6. Poin yang ketiga terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan tetap ada selama bulan puasa. Oleh karena itu, kepala sekolah mengimbau agar para murid muslim yang sedang haid atau tidak berpuasa untuk tetap menjaga toleransi. Selain itu, mengingat jam pelajaran yang berubah, para murid juga diimbau untuk selalu menunaikan salat zuhur di sekolah secara berjamaah setelah jam KBM selesai. Selain sebagai bentuk menunaikan ibadah wajib, hal ini dilakukan untuk membentuk karakter para murid untuk mengutamakan salat tepat waktu dan berjamaah. Pada waktu bersamaan, para murid Nasrani menjalankan ibadah pagi bersama di ruang multimedia didampingi para guru. Mereka berdoa dan menyanyikan lagu pujian bersama-sama dengan suasana khusyuk dan suka cita. Selain itu, satu murid beragama Hindhu beribadah di perpustakaan dengan membaca kitab. MARHABAN YA RAMADAN. SMP Negeri 9 Kota Surakarta sambut bulan puasa tahun 2026. (Awp)  

Rukun Bertoleransi – Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta Sambut Ramadan Tahun 2026 Read More »

Kegiatan Peningkatan Imtaq Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Jelang Asesmen Sumatif dan TKA Tahun 2026

KLATEN – Pada Jumat-Sabtu (6-7/2/2026), SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Tadabur Alam di Hotel Galuh Klaten yang diikuti oleh 282 peserta didik kelas IX, baik Muslim maupun Nasrani. Kegiatan yang didampingi oleh segenap guru dan karyawan ini merupakan agenda rutin yang tidak hanya bertujuan memperkenalkan konsep dasar keagamaan, tetapi juga menanamkan kepedulian lingkungan serta memperkuat rasa syukur atas segala nikmat Tuhan. Hari Pertama: Dua Jalan Menuju Satu Syukur, Penguatan Spiritual dan Peneguhan Iman Rangkaian agenda dimulai pada 6 Februari 2026 pukul 13.00 WIB, dengan keberangkatan rombongan menuju Hotel Galuh, Klaten. Setibanya di lokasi, para peserta didik menerima pengarahan umum yang dilanjutkan dengan sesi persiapan diri. Setelah itu, kegiatan memasuki ranah kerohanian masing-masing agama. Peserta didik Muslim mengawali sesi dengan salat Asar berjamaah, dilanjutkan tausiyah bertema taharah (bersuci) oleh Nurul Syarifah, S.Ag. Di ruang berbeda, peserta didik putra dibimbing oleh Nur Dawam, S.Pd. Sesi ini berlangsung interaktif; para peserta didik tampak antusias mendalami tata cara merawat diri sesuai syariat. Agenda sore ditutup dengan salat Magrib berjamaah dan istirahat makan (Ishoma). Puncak acara bagi peserta didik Muslim menghadirkan Ir. Seno Hadisumitro yang membawakan materi inspiratif bertajuk “Semangat Menggenggam Asa”. Beliau menekankan bahwa setiap manusia wajib memiliki keyakinan utuh kepada Allah Swt. dalam menjalani hidup. Keyakinan tersebut harus diimplementasikan melalui semangat meraih cita-cita setinggi mungkin, selaras dengan prinsip bahwa perubahan suatu kaum dimulai dari ikhtiar diri sendiri. Malam itu, Seno mengajak para peserta didik untuk optimis dan tulus menyerahkan segala upaya kepada Sang Pencipta. Sementara itu, peserta didik Nasrani mengikuti motivasi bertema “Meneguhkan Iman, Menguatkan Karakter untuk Membentuk Pribadi yang Jujur dan Bertanggung Jawab”. Ibadah pembukaan dimulai pukul 16.15 WIB dengan pujian yang dipandu oleh peserta didik, dilanjutkan renungan dari Hari Untoro, S.Pd. yang mengambil nats dari Mazmur 46:11-12. Beliau mengulas makna kata “Sela”, yakni ajakan untuk berhenti sejenak dan merenungkan firman Tuhan di tengah tekanan hidup, seolah sedang mengisi kembali daya spiritual dalam diri. Sesi berikutnya dibawakan oleh Christin Mardiyanti dengan tema “Metamorfosis Diri dan Who Am I”. Mengacu pada Kitab Kejadian 1:26, beliau menjelaskan konsep Imago Dei yang bermakna bahwa manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah. Beliau memotivasi peserta didik untuk menyadari betapa berharganya diri mereka di mata Tuhan sehingga tidak menyia-nyiakan masa muda. Sesi terakhir disampaikan oleh Johan Andreas Santoso, M.Div. mengenai pentingnya belajar dari keteguhan Yosua dan Kaleb dalam mengejar masa depan yang gemilang dengan ketaatan serta totalitas. Keseruan Hari Kedua: Jalan Sehat dan Wide Game yang Penuh Antusiasme Hari kedua diawali dengan saat teduh (ibadah pagi) yang dipimpin oleh Rendi Setiawan. Mengambil tema “Libatkan Tuhan dalam Rencana Masa Depanmu” (Yakobus 4:13-15), beliau mengingatkan bahwa hidup manusia itu fana, bagaikan uap yang mudah lenyap. Oleh karena itu, para peserta didik diajak untuk menanggalkan kesombongan dan senantiasa melibatkan Tuhan Yesus Kristus dalam setiap langkah hidup mereka. Sementara itu peserta didik muslim melaksankan sholat tahajud berjamaah dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah dan tausiyah. Suasana segar di kawasan Klaten disambut dengan agenda jalan sehat menuju Jalan Prambanan. Seluruh peserta didik, guru, dan karyawan tampak kompak menyusuri rute yang telah ditentukan sembari menikmati udara pagi yang asri. Aktivitas ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik sekaligus membangun keakraban antarwarga sekolah di luar rutinitas kelas dan dilanjutkan dengan senam anak indonesia sehat di lanjutkan ishoma. Kegiatan kemudian berlanjut dengan acara inti yang paling dinanti, yaitu wide game di lapangan terbuka. Dalam sesi ini, para siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang menguji kerja sama tim, ketangkasan, dan kreativitas. Gelak tawa dan sorak sorai semangat terdengar memenuhi lapangan seiring dengan kompetisi sehat yang berlangsung. Partisipasi aktif peserta didik menunjukkan antusiasme yang luar biasa dalam menjalin solidaritas antar sesama teman. Setelah seluruh rangkaian permainan selesai, agenda ditutup dengan istirahat, salat dzuhur, dan makan siang (Ishoma) bersama. Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh peserta melakukan aksi “beberes” atau operasi semut untuk memastikan area kegiatan tetap bersih dan asri, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan. Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan bertolak meninggalkan lokasi untuk menempuh perjalanan pulang. Tidak lupa rombongan mampir ke pusat oleh-oleh Bu Vera. Kegiatan Tadabur Alam ini berakhir dengan sukses saat seluruh peserta tiba kembali di SMP Negeri 9 Kota Surakarta dengan membawa kenangan manis serta semangat baru untuk menghadapi tantangan akademis di masa depan. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini dengan khidmat dan lancar. Beliau menegaskan bahwa Tadabur Alam bukan sekadar agenda rekreasi, melainkan momentum krusial untuk melakukan refleksi diri dan penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah. “Harapan kami, kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang komprehensif, baik bagi peserta didik, guru, maupun karyawan. Dengan mendekatkan diri kita kepada Tuhan, kita diajak untuk mempertebal rasa syukur dan memperkokoh fondasi religiusitas dalam diri masing-masing,” tutur Siti Latifah. Beliau juga menambahkan bahwa bagi peserta didik kelas IX, kegiatan ini merupakan bekal spiritual penting sebelum mereka menempuh ujian TKA dan melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi. “Semoga semangat kebersamaan dan kedisiplinan yang terbentuk selama dua hari ini dapat diimplementasikan dalam keseharian di sekolah. Kami ingin lulusan SMPN 9 Kota Surakarta tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketangguhan mental dan integritas moral yang berlandaskan nilai-nilai ketuhanan,” pungkasnya. (YN)

