TAHUN AJARAN 2025/2026

Pembelajaran di Luar Kelas SMP Negeri 9 Kota Surakarta ke SMP Negeri 2 Salatiga

SMP Negeri 9 Kota Surakarta melaksanakan kegiatan Pembelajaran di Luar Kelas ke SMP Negeri 2 Salatiga pada Jumat (7/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan murid dan didampingi oleh pengawas sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Agenda utama kunjungan ini adalah untuk melakukan studi tiru praktik-praktik baik di SMP Negeri 2 Salatiga, khususnya dalam pengembangan perpustakaan dan literasi. Setelah menempuh waktu perjalanan dua jam, rombongan SMP Negeri 9 Kota Surakarta tiba di SMP Negeri 2 Salatiga dengan disambut iringan musik dari grup drumband yang meriah. Para pemain berdiri berjajar di sisi kiri dan kanan jalan menyambut kedatangan para guru dan murid Spelanska.  Bangunan sekolah yang dikenal dengan sebutan Negrosa ini merupakan gedung yang diidirikan pada 1923 dengan nama Governement Meisijs Kweekschool, sekolah khusus perempuan pribumi. Bagunan sekolah tersebut dianggap sebagai cagar budaya yang harus dilestarikan dan dilindungi karena penting sebagai nilai sejarah dan ilmu pengetahuan. Sebelum memasuki pendopo atau aula sekolah yang masih asli bangunannya, rombongan Spelanska dapat melihat hasil karya dan inovasi yang sudah dilaksanakan di SMP Negeri 2 Salatiga, seperti pemanfaatan digital dalam kegiatan sekolah, hasil karya P5, kerjasama dengan pihak lain, baik dalam ataupun luar negeri dan berbagai inovasi dalam bidang literasi yang telah berhasil mengharumkan nama sekolah. Sebelum acara dimulai, ditampilkan line dance dengan iringan lagu Sik Sik Sibatumanikam dari grup tari Negrosa yang belum lama ini telah memangkan kompetisi line dance tingkat Kabupaten Salatiga. Tidak hanya itu, ditampilkan pula musikalisasi puisi dengan iringan biola yang disampaikan dengan empat bahasa yaitu, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jawa dan Bahasa Jepang. Pesan yang disampaikan dalam puisi yang disampaikan adalah mengenai pentingnya buku dan kemampuan literasi. Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., selaku Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, menyampaikan tentang latar belakang kunjungannya yaitu bahwa dirinya ingin membawa para guru dan murid untuk belajar dari praktik baik yang ada di SMP Negeri 2 Salatiga. “Ini sudah menjadi keinginan saya sejak lama. Semoga Bu Mudji bersedia berbagi praktik baik yang ada di sekolah ini dan juga mengizinkan kami untuk mengadaptasi hal-hal baik tersebut di sekolah kami.” Gayung bersambut, Kepala SMP Negeri 2 Salatiga, Mudjiati, M.Pd. menyampaikan dalam paparannya berbagai program yang telah dilakukan di sekolahnya, khususnya dalam pengembangan perpustakaan dan literasi. “Perpustakaan kami berhasil masuk ke dalam Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Kota Salatiga di mana websitenya dapat diakses oleh semua kalangan di luar sekolah. Sedangkan untuk akses internal, anak-anak dan guru dapat menggunakan aplikasi di smartphone masing-masing.” Perpustakaan Digital SMP Negeri 2 Salatiga atau yang disebut Kasta Libra berhasil meraih Akreditasi A dari Perpustakaan Naasional. Selain Kasta Libra, para murid juga aktif dalam kegiatan literasi, seperti litersi 30 menit setiap Jumat, English Reading Club, Ngabubu-read atau kegiatan membaca menjelang liburan sekolah. Pada kesempatan tersebut para murid juga belajar tentang bagaimana organisasi dan duta-duta sekolah berperan dan mendukung segala kegiatan sekolah secara maksimal demi kemajuan sekolah. Tidak hanya itu, para murid Spelanska juga memiliki kesempatan untuk menjalin pertemanan dengan para murid Negrosa. Kegiatan kedua sekolah tersebut ditutup dengan kegiatan rohani bersama yaitu ibadah salat Jumat bagi murid laki-laki muslim, keputrian untuk murid perempuan muslim dan kebaktian untuk murid Katholik dan Kristiani. Setelah belajar bersama di SMP Negeri 2 Salatiga, perjalanan rombongan SMP Negeri 9 Kota Surakarta dilanjutkan ke Dusun Semilir untuk memberi kesempatan para peserta baik guru ataupun murid untuk melepas lelah dan menikmati pemandangan pegunungan di sekitar Boyolali-Semarang. Praktik-praktik baik yang telah didapatkan dari kegiatan ini diharapkan dapat ditiru dan dimodifikasi untuk kemajuan SMP Negeri 9 Kota Surakarta. (Awp)    

