admin

Praktik Baik Informatika “Pembelajaran Informatika Berbasis Teknologi Imersif” dan IPS “MBAK MAR dan “MAS MINO” dalam Kombel SekarJagad Belajar.

SURAKARTA, 13 MARET 2026 – Komunitas Belajar (Kombel) “Sekar Jagad” SMP Negeri 9 Kota Surakarta kembali menggelar agenda rutin berbagi praktik baik pada Jumat (13/03). Bertempat di ruang Multimedia, kegiatan kali ini menyoroti inovasi pembelajaran kreatif. Acara dibuka dengan hangat oleh Whikan Ayu Hanifah, S.Pd. selaku Master of Ceremony (MC). Sebelum memasuki agenda utama, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Ibu Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., memberikan sambutan yang menekankan pentingnya guru untuk terus bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman. “Komunitas Belajar adalah ruang bagi kita untuk saling menguatkan. Inovasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan agar pembelajaran di kelas tetap relevan dan dirindukan oleh siswa,” ujar Ibu Siti Latifah dalam arahannya. Sesi praktik baik, diskusi inti dipandu oleh Anggraini Wulan Prasasti, S.Pd. sebagai moderator. Agenda kali ini menghadirkan tiga narasumber hebat dari berbagai disiplin ilmu, yaitu: Muhammad Choerul Ihwan, S.Kom. (Mapel Informatika) Dra. Sri Marsini (Mapel IPS) Sumino, S.Pd. (Mapel IPS) Sebagai penampil pertama, Muhammad Choerul Ihwan, S.Kom. memaparkan praktik baiknya setelah moderator membacakan riwayat hidup (Curriculum Vitae) beliau yang secara kedinasan bekerja dari tahun 2009 sampai sekarang. Mengusung judul “Pembelajaran Informatika Berbasis Teknologi Imersif”, Pak Mamad (sapaan akrabnya) membagikan solusi atas tantangan yang ia temukan di laboratorium komputer. Ia mengamati adanya “anomali” di mana siswa cenderung kehilangan fokus saat diberikan instruksi konvensional dan lebih memilih mengeksplorasi game online atau aktivitas bebas lainnya di luar materi. Mengapa Teknologi Imersif? Teknologi imersif memadukan dunia fisik dengan simulasi digital melalui perangkat Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Keunggulan metode ini meliputi: Partisipan Aktif: Mengubah posisi siswa dari sekadar pengamat pasif menjadi aktor utama dalam simulasi 3D. Pengalaman Multi-Sensori: Materi terasa nyata dan interaktif, sehingga meningkatkan daya serap informasi. Lingkungan Aman: Memungkinkan siswa berlatih teknis dalam simulasi bebas risiko sebelum menyentuh perangkat atau sistem yang sebenarnya. “Siswa kita adalah digital native. Ketika mereka mulai asyik dengan dunianya sendiri di depan komputer, itu adalah sinyal bahwa kita harus masuk ke dunia mereka dengan cara yang lebih interaktif,” jelas Muhammad Choerul Ihwan.   Sesi kedua dilanjutkan oleh narasumber dari Mapel IPS, Dra. Sri Marsini, yang membawakan praktik baik dengan tajuk yang cukup unik dan mudah diingat: Metode Belajar Anak Kreatif, Menyenangkan, Aktif, dan Responsif, atau yang disingkat dengan akronim “MBAK MAR”. Dalam paparannya, Dra. Sri Marsini secara jujur mengungkap realita tantangan yang dihadapi guru IPS di kelas 9. Ia mengidentifikasi beberapa titik lemah dalam pembelajaran konvensional, di antaranya: Materi yang sangat padat: Cakupan kurikulum IPS yang luas seringkali membebani siswa. Faktor Biologis & Waktu: Pembelajaran yang sering jatuh pada jam siang membuat peserta didik mudah mengantuk dan kehilangan fokus. Budaya Literasi: Rendahnya minat baca karena siswa menganggap IPS hanyalah mata pelajaran hafalan