Kegiatan Peningkatan Imtaq Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Jelang Asesmen Sumatif dan TKA Tahun 2026 Read More »

Tim Spelanska Raih Juara 1 Lomba Tari Piala Inspirasi Wakil Wali Kota Surakarta 2026

Surakarta, 1 Februari 2026 – SMP Negeri 9 Kota Surakarta berhasil menyabet juara 1 kategori Menari Modern/Kreasi tingkat SMP pada Ajang Youth Inspiration Summit 2026 yang mengusung tajuk Piala Inspirasi Wakil Wali Kota Surakarta. Lomba tersebut diselenggarakan di Taman Balekambang Kota Surakarta. Tim tari yang mengikuti lomba ini antara lain: Nadiva (7I), Lavina (7C), Cinta (8A), Uniq (8B), dan Kinanti (8H). Mereka berhasil mengungguli puluhan tim lain dari berbagai sekolah. Rumiyati, S.Sn., pembimbing tari yang telah mendampingi tim sejak persiapan, menyampaikan rasa bangganya. “Ini adalah hasil kerja keras, disiplin, dan kolaborasi yang luar biasa dari para siswi. Mereka tidak hanya menari, tapi juga menyatukan elemen modern dengan nilai-nilai budaya Jawa secara harmonis. Prestasi ini membuktikan bahwa seni bisa menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan diri dan kerja sama tim di kalangan remaja,” ujarnya dengan penuh semangat. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd  senantisa mendukung kegiatan ekstrakurikuler seni. Harapannya prestasi ini bisa meningkat tidak hanya tingkat Kota Surakarta tetapi juga ke tingkat provinsi bahkan nasional. Dengan semangat yang terus membara, Tari Sang Pawestri dan SMP Negeri 9 Kota Surakarta menjadi teladan bahwa kombinasi pendidikan formal dan pengembangan seni mampu menciptakan generasi muda yang kreatif, tangguh, dan berprestasi. Solo, kota budaya, semakin bercahaya berkat talenta-talenta muda seperti mereka. (Ldw)        

Tim Spelanska Raih Juara 1 Lomba Tari Piala Inspirasi Wakil Wali Kota Surakarta 2026 Read More »

Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiataan Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru pada Selasa-Kamis, (27-29/1/2026) di aula sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan didampingi oleh kepala sekolah dan staf tata usaha. Workshop tersebut diadakan sebagai tindak lanjut hasil Rapor Pendidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025 yang menunjukkan bahwa dibutuhkan penguatan dalam kemampuan literasi dan numerasi para murid. Berkaitan dengan hal tersebut, panitia mengundang narasumber literasi dan numerasi yaitu Dra. Suminarsih, M.Si. Hari ke-1, Selasa, 27 Januari 2026 Pada hari pertama, Suminarsih yang kerap disapa Mimin menyampaikan materi terkait keterampilan literasi. Beliau menekankan bahwa literasi tidak hanya diukur melalui kemampuan dan kecepatan membaca, melainkan bagaimana seseorang memahami informasi hingga mengevaluasi bacaan, sebagaimana tercantum dalam target kompetensi TKA (Tes Kemampuan Akademik) yaitu pemahaman tekstual, pemahaman inferensial, dan evaluasi dan apresiasi. Mimin juga memberikan arahan dan motivasi pada guru untuk memanfaatkan Buku Saku Benahi Literasi melalui Lingkungan Belajar yang di dalamnya sudah memuat website-website yang dapat dijadikan sumber bacaan bermutu bagi para murid sesuai dengan mapel dan kemampuan masing-masing. Di akhir sesi pertama, narasumber meminta para guru untuk membuat contoh soal TKA Bahasa Indonesia sesuai dengan matriks asesmen. Hari ke-2, Rabu, 28 Januari 2026 Pada hari berikutnya, narasumber memulai sesi dengan melakukan review pada soal-soal yang telah dibuat para guru dan memberikan saran masukan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi numerasi oleh Mimin. “Selama ini masih banyak orang yang menganggap bahwa kemampuan numerasi menjadi tanggung jawab guru Matematika semata, sama halnya dengan kemampuan literasi yang dibebankan kepada guru Bahasa Indonesia. Padahal keterampilan tersebut menjadi tanggung jawab semua guru,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa numerasi tidak hanya berfokus pada kemampuan menghitung tetapi bagaimana seseorang dapat memanfaatkan data yang ada untuk kehidupan sehari-hari, khususnya untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari. Implementasi numerasi dalam pembelajaran oleh guru non-Matematika dapat dimulai dari hal-hal sederhana seperti mengajarkan kemampuan membaca grafik, membaca angka hingga berhitung sederhana. Sebagai bentuk latihan, para guru diminta untuk memodifikasi modul ajar dengan memasukkan unsur numerasi di dalamnya. Hari ke-3, Kamis, 29 Januari 2026 Hari terakhir workshop diisi dengan kegiatan review dan refleksi yang dipimpin oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. “Kalau tahun lalu kita menghadirkan Mbak Ratna yang muda dan enerjik, kali ini saya sengaja mengundang Ibu Mimin yang sudah senior untuk mendampingi bapak/ibu belajar literasi dan numerasi. Tidak kalah hebat dan enerjik, ya?” ungkapnya. Beliau juga memberikan arahan dan motivasi pada para guru untuk segera menyesuaikan modul ajar yang mendukung kemampuan literasi dan numerasi para murid. Implementasi modul ajar tersebut kemudian akan dijadikan bahan supervisi di semester ini. Melalui kegiatan workshop selama tiga hari ini, para guru diharapkan dapat mengimplementasikan pembelajaran yang mendukung kemampuan literasi dan numerasi. Selain itu penggunaan sumber-sumber bacaan bermutu diharapkan dapat dilakukan untuk semakin membangun budaya membaca di lingkungan sekolah. (Awp)

Workshop Peningkatan Literasi dan Numerasi Guru SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026 Read More »

Peringati Isra Miraj Tahun 2026, Warga Muslim Spelanska Laksanakan Salat Duha dan Pengajian

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar kegiatan salat duha berjamaah diikuti pengajian bersama pada Selasa pagi (20/1/2026) di halaman sekolah untuk memperingati Hari Isra Miraj yang jatuh pada tanggal 16 Januari 2026. Kegiatan dimulai pukul 06.45 WIB dengan solat duha 4 rakaat dipimpin oleh Nur Dawam, S.Pd. Acara kemudian dibuka dan dilanjutkan sambutan Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Beliau mengimbau pada seluruh murid untuk memperhatikan apa yang akan disampaikan dalam pengajian pagi itu. “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan keimanan kita dan menjadikan kita semua pribadi yang lebih baik, disiplin dan istiqamah.”  Ustaz Muhammad Iqbal Tantowi hadir menjadi pemateri yang menyampaikan tentang pentingnya salat. Sebelum menyampaikan tausiahnya, Ustaz Iqbal sempat memberikan tantangan pada para murid untuk melafalkan Surah Al-Isra’ ayat 1-3 yang menjelaskan tentang peristiwa Isra Miraj yaitu perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidilharam di Mekah ke Masjidilaksa. Lebih jauh, beliau menyampaikan bagaimana Rasullulah telah berjuang untuk umatnya. Salah satu contohnya berkaitan dengan perintah salat yang awalnya 50 salat menjadi 5 salat dalam sehari. “Lima kali salat saja, terkadang masih banyak dari kita yang belum menjalankannya secara penuh. Padahal amalan yang akan ditimbang pertama kali di hari perhitungan nanti adalah salat,” jelasnya. Pada momen peringatan Isra Miraj tersebut para murid kembali diingatkan untuk mengingat perjuangan Nabi Muhammad SAW untuk para umatnya agar senantiasa menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh tanggungjawab. Kegiatan pengajian pagi itu ditutup dengan doa bersama. Di waktu yang bersamaan, para murid Kristen dan Katholik mengikuti kegiatan pembinaan mental didampingi para guru masing-masing di aula dan ruang multimedia. Sedangkan satu murid beragama Hindhu beribadah secara mandiri di ruang kelas. Meskipun kegiatannya berbeda-beda, ibadah pagi di SMP Negeri 9 Kota Surakarta berjalan dengan harmonis dan penuh toleransi. (Awp).