Pembelajaran di Luar Kelas SMP Negeri 9 Kota Surakarta ke SMP Negeri 2 Salatiga Read More »

Kegiatan Sedekah Buku dan Belajar Menulis Berita di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan kegiatan Workshop Literasi yang dilaksanakan pada Rabu (5/11/2025) di pagi hari. Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik kelas VII A-I, serta narasumber, Damar Sri Prakoso yang merupakan wartawan Solopos Media Group. Tempat diselenggarakannya kegiatan Workshop Literasi adalah aula SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menambah ilmu pengetahuan tentang berita. Hingga sampai penutup acara, kegiatan berjalan dengan lancar, tanpa hambatan yang berarti. Penulis: Fatmawati (VII D/11) SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar workshop literasi pada Rabu (5/11/2025) yang dihadiri oleh peserta didik kelas VII, VIII dan IX secara bergilir di aula sekolah. Narasumber yang menghadiri acara tersebut adalah Damar Sri Prakoso dari Solopos. Acara workshop ini dibuka oleh Anastasia Ratna F pada urutan kelas VIII, pukul 09.30 WIB. Dalam workshop ini, peserta mendapatkan materi tentang teknik dasar penulisan berita, mulai dari pengumpulan informasi hingga penyusunan berita yang baik dan benar. Setelah dijelaskan oleh narasumber, peserta diberi tugas praktik untuk membuat berita singkat. Tujuan utama dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan peserta dalam membuat berita yang baik dan benar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi seluruh peserta dalam mengembangkan kemampuan literasi serta meningkatkan minat mereka dalam menulis berita. Penulis: Ainun Mahya R. (VIII A/03) SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan workshop jurnalistik pada Rabu (5/11/2025) dalam rangka kegiatan kokurikuler. Acara ini diikuti oleh seluruh murid kelas IX yang antusias untuk belajar lebih dalam tentang dunia menulis dan media. Workshop dibuka dengan pembukaan dari MC, Anggraini W.P, yang memandu jalannya acara. Suasana workshop semakin menarik ketika narasumber, Damar Sri Prakoso, mulai membagikan pengetahuan dalam membuat berita. Dalam sesi pemaparan, Damar menjelaskan dasar-dasar penulisan berita. Para murid juga diajak langsung untuk mencoba menulis berita singkat mengenai kegiatan workshop ini. Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif dan menyenangkan. Banyak murid yang ikut memaparkan berita singkat buatan mereka. Di akhir acara, MC menutup kegiatan dan mengucapkan terima kasih untuk narasumber dan peserta. Penulis: Delissa Latanya A (IX H/08) Sebelumnya, seluruh murid SMP Negeri 9 Kota Surakarta melaksanakan agenda Sedekah Buku di halaman sekolah untuk kelas VII dan di kelas masing-masing untuk kelas VIII dan IX didampingi oleh wali kelas. Buku yang disedekahkan adalah buku non-pelajaran yang dimiliki murid di rumah. Masing-masing murid menyerahkan buku dan membubuhkan tanda tangan pada form bukti hibah. Jumlah buku yang sudah terkumpul sekitar 200 buku yang kemudian akan didata dan dicap. Rencananya sebagian buku akan ditambahkan di perpustakaan Spelanska sebagai koleksi dan sebagian lagi akan didistribusikan di pojok-pojok kelas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berliterasi warga sekolah, sekaligus menumbuhkan budaya membaca dengan lebih mendekatkan sumber-sumber literasi khusunya untuk para murid dan guru. (Awp)