yang membosankan. Mengubah Tantangan Menjadi Peluang Melihat tantangan tersebut, Dra. Sri Marsini merancang strategi pembelajaran yang menggeser peran guru dari pusat informasi menjadi fasilitator. Melalui metode MBAK MAR, ia menciptakan ekosistem belajar yang berbasis Student-Centered Learning (pembelajaran berpusat pada siswa). “Tujuan utama saya adalah memberikan pengalaman belajar secara langsung. IPS bukan lagi soal menghafal tahun atau nama tokoh, tapi bagaimana siswa terlibat aktif dan responsif terhadap fenomena sosial di sekitar mereka,” tegas Dra. Sri Marsini. Implementasi metode ini terfokus pada: Kreativitas: Mendorong siswa menghasilkan produk atau gagasan baru terkait materi IPS. Kesenangan (Fun Learning): Mengemas materi berat menjadi aktivitas yang menggugah semangat, terutama untuk melawan kantuk di jam-jam kritis. Keaktifan & Responsivitas: Melatih mental siswa untuk berani berpendapat dan cepat tanggap dalam diskusi kelompok. Dengan penerapan metode MBAK MAR, suasana kelas  yang semula pasif kini berubah menjadi lebih dinamis. Motivasi belajar siswa meningkat seiring dengan berubahnya persepsi mereka bahwa pelajaran IPS bisa menjadi sangat seru dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Sesi berbagi praktik baik ditutup dengan pemaparan inovatif dari Sumino, S.Pd., yang menghadirkan solusi evaluasi pembelajaran melalui konsep Mobile Assessment System untuk Mencapai Nilai Optimal “MAS MINO”. Dalam presentasinya, Pak Sumino menyoroti permasalahan klasik yang kerap muncul dalam pembelajaran IPS, yaitu rendahnya motivasi belajar yang berbanding lurus dengan rendahnya hasil belajar siswa. Selain itu, ia menggarisbawahi tantangan integritas dalam proses penilaian. “Seringkali dalam pengerjaan evaluasi, aspek kejujuran dan kemandirian masih menjadi tantangan besar. Masih ada upaya siswa untuk saling menyontek, yang justru menghambat kita sebagai guru untuk melihat kompetensi riil mereka,” ungkap Pak Sumino. Mobile Assessment System yang digagasnya adalah model penilaian unik di mana proses evaluasi dilakukan dengan cara berpindah tempat dari satu nomor soal ke nomor soal berikutnya secara dinamis. Strategi ini memiliki tiga tujuan utama: Meningkatkan Hasil Belajar: Memberikan suasana baru yang memacu konsentrasi siswa sehingga hasil yang dicapai lebih optimal. Membangun Karakter: Menumbuhkan sikap jujur dan tanggung jawab karena mekanisme tes meminimalisir peluang siswa untuk bekerja sama secara tidak jujur. Efektivitas & Efisiensi: Menciptakan variasi strategi penilaian yang beragam sehingga proses belajar mengajar tidak membosankan dan lebih tepat sasaran. Melalui metode ini, Pak Sumino berhasil membuktikan bahwa penilaian tidak harus kaku. Dengan mobilitas dan sistem yang tertata, efektivitas pembelajaran IPS meningkat signifikan, sekaligus membentuk mentalitas siswa yang lebih mandiri. Kegiatan Kombel Sekar Jagad di SMP Negeri 9 Kota Surakarta pada 13 Maret 2026 ini diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu oleh Anggraini Wulan Prasasti, S.Pd. Para peserta tampak antusias menggali lebih dalam teknis penerapan teknologi imersif, metode MBAK MAR, hingga sistem penilaian mobile tersebut. Melalui kolaborasi lintas mata pelajaran antara Informatika dan IPS ini, SMP Negeri 9 Kota Surakarta terus mengukuhkan posisinya sebagai sekolah yang adaptif, inovatif, dan berfokus pada pengembangan karakter serta prestasi peserta didik. M.C.I