Peringati Isra Miraj Tahun 2026, Warga Muslim Spelanska Laksanakan Salat Duha dan Pengajian Read More »

Upacara Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggrakan upacara Senin pagi sekaligus pelantikan pengurus OSIS/MPK Tahun 2026 pada Senin, (12/1/2026) di halaman sekolah. Upacara diikuti oleh seluruh murid, guru, tenaga kependidikan. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. berlaku sebagai pembina upacara. Upacara Senin pagi berjalan dengan tertib dan lancar dengan petugas dari anggota OSIS dan MPK. Usai pembacaan UUD 1945, dibacakan Surat Keputusan Kepala Sekolah tentang Pelantikan Pengurus OSIS/MPK Tahun 2026. Berdasarkan hasil Pemilu yang diselenggarakan pada Senin, 4 November 2025 diperoleh hasil sebagai berikut: Ketua OSIS : Aditya Rajendra/8G  – Wakil Ketua OSIS : Luh Ayu W/8I Ketua MPK : Ainun Mahya Ramadhani/8A –  Wakil Ketua MPK : Yuanita Ayunda M/8H Bersama dengan puluhan anggota yang dibagi menjadi beberapa seksi, Aditya dan para anggotanya dilantik oleh kepala sekolah. Sebelumnya, mereka membacakan sumpah janji jabatan yang dibacakan oleh Ketua OSIS terpilih dan diikuti oleh seluruh anggota yang secara keseluruhan berjumlah 50 murid. Dalam salah satu sumpah janji jabatan, para anggota menyatakan siap menegakkan kedisiplinan sesuai tata tertib sekolah dan siap menjadi teladan/contoh bagi murid-murid yang lain. Sebagi bentuk simbol peralihan kepemimpinan OSIS, ketua sebelumnya, yaitu Mozez Hezilla menyerahkan bendera OSIS kepada kepala sekolah yang kemudian menyerahkannya ke ketua OSIS terpilih, Aditya Danang. Estafet kepemimpinan MPK juga diserahkan dari ketua sebelumnya, Kandra Lakeisha kepada Ainun Mahya. Usai penyerahan jabatan, para ketua OSIS dan MPK terpilih menandatangi berita acara, bersama dengan kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan. Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan harapannya pada pengurus OSIS/MPK yang baru saja dilantik. “Khususnya kepada kalian yang baru saja dilantik, harapan saya dapat menjadi contoh dan teladan bagi teman-teman semuanya. Apabila kita ingin berhasil, maka kita harus berjalan bersama-sama,” ungkapnya. Dirinya juga menambahkan bahwa dengan jabatan yang baru saja diemban bukan berarti para anggota dapat bertindak bebas sesuai keinginan pribadi masing-masing, tetapi tetap harus memperhatikan aturan yang berlaku. Dilantiknya pengurus OSIS/MPK yang baru mengawali dan memberikan semangat organisasi dan kerjasama seluruh warga sekolah dalam usaha menyukseskan seluruh program sekolah. (Awp)

Upacara Pelantikan Pengurus OSIS/MPK SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2026 Read More »

Scroll to Top