Kegiatan Sedekah Buku dan Belajar Menulis Berita di SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta Berliterasi di Pameran Rajamala Museum Radya Pustaka

Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta meramaikan Pameran Rajamala yang diselenggarakan di Museum Radya Pustaka Kota Surakarta pada Sabtu-Minggu (1-2/11/2025). Kegiatan ini diselenggaran oleh para murid kelas VII, VIII dan IX dengan pendampingan para guru dan orang tua. Pameran temporer “Rajamala” ini diselenggarakan mulai dari tanggal 28 Oktober – 2 November 2025  untuk merayakan ulang tahun museum yang ke-135. Pameran ini menampilkan instalasi, koleksi, dan pertunjukan seni untuk mengenalkan tokoh Rajamala, seperti tari kreasi dan makna di balik ornamen Rajamala. Para murid dapat masuk ke museum untuk belajar sejarah sekaligus melihat koleksi museum secara gratis. Di area halaman depan museum terdapat ornamen pahatan kayu (canthik) Rajamala atau dalam Bahasa Jawa disebut “Rojo Molo” yang ditempatkan di haluan dan buritan kapal. Tokoh mitologi Jawa yang juga makot kota Solo ini memiliki makna sebagai simbol kekuatan penolak bala dan energi negatif. Selain itu, para pengunjung dapat masuk untuk melihat koleksi-koleksi peninggalan sejarah yang dipamerkan di dalam museum yang terbagi menjadi beberapa ruangan. Ruang Tosan Aji berisi koleksi senjata dari logam muliaa, arca dan miniatur Joglo atau rumah ada Jawa Tengah. Ruang keramik memamerkan koleksi keramik yang kebanyakan berasal dari peninggalan Belanda. Ruang perunggu menampilkan koleksi benda dari perunggu seperti patung dan gamelan. Terdapat pula koleksi gamelan agung milik Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV dan alat tenun tradisional yang disebut genderan. Jika ingin memperkaya informasi, para pengunjung dapat menuju area perpustakaan di dalam museum untuk membaca buku. Seperti tema pameran yaitu Rajamala, di dalam museum juga terdapa Ruang Rojo Molo yang memamerkan patung Rajamala yang menjadi hiasan kapal Keraton Surakarta. Masih banyak koleksi yang lain yang dapat menjadikan bahan belajar sejarah bagi para murid dan pengunjung lainnya. Melalui kegiatan ini, para murid diharapkan dapat meningkatkan kompetensi literasi mereka, khususnya tentang museum, sejarah dan budaya nusantara. (Awp)  

Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta Berliterasi di Pameran Rajamala Museum Radya Pustaka Read More »