Praktik Baik Informatika “Pembelajaran Informatika Berbasis Teknologi Imersif” dan IPS “MBAK MAR dan “MAS MINO” dalam Kombel SekarJagad Belajar. Read More »

Spelanska Meriahkan Semarak Ramadan dan Yubileum 2026 dengan Lomba, Toleransi, dan Kebersamaan

SMP Negeri 9 Kota Surakarta sukses menggelar Semarak Ramadan dan Semarak Yubileum tahun 2026 dengan penuh semangat dan kebersamaan. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari yakni pada Rabu-Jumat (11-13/3/2026) di lingkungan sekolah. Semarak Ramadan menjadi wadah bagi murid beragama Islam untuk mengasah kemampuan dan pengetahuannya dalam Agama Islam melalui berbagai lomba. Sedangkan “Semarak Yubileum” dalam kegiatan ini merujuk pada tradisi Gereja Katolik yang menetapkan tahun 2025 sebagai Tahun Yubulium (Tahun Suci). Semangat perayaan Yubileum yang membawa pesan pengharapan, pengampunan dan pembaruan iman inilah yang diangkat ke dalam tema kegiatan sekolah tahun 2026, sehingga para murid dapat memperbarui semangat spiritualitas mereka sambil berbagi kegembiraan dengan teman-teman yang berbeda keyakinan sekaligus memperdalam pertobatan dalam Masa Prapaskah ini. Kegiatan-kegiatan ini  juga menjadi wujud nyata toleransi sekolah, di mana para murid, guru, serta tenaga kependidikan dari berbagai keyakinan menjalankan program penguatan iman untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta merayakan semangat keberagaman agama di sekolah. Sebelum lomba dimulai, dilaksanakan ibadah oleh masing-masing agama menurut keyakinan masing-masing yang kemudian dilanjutkan dengan pembukaan kegiatan oleh Kepala Sekolah, Siti Latifah, S.Pd.,M.Pd. di halamam sekolah. Pada 11-12 Maret 2026, rangkaian kegiatan dipenuhi berbagai lomba yang meriah dan kompetitif. Semarak Ramadan dan Semarak Yubileum menampilkan sejumlah perlombaan yang diikuti peserta didik kelas VII, VIII, dan IX.  Lomba-lomba  Semarak Ramadan meliputi: Tartil Al-Qur’an Putra dan Putri, Tilawah Al-Qur’an Putra dan Putri, Tahfiz Al-Qur’an Putra dan Putri, Dai Putra dan Putri, Kaligrafi Putra dan Putri, Lomba Azan, dan Nasyid. Sementara itu, Semarak Yubileum Agama Katolik diawali  dengan Pendalaman APP ke-2 (Aksi Puasa Pembangunan) dan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan kreatif seperti Kreasi Kreatif Paskah dan Puzzle Time. Di saat yang sama, siswa Kristen mengisi waktu dengan ibadah pujian, renungan, refleksi, serta lomba kreasi kreativitas pra paskah dan drama pendek yang mengangkat cerita Alkitab di Studio Musik. Seluruh rangkaian lomba ini dirancang tidak hanya untuk mengasah kreativitas, tetapi juga untuk mempererat tali persaudaraan antar-murid di tengah suasana bulan suci Ramadan. Puncak acara digelar pada Jumat, (13/3/2026). Hari penutupan diisi dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan, diawali dengan pembagian zakat dan takjil gratis untuk masyarakat sekitar. Kegiatan berbagi takjil ini menjadi momen indah untuk saling berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan. Dilanjutkan pemberian zakat dan santunan untuk siswa-siswi SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Sebagai pembuka acara, disajikan penampilan drama pendek yang diperagakan oleh para pemenang lomba cerita pendek Alkitab. Ditampilkan pula para pemenang di beberapa mata lomba, seperti lomba tilawah, lomba dai dan lomba adzan. Suasana menjadi semakin meriah ketika panitia mengumumkan pembagian hadiah kepada para juara dan peserta terbaik dari seluruh kategori lomba. Sebagai penutup yang khidmat, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan acara Buka Puasa Bersama (Bukber) di halaman sekolah. Momen kebersamaan ini menjadi simbol keharmonisan keluarga besar SMP Negeri 9 Kota Surakarta, di mana perbedaan keyakinan justru menjadi perekat dalam merayakan kemenangan iman bersama-sama. Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd.  menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif seluruh elemen sekolah. “Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga sarana memperkuat nilai-nilai toleransi, kerukunan antaragama, dan semangat beribadah di kalangan remaja. Semoga menjadi bekal baik bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna.” Momen kebersamaan ini menjadi simbol keharmonisan keluarga besar SMP N 9 Kota Surakarta, di mana perbedaan keyakinan justru menjadi perekat dalam merayakan kemenangan iman bersama-sama. (LD x HN)  

