LITERASI

120 Peserta Didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta Ikuti Workshop Jurnalistik dan Videografi bersama Solopos

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar Workshop Jurnalistik dan Videografi dengan menggandeng Solopos Media Group pada Rabu-Jumat, (23-25/4/2025) yang diikuti oleh 120 peserta didik perwakilan dari kelas 7, 8 dan 9. Kegiatan workshop ini bertujuan untuk membantu peserta didik mengembangkan potensi, kemampuan literasi baik secara tulis maupun dalam pemanfaatan aplikasi media digital. Ada beberapa agenda kegiatan yang diselenggarakan, yaitu materi jurnalistik, materi videografi, membuat video pendek dan kunjungan ke kantor Solopos. Acara pada hari pertama dibuka langsung oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi para peserta pilihan untuk dapat mengembangkan kemampuan literasinya dan menggali potensi dalam pembuatan konten digital. Mereka nantinya diharapkan dapat ikut andil dalam publikasi sekolah baik secara tulis ataupun digital. HARI KE-1 Pada hari pertama, peserta belajar bersama Damar Sri Prakoso dari Solopos Media Group yang membahas mengenai jurnalistik dan bagaimana cara menuliskan berita dengan baik. Damar menyampaikan bahwa dalam penulisan berita penulis harus mengedepankan fakta atau informasi yang sudah terbukti kebenarannya, tidak hanya berdasarkan apa yang tampak mata saja. Penulis juga tidak dapat menuangkan asumsi atau pendapat pribadi dalam menyampaikan berita. Damar menjelaskan teknik dalam menyampaikan informasi atau berita menggunakan teknik 5W1H (What, Who, When, Where, Why dan How) atau dalam Adik Simba (Apa, Di Mana, Kapan, Siapa, Mengapa dan Bagaimana). Setelah mendapatkan materi terkait jurnalistik, peserta diminta untuk menuliskan sebuah berita  berdasarkan indikator 5W1H dengan total 100 kata. Banyak peserta didik menuliskan berita tentang peluncuran Bank Sampah BERLIAN SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang baru saja dilaksanakan pagi itu. Hasil tulisan peserta dikumpulkan kepada narasumber untuk kemudian dipili 10 karya terbaik. HARI KE-2 Workshop berlanjut pada hari kedua dengan topik bahasan videografi khususnya produksi konten video dengan narasumber Jafar Sodiq Assegaf selaku Manajer Produksi Video Solopos Media Group. Dalam paparannya, Jafar menjelaskan mengenai banyak poin, seperti format dan ragam video, tahapan pembuatan video, menyiapkan naskah hingga rumus premis dalam video. Peserta workshop kemudian dibagi menjadi 10 kelompok untuk diberi tugas membuat konten video singkat berdurasi dua menit yang berisikan informasi di lingkungan sekolah. Meski baru saja belajar, peserta antusias dan serius merekam video konten di berbagai area di sekolah. Setelah melalui proses editing dengan menerapkan teori yang sudah dipelajari, setiap kelompok mendapatkan review dan evaluasi dari Jafar sebagai bentuk perbaikan. “Video kami dinilai sudah baik, hanya pembukaan terlalu lama dan urutannya ada yang tertukar sedikit. Tapi, menurut Kak Jafar videonya sudah dapat dijadikan konten,” jelas Nabilah, salah satu peserta workshop. HARI KE-3 Berdasarkan hasil karya para peserta, terpilih dua puluh peserta terbaik yang berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke kantor Solopos Media Group yang dipandu oleh Andro. Dalam kunjungan tersebut peserta diajak berkeliling di kantor Solopos, mulai dari masuk ke ruang rapat redaksi di mana sering dilakukan diskusi mengenai berita yang akan diterbitkan. Mereka juga berkesempatan masuk ke ruang siaran Radio Solopos 103 FM dan bahkan beberapa dari mereka beruntung untuk dapat melakukan siaran secara langsung (live) bersama penyiar Solopos pada pagi itu, yaitu Noer Atmaja. Peserta juga mengunjungi newsroom tempat di mana para redaktur dan designer bekerja hingga pada akhirnya mereka melihat proses produksi koran Solopos secara langsung di pabrik yang terletak di bagian belakang gedung. Kegiatan ini menjadi pengalaman berharga dan pembelajaran baru bagi peserta didik di bidang media. “Senang bisa main ke Solopos dan ke percetakannya. Sukses selalu, Solopos,” ungkap Nikeisha, peserta kunjungan di Solopos Media Group. Di tempat lain, 100 peserta didik yang dibagi ke dalam 10 kelompok melanjutkan kegiatan workshop di sekolah dengan membuat video singkat tentang 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Beberapa dari mereka sudah merekam potongan video dari rumah dan kemudian melanjutkan pembuatan di sekolah. Ada pula yang merekam semua adegan di sekolah. Hasil editing video tersebut dikumpulkan ke pada panitia dan akan diberikan apresiasi ke tiga kelompok terbaik. Dengan mengikuti serangkaian kegiatan workshop ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan literasi, penggunaan aplikasi digital dan menjadi garda terdepan dalam mendukung publikasi sekolah. (Awp)