Lurah Pajang bersama Dishub Kota Surakarta Sambangi SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Selasa, 7 Oktober 2025 SMP Negeri 9 Kota Surakarta disambangi oleh Lurah Pajang bersama dengan Dishub Kota Surakarta. Selain Lurah Pajang, turut hadir pula Seklur, Proklim, dan Pegiat Lingkungan Kelurahan Pajang. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman sekolah dengan tajuk LAPASS (Lurah Pajang Sambangi Sekolah) yang diikuti oleh peserta didik kelas 7, 8, 9, Bapak/Ibu Guru dan Staf TU serta Bapak/Ibu PPL UNS. Program ini bertujuan mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat sekolah, sekaligus sebagai wujud perhatian terhadap pendidikan di wilayah Kelurahan Pajang. Kegiatan dipandu oleh Sri Hastuti, S.H., selaku Waka Humas dengan susunan acara sambutan kepala sekolah, sambutan lurah, isian dari dishub, dan penutup. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd menyampaikan pesan agar peserta didik mencatat materi yang disampaikan oleh narasumber dan melaksanakannya. Dalam sambutannya Bapak Supyanto, SH, selaku Lurah Pajang menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu langkah strategis Kelurahan Pajang untuk meningkatkan komunikasi, kolaborasi, dan kepedulian terhadap pendidikan. Beliau juga menghimbau agar peserta didik tidak mengendarai motor sendiri. Pembicara utama dalam kegiatan tersebut adalah Bapak Dayyan, ST dan Bapak Muh. Afiq dari Dishub Kota Surakarta. Isi materi yang disampaikan yakni tentang rambu-rambu lalu lintas, marka di jalanan, serta kelengkapan saat berkendara. Dalam paparannya, Dayyan, S.T. menekankan pentingnya memahami simbol-simbol visual di jalan raya untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan. “Rambu-rambu lalu lintas seperti larangan, peringatan, dan petunjuk bukan sekadar papan besi, tapi panduan hidup yang menyelamatkan nyawa. Rambu lalu lintas yang disampaikan adalah rambu peringatan/kuning, rambu larangan yang berwarna merah, rambu berwarna biru yang memiliki arti petunjuk, dan rambu yang berwarna hijau berarti memberikan informasi seperti lokasi dan petunjuk arah. Selain itu, beliau juga membahas marka jalanan yang sering diabaikan pengendara. “Marka garis putih putus-putus berarti boleh menyalip, tapi garis kontinu menandakan zona berbahaya. Banyak kecelakaan terjadi karena pengendara mengabaikan ini, terutama di persimpangan ramai.” Acara diakhiri dengan diskusi dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama Dinas Perhubungan untuk menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan.

Lurah Pajang bersama Dishub Kota Surakarta Sambangi SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Virtual Experience Museum Penerangan TMII dan Monumen Pers Nasional di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Murid kelas VII SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti kegiatan Virtual Experience Museum yang dilaksanakan pada Selasa, (7/10/2025) secara daring melalui Zoom Meeting di aula dan didampingi oleh para guru pengajar, pukul 09.00 – 11.00 WIB. Kegiatan ini juga diikuti oleh 32 sekolah se-Eks Karisidenan Surakarta dan beberapa sekolah di Jawa Barat dari SMP, SMA maupun SMK. Kegiatan Virtual Experience ini menampilkan koleksi-koleksi alat komunikasi yang ada di Museum Penerangan TMII Jakarta mulai dari kamera, duplikat studio Si Unyil, koleksi barang-barang dari tim penerang, dan masih banyak lainnya yang dipandu oleh seorang pemandu. Jalan-jalan virtual dilanjutkan ke Monumen Pers Nasional Surakarta dimulai dari bagian gedung induk yang terdapat prasasti dan patung tokoh-tokoh pers terkenal. Kemudian menuju alat komunikasi dan penyiaran informasi di Indonesia yang menjadi koleksi Monumen Pers Nasional Surakarta. Di Monumen Pers Nasional Surakarta terdapat kantor Persatuan Wartawan Indonesia. Dan diakhiri diruangan arsip dimana surat kabar cetak disimpan dan saat mengunjungi ruang arsip harus menggunakan sarung tangan agar arsip-arsip yang ada tetap terjaga dengan baik. Kegiatan ini juga ada sesi tanya jawab yang akan dijawab oleh pemandu ditempat masing-masing dari Museum Penerangan TMII Jakarta dan Monumen Pers Nasional Surakarta. Pada kegiatan Virtual Experience murid dapat melihat isi dalam Museum Penerangan TMII Jakarta yang jauh dari Surakarta mendapat pengalaman yang berharga mendapat ilmu tentang sejarah penerangan, perfilman, dan penyiaran di Indonesia terkhususnya di Jakarta, Jawa Barat dan Surakarta. (Shafa)