Spelanska Meriahkan Semarak Ramadan dan Yubileum 2026 dengan Lomba, Toleransi, dan Kebersamaan Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Kembali Ikuti Tarawih Keliling di Masjid Manarul Ilmi

Bulan Ramadan selalu menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat tali persaudaraan. Semangat inilah yang melandasi keluarga besar SMP Negeri 9 Kota Surakarta dalam menyelenggarakan kegiatan buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan (GTK) dilaksanakan pada Rabu, (11/03/2026). Kegiatan tersebut diadakan bersamaan dengan tarawih keliling (tarling) di Masjid Manarul Ilmi yang dijadwalkan dari Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Sebelum kegiatan buka bersama, para guru dan tenaga kependidikan muslim mengikuti tausiyah bersama Ustaz Dr. H. Sri Setyo, S.H., S.Pd.I., M.Si. Materi yang disampaikan beliau mengenai “Implementasi Bulan Ramadan”, bahwa di bulan Ramadan  untuk memperbanyak ibadah dan saling menjaga toleransi perbedaan awal puasa. Selain itu, beliau mengajak untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah. Setiap sedekah yang dikeluarkan di bulan Ramadan akan mendapat pahala yang berlipat ganda. Buka puasa diawali dengan meminum air mineral dan kurma untuk membatalkan puasa. Kemudian dilanjutkan salat magrib berjamaah. Kebersamaan seluruh GTK SMP Negeri 9 Kota Surakarta berlanjut saat menikmati hidangan buka puasa. Kegiatan ini juga dihadiri kepala takmir Masjid Manarul Ilmi, Sutarmo, S.Pd., M.Pd. (Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan). Kegiatan ramah tamah dan diskusi ringan bersama beliau terjalin hangat. Diharapkan, setelah kegiatan ini, semangat kebersamaan yang terpupuk dengan baik. Terjalin kerja sama internal yang harmonis, pelayanan pendidikan di SMP Negeri 9 Kota Surakarta semakin meningkat dan penuh dedikasi. Kegiatan diakhir dengan jamaah salat isya dan tarawih bersama di Masjid Manarul Ilmi dengan khusuk. (Kk)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Kembali Ikuti Tarawih Keliling di Masjid Manarul Ilmi Read More »

Gladi Bersih TKA SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026

Seluruh murid kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Senin-Selasa (9-10/3/2026). Kegiatan tersebut diadakan di empat laboratorium komputer yaitu Lab 1-4 dan dibagi menjadi tiga sesi tes. Seluruh murid yang mengikuti tes di tiap-tiap laboratorium didampingi oleh proktor, teknisi dan pengawas. Pada hari pertama, para murid mengerjakan tes Matematika dan survei karakter. Untuk tes sesi pertama, tes berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Namun, terdapat kendala untuk para murid di sesi kedua yaitu terjadi eror pada laman Pusmendik (Pusat Asesmen Pendidikan) yang tidak dapat diakses. Proses perbaikan yang membutuhkan waktu cukup lama membuat para peserta didik kehabisan waktu dan belum sempat mengerjakan soal-soal. Meski sesi ketiga mengalami sedikit keterlambatan karena kendala teknis sebelumnya, para murid dapat menyelesaikan tes tepat waktu. Pada hari kedua, para murid mengerjakan tes Bahasa Indonesia dan survei lingkungan belajar. Semua tes pada semua sesi berjalan dengan lancar tanpa kendala yang berarti. Sebagai tindak lanjut permasalahan pada hari pertama, para murid di sesi kedua mengikuti tes Matematika dan survei karakter pada gelombang tes berikutnya yaitu pada Rabu (11/3/2026). Melalui gladi bersih ini, para murid diharapkan dapat semakin memantapkan persiapan mereka dalam menghadapi tes TKA utama yang dijadwalkan pada 13-14 April 2026 dan menjadikan kesempatan ini untuk berlatih dalam menyelesaikan soal-soal. Berdasarkan hasil evaluasi yang digelar dua hari berturut-turut dengan pengarahan dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., didapatkan beberapa poin yang memerlukan perbaikan. Poin pertama mengenai kedisiplinan para murid untuk dapat hadir tepat waktu sesuai jadwal yang diberikan. Mereka juga diimbau untuk mengikuti tata tertib, menjaga sikap dan nama baik almamater selama proses TKA berlangsung. Terkait kendala teknis, tim panitia TKA telah mengomunikasikan permasalah tersebut ke Dinas Pendidikan Kota Surakarta agar dapat ditindaklanjuti. “Jangan biarkan anak-anak kita berjuang sendiri, bapak, ibu,” pesan kepala sekolah pada sesi evaluasi. Seluruh guru diharapkan dapat menjaga kekompakan dalam mendampingi para murid kelas IX dalam menghadapi ujian-ujian yang akan datang. (Awp)