120 Peserta Didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta Ikuti Workshop Jurnalistik dan Videografi bersama Solopos Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tingkatkan Literasi bersama Monumen Pers Goes to School

Monumen Pers yang bekerja sama dengan SoloPos menyelenggarakan kegiatan Monumen Pers Goes to School di SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Rabu (21/8/2024) di halaman sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik sejumlah 844 dari kelas 7, 8 dan 9, serta seluruh guru dan staf. Kegiatan tersebut diadakan sebagai bentuk komitmen Monumen Pers Nasional untuk memberikan kontribusi dalam meningkatkan minat literasi di sekolah. Kegiatan ini sudah kerap dilakukan dan menyasar sekolah-sekolah. Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. yang menyampaikan bahwa kegiatan Monumen Pers Goes to School merupakan kegiatan belajar di luar kelas yang diharapkan dapat memberikan kesempatan peserta didik untuk melatih kemampuan literasi dan numerasinya. Hal tersebut sejalan dengan apa yang disampaikan Kasubag Umum Monumen Pers Nasional, Kuncoro Mahendro Suryo, dalam sambutannya. Dirinya berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi peserta didik untuk lebih mengenal Monumen Pers Nasional sekaligus melatih literasi mereka. Selain kegiatan utama yaitu sosialisasi profil dan layanan monumen pers, kegiatan ini juga menampilkan berbagai penampilan dari putra-putri terbaik Spelanska. Kegaiatan dibuka dengan sajian Tari Golek yang diperagakan oleg tiga penari dari kelas 7. Penampilan kedua yaitu penampilan meriah dan seru dari tim drumband Sekar Jagad. Sorak sorai peserta semakin meriah ketiga dua regu pramuka, yaitu regu semut dan regu melati memamerkan variasi gerakan baris-berbaris mereka. Penampilan yang mereka tampilkan telah membawa mereka meraih sederet gelar juara dalam LK2PP se-Jawa Tengah UIN Raden Mas Said bulan Agustus lalu. Beberapa sajian musik juga ditampilkan di atas panggung tersebut, mulai dari tembang macapat yang dibawakan oleh Nataneila hingga lagu-lagu hits persembahan dari Nawa Band. Pada kegiatan tersebut diadakan pelantikan dua duta Monumen Pers yaitu Rakha Rafi Pradipta dan Soffina Arfianti Az-Zahra dan penandatanganan MoU antara Monumen Pers Nasional dan SMP Negeri 9 Kota Surakarta.                                   Acara yang menjadi puncak keseruan adalah saat peserta didik dan seluruh guru dan staf mengikuti kuis Kahoot seputar Monumen Pers Nasional dan pengetahuan umum lainnya. Banyak doorprize dibagikan bagi para peserta yang menjawab dengan tepat dan cepat. Kegiatan yang diselenggarakan dari pagi hingga siang hari tersebut ditutup dengan bernyanyi bersama Nawa Band.

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tingkatkan Literasi bersama Monumen Pers Goes to School Read More »

Scroll to Top