Virtual Experience Museum Penerangan TMII dan Monumen Pers Nasional di SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Surakarta, (1/10/2025) – SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diadakan pada hari Rabu, 1 Oktober 2025. Upacara dipimpin oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Acara ini diikuti oleh pendidik, tenaga kependidikan, serta peserta didik SMP Negeri 9 Kota Surakarta, serta turut dalam upacara tersebut mahasiswa dan mahasiswi PLP Universitas Negeri Surakarta. Dalam sambutannya, Siti Latifah menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila sebagai perekat bangsa yang mempersatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia. Ia menjelaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila, sebagai momentum untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah 1 Oktober mengenang keberanian dan kegagahan para jendral dalam peristiwa Gerakan 30 September dan ditumpasnya kekuatan anti Pancasila, atau berbagai pemberontakan, dan memperkuat komitmen kita terhadap prinsip-prinsip Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa berperan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Melalui peringatan ini, seluruh warga sekolah diingatkan kembali akan pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai landasan menuju Indonesia Raya yang kuat dan harmonis. Dengan memperingati Hari Kesaktian Pancasila, SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengajak seluruh peserta didik untuk terus menanamkan sikap nasionalisme dan cinta tanah air demi masa depan bangsa yang lebih baik.

Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Disiplin Positif SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan pengimbasan pasca diklat pada Senin dan Selasa (29-30/10/2025) di aula yang dibagi menjadi Pengimbasan Pembelajaran Mendalam oleh tiga guru, Nur Dawam S.Pd., Banati Rahmawati, M.Si dan Anggraini W.P., S.Pd., dan Pengimbasan Penguatan Disiplin Positif oleh Drs. Gunawan dan Whikan Ayu Hanifah, S.Pd. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan. Pengimbasan Pembelajaran Mendalam mendiskusikan beberapa poin, yang pertama disampaikan oleh Nur Dawam, S.Pd. tentang bagaimana merubah Pola Pikir Tetap menjadi Pola Pikir Tumbuh (Growth Mindset) yang menjadi dasar pendekatan Pembelajaran Mendalam. Guru diminta untuk merubah pola pikir mereka agar terus bertumbuh dan positif, khususnya dalam mendampingi murid dalam mengikuti pembelajaran. Seperti contohnya ketika menghadapi murid yang kerap datang terlambat. Guru sebaiknya tidak langsung menghakimi sebagai anak pemalas, tetapi harus melakukan pendekatan untuk lebih paham mengenai latar belakangnya. Guru juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya positif agar anak untuk mau mencoba dan berusaha untuk menjadi lebih baik. Materi kedua disampaikan oleh Banati Rahmawati, M.Si yang meminta peserta pengimbasan untuk berlatih menyusun kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan Prinsip Pembelajaran (Berkesadaran, Bermakna, Menggembirakan) dan Pengalaman Belajar (Mamahami, Mengaplikasi, Merefleksi). Sedangkan materi ketiga disampaikan oleh Anggraini W.P., S.Pd. yang membahas Inkuiri Kolaboratif. Materi ini menekanan pentingnyaa kolaborasi antara guru dengan guru, maupun pihak-pihak lain seperti kepala sekolah, orang tua dan mitra luar, dalam menyelesaikan tantangan/masalah terkait pembelajaran. Pada hari ke-2, materi pengimbasan yang disampaikan mengenai Penguatan Disiplin Positif yaitu sebuah pendekatan untuk mendisiplinkan dan membangun karakter murid tanpa hukuman fisik dan ancaman. Melalui praktik DisPo, guru diajak untuk menanamkan sikap saling menghormati, untuk dapat mengidentifikasi motif dibalik perilaku/tindakan anak, membangun komunikasi yang efektif dan ketrampilan memecahkan masalah, menerapkan disiplin tanpa hukuman, fokus pada solusi, bukan hukuman dan memberikan dorongan (bukan pujian). Kegiatan ditutup dengan melakukan kuis online mengenai DisPo. Dalam penguatan dan closing statement-nya, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa nilai-nilai dan kebiasaan-kebiasaan positif yang akan disampaikan kepada murid hendaknya dimulai dari guru terlebih dahulu sehingga murid dapat melihat secara langsung penerapannya, meniru dan menjadikannya budaya yang positif. (Awp)  

Pengimbasan Pembelajaran Mendalam dan Penguatan Disiplin Positif SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Scroll to Top