Gladi Bersih TKA SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun Pelajaran 2025/2026 Read More »

Pengajian, Buka Bersama dan Tarawih Keliling Spelanska di Masjid Manarul Ilmi Disdik Kota Surakarta

Keluarga muslim SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar kegiatan pengajian, buka bersama sekaligus tarawih keliling di Masjid Manarul Ilmi Dinas Pendidikan Kota Surakarta pada Kamis (26/2/2026). Kegiatan pengajian dan tarawih bersama diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan muslim, sedangkan acara buka bersama diikuti oleh semua guru dan tendik, termasuk yang beragama non-muslim. Kegiatan pengajian dimulai pukul 17.00 WIB di Masjid Manarul Ilmi dengan menghadirkan Dr. Rusmanto, S.Pd.I., Gr., M.Pd.I. sebagai narasumber. Beliau menyampaikan tausiyah mengenai keistimewaan bulan Ramadan. “Walaupun usia kita tidak sampai seratus tahun atau lebih, tapi Allah SWT telah memberikan keistimewaan di mana kita bisa mendapatkan pahala berkali-kali lipat lebih banyak selama bulan Ramadan,” jelasnya. Beliau menambahkan bahwa bulan suci bagiakan mesin cuci bagi hati umat muslim yang dapat memanfaatkan momen ini untuk membersihkan diri dari dosa-dosa. “Ada 2 amalan yang dapat menghapuskan seluruh dosa-dosa kita bapak, ibu, selama bulan Ramadan yaitu puasa dan salat tarawih.” Kegiatan pengajian pada sore itu diakhiri dengan doa dan foto bersama. Usai pengajian, acara dilanjutkan dengan acara buka bersama di aula pertemuan masjid yang terletak di lantai 1. Momen tersebut  menjadi kesempatan keluarga SMP Negeri 9 Kota Surakarta untuk beramah-tamah sekaligus sebagai potret toleransi beragama dan hidup rukun. Acara dilanjutkan dengan salat isya dan tarawih bersama oleh guru dan tendik muslim. Pada kesempatan tersebut perwakilan guru dari SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Nur Dawam, S.Pd. bertugas menyampaikan kultum tentang mensyukuri nikmat Allah SWT, terutama dalam menjalani bulan Ramadan. (Awp)

Pengajian, Buka Bersama dan Tarawih Keliling Spelanska di Masjid Manarul Ilmi Disdik Kota Surakarta Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Sosialisasi Program Sekolah Bulan Ramadan 1447 H

