KOKURIKULER

Gelar Kreasi HUT SMP Negeri 9 Kota Surakarta ke-66, Semarak Merayakan Prestasi dan Tradisi

SMP Negeri 9 Kota Surakarta puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 dengan serangkaian acara meriah sarat budaya yang dikolaborasikan dalam kegiatan Kokurikuler Tema 5 dengan tema “Gempita Tradisi Lestarikan Budaya Bangsa”. Kegiatan Kokurikuler diawali dengan pelaksanaan berbagai lomba seperti lomba permainan tradisional, lomba tumpeng, lomba karnaval dan lomba promosi sekolah yang dilaksanakan mulai 20-22 Mei 2026. Sedangkan perayaan HUT dimulai pada  Senin, (25/5/2026) dengan kegiatan karnaval berkeliling di lingkungan area sekolah, lomba runaway dan lomba tumpeng. Puncak acara HUT dilaksanakan pada Selasa (26/5/2026) di halaman sekolah berbarengan dengan kegiatan bazar. Selain disaksikan oleh warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta seperti murid, guru, karyawan dan orang tua, kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Dwi Ariyatno, S.STP., M.A.P., pengawas sekolah, Novi Andari Yasminingsih, S.Pd., M.Pd dan pejabat di lingkungan Kecamatan Laweyan seperti Isnan Wihartanto, S.H. (Camat), Supyanto, S.H. (Plt. Lurah Pajang), Kompol Danny Herlambang, S.P., M.H (Kepala Polsek), Kapten Inf Suwarto (Danramil 01/Laweyan) dan Ari Kristiati, S.Pd., M.Pd. (Ketua Komite). Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh MC dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang dipimpin oleh dirigen dan tim paduan suara Spelanska. Acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia yaitu Drs. Gunawan yang menyampaikan pelaksanaan rangkaian kegiatan HUT Spelanska KE-66 yang merupakan hasil kerja sama antara sekolah dan berbagai pihak, termasuk para sponsor. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini yang diawali dengan pawai hingga gelar kreasi. “Alhamdulillah, berkat dukungan dan support dari keluarga besar, SMP Negeri 9 Kota Surakarta semakin menorehkan prestasi yang luar biasa,” ungkapnya. Dalam sambutannya, beliau juga berharap bahwa jargon Spelanska yaitu JUARA (MaJU Aktif membaRA) dapat memotivasi anak-anak untuk berprestasi dan menunjukkan pada dunia bahwa SMP Negeri 9 Kota Surakarta memang layak diacungi jempol. Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan potong tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas prestasi dan kesuksesan SMP Negeri 9 Kota Surakarta setahun ke belakang. “Semoga SMP Negeri 9 Kota Surakarta semakin berjaya dan juara dan juga semakin meningkat prestasinya. Aamiin.” Dengan diiringi lagu “Selamat Ulang Tahun”, kepala sekolah memotong tumpeng didampingi oleh para tamu undangan dan kemudian diserahkan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Kegiatan ini disambut baik oleh Dwi Ariyatno yang memberikan apresiasi atas pencapaian SMP Negeri 9 Kota Surakarta. “Ini adalah sebuah perjalanan panjang, bukti kematangan dan dedikasi lembaga dalam upaya mencerdaskan anak bangsa. Tolong dijaga, tolong  dirawat, tolong dipertahankan. Tetap semangat menjaga kepercayaan publik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.”  Di akhir sambutannya, kepala dinas memberikan apresiasi sederhana bagi para murid yang berangkat ke sekolah naik transporatasi umum. Harapannya hal tersebut dapat memberikan semangat anak-anak untuk rajin masuk sekolah. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan paket bakti sosial hasil dari donasi keluarga sekolah kepada murid dan warga di lingkungan SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Penyerahan dilakukan oleh kepala sekolah dan ketua komite. Setelah penyerahan baksos, dimulailah kegiatan pentas seni oleh para murid dengan berbagai penampilan yang disuguhkan untuk menghibur para tamu, sekaligus sebagai bentuk unjuk bakat warga sekolah. Lantunan gamelan yang tergabung dalam tim karawitan, tim tari, band sekolah, penampilan para pemenang ajang FLS3N hingga aksi lucu Punokawan mencairkan suasana dari atas panggung. Selain penampilan dari berbagai ekstrakulikuler, setiap kelas IX juga menampilkan berbagai pentas seni mulai dari paduan suara hingga drama musikal sederhana. Penampil terbaik kelas IX akan kembali tampil pada acara pelepasan. Di akhir acara dilakukan pengumuman lomba-lomba Kokurikuler, penyerahan hadiah dan pegundian doorprize utama beberapa sepeda. (Awp)    