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan sosialisasi program sekolah dalam rangka meyambut bulan suci Ramadan 1447 H pada Rabu, (25/2/2026) di aula sekolah. Acara ini dihadiri oleh orangtua murid kelas VII, VIII dan IX untuk mendapatkan informasi detail mengenai penyesuaian waktu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan kegiatan keagamaan selama bulan puasa. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan secara teroganisir dalam tiga sesi waktu yakni sesi pertama untuk orang tua murid kelas IX (08.00 – 09.00 WIB), sesi kedua untuk orang tua kelas VIII (09.30 – 10.00), dan sesi ketiga untuk orang tua murid kelas VII (11.00 – 12.00). Rangkaian acara dibuka oleh pembawa acara (MC), yang kemudian dilanjutkan dengan paparan materi sosialisasi oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta,  Siti Latifah, S.Pd.,M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, kepala sekolah secara resmi memperkenalkan  Ari Kristiati, S.Pd.,M.Pd sebagai Ketua Komite sekolah yang baru dengan masa jabatan yang telah dimulai per 2 Januari 2026. Ari kemudian memberi tanggapan dan dukungan terhadap program-program yang dicanangkan sekolah, serta merelakan diri dalam menjembatani komunikasi antara sekolah dan orang tua murid. Poin penting yang disampaikan meliputi jadwal KBM Ramadhan yang dimulai pukul 07.30 hingga 11.15, dilanjutkan kegiatan keagamaan untuk penguatan karakter dilaksanakan pada pukul 11.30-12.30 dengan pembagian lokasi sebagai berikut: murid Islam putra di Masjid Assalaam SMP Negeri 9 Kota Surakarta, murid Islam putri di aula sekolah, murid Kristen di ruang musik dan laboratorium komputer 3, murid Katolik di ruang multimedia, dan murid Hindu di perpustakaan. Selain itu, sebagai wujud menanamkan nilai-nilai keislaman dan kepedulian, sekolah mengagendakan pengumpulan zakat fitrah sebesar 3 kg beras atau uang tunai mulai 23 Februari 2026 hingga 10 Maret 2026. Puncak kegiatan akan diisi dengan Semarak Ramadhan dan Semarak Yubilium pada 11-13 Maret 2026 yang diisi dengan perlombaan dan diakhiri dengan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba, penerimaan zakat fitrah, dan buka puasa bersama yang diikuti seluruh murid kelas VII, VIII, dan IX baik yang beragama Islam, Kristen, Katolik dan Hindu. Seluruh rangkaian program ini diharapkan dapat memperkuat toleransi dan nilai religius murid selama bulan suci. (HP)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Sosialisasi Program Sekolah Bulan Ramadan 1447 H Read More »

Murid Kelas VII Spelanska Ikuti Pembelajaran di Luar Kelas, Nonton Bareng Film “Cyberbullying”

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di luar kelas yaitu dengan menonton film bersama berjudu “Cyberbullying” yang diikuti oleh seluruh murid kelas VII. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) di Studio CGV Transmart Pabelan dengan pendampingan kepala sekolah, wali kelas dan tim kesiswaan. Menonton film bertema perundungan digital menjadi kegiatan yang sangat relevan dengan kehidupan murid di masa sekarang. Film “Cyberbullying”  dari DL Entertainment mengisahkan Neira Kanjera, murid SMP populer yang hidupnya hancur setelah video fitnah tentang dirinya viral dan memicu perundungan daring yang parah. Film ini menyoroti perjuangan Neira bangkit dari keterpurukan mental, menemukan kembali harga dirinya di lingkungan baru, serta pesan penting mengenai dampak kejam media sosial dan pemulihan diri. Neira tidak berjuang sendiri, ia didukung oleh keluarga dan teman-teman baru. Film ini juga memberikan pandangan bagaimana sebagai guru dan orang tua berperan penting dalam menghadapi masalah perundungan yang rentan terjadi pada murid di usia awal remaja. Murid tidak hanya menonton film bersama, namun murid diberikan tugas untuk membuat laporan kegiatan yang dikumpulkan kepada wali kelas masing-masing. Melalui kegiatan menonton film dengan tema perundungan ini murid diharapkan dapat selalu berhati-hati  dalam menggunakan media sosial, lebih kritis dalam menerima informasi di dunia maya, dan mampu bersikap lebih bijak dalam bermedia sosial. Dengan menanamkan budaya tersebut, sekolah diharapkan dapat membantu dalam mewujudkan target program rukun berteman yang sudah dicanangkan oleh Kemendikdasmen. (Shafa)

Murid Kelas VII Spelanska Ikuti Pembelajaran di Luar Kelas, Nonton Bareng Film “Cyberbullying” Read More »

Scroll to Top