Gelar Kreasi HUT SMP Negeri 9 Kota Surakarta ke-66, Semarak Merayakan Prestasi dan Tradisi Read More »

Kokurikuler Tema 5 SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Gempita Tradisi Lestarikan Budaya Bangsa

SMP Negeri 9 Kota Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Kokulikuler yang bertema “Gempita Tradisi, Lestarikan Budaya Bangsa” selama tiga hari, yaitu pada  Rabu-Jumat (20-22/5/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh murid kelas VII dan kelas VIII ini bertujuan untuk melestarikan budaya Indonesia melalui berbagai permainan dan kesenian tradisional sekaligus mengasah kerja sama tim, kreativitas, serta semangat kompetisi yang sehat. Kegiatan dimulai dengan sosialisasi kegiatan pada Selasa, (12/5/2026) oleh perwakilan tim kokurikuler, Azhari Fatikhasuri, S.Pd., dan diberi motivasi oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Kegiatan dibuka oleh Ibu Kepala Sekolah dan pengarahan dari ketua tim kokurikuler tema 5, Anastasia Ratna, F., S.Pd. Berbagai lomba tradisional digelar dengan sistem perwakilan kelas. Setiap kelas mengirimkan wakil terbaiknya untuk berkompetisi dalam beberapa cabang, antara lain: Gobak Sodor (4 siswa per kelas), Egrang Bathok (2 siswa per kelas), Engklek (1 siswa per kelas), Lompat Tali (4 siswa per kelas), Musik Tradisional dengan iringan alat perkusi daur ulang (7 siswa per kelas), Bola Bekel (1 siswa per kelas), Kreasi Lukis Caping (3 siswa per kelas), Dakon (1 siswa per kelas), Bentengan (5 siswa per kelas), Gasing Bambu (3 siswa per kelas), dan Geguritan (1 siswa putra dan 1 siswa putri per kelas). Pembagian hadiah bagi seluruh pemenang dilaksanakan pada acara puncak HUT SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang ke-66 pada Selasa (26/5/2026). Seluruh warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyambut baik kegiatan ini karena mampu membangkitkan semangat kebersamaan siswa serta memperkenalkan kembali warisan budaya leluhur kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga dapat belajar mencintai dan melestarikan budaya Indonesia sejak dini melalui berbagai kegiatan di luar kelas. Kegiatan kokurikuler ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh murid dan orang tua. (Shafa)

Kokurikuler Tema 5 SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Gempita Tradisi Lestarikan Budaya Bangsa Read More »

Gelar Kreasi Kokurikuler Spelanska Peringati Hari Kartini, Lestarikan Budaya Memancarkan Karya

SMP Negeri 9 Kota Surakarta gelar Kokurikuler 4 pada Selasa-Kamis (28-30/4/2026). Kegiatan Kokurikuler diikuti oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Rangkaian kegiatan Kokurikuler secara apik telah disusun oleh tim yang diketuai oleh Hana Puspita Canti, S.Pd. Kokurikuler 4 mengambil tema melestarikan budaya memancarkan karya dibuka pada tanggal Selasa (28/4/2026) oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah S.Pd., M.Pd.. Hari pertama, Selasa (28/4/2026) dilaksanakan rangkaian lomba yakni bercerita putri, mewiru putri, kartini look, video kreatif, mural batik sekar jagad, dan bernyanyi. Hari kedua, Rabu (29/4/2026), giliran murid putra dan penyelesaian beberapa lomba, yaitu: lomba bercerita putra, mewiru putra, kreasi kain batik, penyelesaian video kreatif, penyelesaian mural batik sekar jagad, dan take video menyanyi. Puncak acara berlangsung pada Kamis, (30/4/2026) dengan Gelar Kreasi sekaligus Edu Expo SMA/SMK Solo Raya. Dalam gelar kreasi tersebut, para pemenang berbagai lomba dari dua hari sebelumnya memamerkan karya terbaik mereka kepada seluruh siswa, guru, orang tua, dan tamu undangan. Kegiatan Kokurikuler ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap budaya Nusantara, khususnya batik dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Melalui berbagai lomba yang menggabungkan seni, budaya, dan teknologi (seperti video kreatif), siswa diajak tidak hanya melestarikan, tetapi juga mengembangkan warisan budaya menjadi karya yang modern dan inspiratif. Kepala Sekolah, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. berharap kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi positif di SMP Negeri 9 yang mampu membentuk karakter siswa yang kreatif, berbudaya, dan berprestasi. (Ldw)

Gelar Kreasi Kokurikuler Spelanska Peringati Hari Kartini, Lestarikan Budaya Memancarkan Karya Read More »

Ratusan Batik Sekar Jagad Dipamerkan dalam Gelar Karya Kokurikuler Spelanska

SMP Negeri 9 Kota Surakarta memamerkan ratusan karya batik Sekar Jagad dalam Gelar Karya Kokurikuler Tema 1 yang mengusung tema “Sekolahku Dahsyat dalam Pesona Batik Sekar Jagad” di aula dan kelas-kelas pada Selasa (18/11/2025). Batik-batik tersebut merupakan hasil karya para murid yang sebelumnya telah mengikuti workshop membuat batik dengan bekerja sama dengan Batik Gunawan Setiawan Kampung Kauman Kota Surakarta. Acara gelar karya ini merupakan acara puncak kegiatan kokurikuler yang berfokus pada branding batik Sekar Jagad SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. memberikan sambutan dalam pembukaan gelar karya batik Sekar Jagad, Selasa (18/11/2025). Acara dimulai dengan acara seremonial, sambutan dari ketua tim dan yang terakhir sambuatan dari Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Setelah acara gelar karya dibuka, grup angklung kelas VIII menampilkan lagu persembahan “Hymne Guru”. Gelar karya dilaksanakan di aula untuk kelas IX dan di kelas masing-masing untuk kelas VII dan VIII. Setiap kelas diberikan kesempatan untuk berkreasi untuk membuat stan display karya yang sederhana namun tetap kreatif. Batik-batik yang sudah mereka buat kemarin dan sudah jadi, dipajang di stan masing-masing. Kreativitas para murid tampak dalam karya batik Sekar Jagad yang ditampilan setiap stan dengan pola batik yang khas dan penuh warna. Selain memerkan karya batik buatan mereka, murid-murid juga diminta untuk memberikan apresiasi pada setiap display, baik yang dipamerkan di aula maupun kelas-kelas. Setiap anak menuliskan komentar dalam selembar kertas setelah melihat display-display tersebut. Kegiatan ini melatih mereka untuk dapat berpikir kritis dan menumbuhkan sikap empati serta menghargai. “Membuat batik ternyata melatih karakter-karakter baik, kalian belajar sabar, hati-hati dan teliti mengingat proses dalam menghasilkan karya batik tidaklah mudah,” ungkap Sri Handayani, S.Pd., selaku ketua Tim Kokurikuler 1. Melalui kegiatan ini diharapkan para murid dapat ikut mengenalkan batik Sekar Jagad ke lingkup yang lebih luas dan menjadikannya berhubungan erat dengan SMP Negeri 9 Kota Surakarta. (Awp)

Ratusan Batik Sekar Jagad Dipamerkan dalam Gelar Karya Kokurikuler Spelanska Read More »

Branding Sekar Jagad SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Ratusan Murid Membatik Bersama di Batik Gunawan Setiawan

Ratusan murid SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti kegiatan Kokurikuler Tema 1 yaitu membatik bersama pada Rabu-Kamis (12-13/11/2025). Kegiatan tersebut diikuti oleh 839 murid dengan pendampingan seluruh guru dan tenaga kependidikan yang dibagi menjadi tiga sesi. Kelas VII membatik pada Rabu pagi, kelas VIII pada Rabu siang dan kelas IX pada Kamis pagi. Agenda membatik bersama ini dilakukan dengan bekerja sama dengan toko dan workshop Batik Gunawan Setiawan yang terletak di Kampung Batik Kauman Kota Surakarta. Setelah melakukan presensi, murid di bagi ke beberapa ruang untuk melakukan proses membatik. Media yang digunakan adalah kain mori berukuran 25×25 cm yang sudah disediakan oleh pihak pabrik sekaligus cetakan, malam dan canting. Murid diminta menyiapkan pola batik Sekar Jagad sesuai kreasinya sendiri. Pola Sekar Jagad sendiri dipilih berkaitan dengan lokasi  atau alamat SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang berada di Jalan Sekar Jagad, Pajang, Laweyan. Sebelum mulai membatik, murid-murid diminta untuk membuat motif batik di kain putih berdasarkan pola yang sudah dibuat di kertas karton menggunakan pensil. Kemudian, mereka mulai menorehkan cairan malam sesuai pola menggunakan canting. Proses ini menjadi tantangan bagi semua murid mengingat itu adalah kali pertama bagi mereka praktik membatik. Mereka mendapat pendampingan secara langsung dari karyawan workshop Batik Gunawan Setiawan agar dapat membuat batik dengan rapi dan sesuai tema. Meskipun tidak mudah, para murid berhasil membuat motif-motif batik Sekar Jagad dengan berbagai kreasi. Proses selanjutnya adalah pewarnaan menggunakan pewarna kain yang sudah disiapkan di mana para murid bebas berkreasi mewarnai batik mereka.   Kain yang sudah dibatik dan diwarna kemudian diserahkan ke pihak workshop untuk diproses ke tahap selanjutnya yaitu ngelorod atau proses peluruhan lilin malam di air mendidih. Hasil kain batik Sekar Jagad yang sudah dibuat akan dipamerkan dalam Gelar Karya Batik Sekar Jagad di SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Selain membangun branding sekolah batik Sekar Jagad, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan mereka terhadap warisan budaya bangsa yaitu batik. Melalui membatik, mereka juga diajarkan untuk melatih kesabaran dan kreativitas mengingat untuk dapat menghasilkan satu produk batik membutuhkan banyak tahapan dan waktu yang tidak sebentar. SEKOLAHKU DAHSYAT DALAM PESONA BATIK SEKAR JAGAD!  

Branding Sekar Jagad SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Ratusan Murid Membatik Bersama di Batik Gunawan Setiawan Read More »

Kegiatan Sedekah Buku dan Belajar Menulis Berita di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan kegiatan Workshop Literasi yang dilaksanakan pada Rabu (5/11/2025) di pagi hari. Kegiatan ini melibatkan seluruh peserta didik kelas VII A-I, serta narasumber, Damar Sri Prakoso yang merupakan wartawan Solopos Media Group. Tempat diselenggarakannya kegiatan Workshop Literasi adalah aula SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menambah ilmu pengetahuan tentang berita. Hingga sampai penutup acara, kegiatan berjalan dengan lancar, tanpa hambatan yang berarti. Penulis: Fatmawati (VII D/11) SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar workshop literasi pada Rabu (5/11/2025) yang dihadiri oleh peserta didik kelas VII, VIII dan IX secara bergilir di aula sekolah. Narasumber yang menghadiri acara tersebut adalah Damar Sri Prakoso dari Solopos. Acara workshop ini dibuka oleh Anastasia Ratna F pada urutan kelas VIII, pukul 09.30 WIB. Dalam workshop ini, peserta mendapatkan materi tentang teknik dasar penulisan berita, mulai dari pengumpulan informasi hingga penyusunan berita yang baik dan benar. Setelah dijelaskan oleh narasumber, peserta diberi tugas praktik untuk membuat berita singkat. Tujuan utama dari workshop ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan pengetahuan peserta dalam membuat berita yang baik dan benar. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi seluruh peserta dalam mengembangkan kemampuan literasi serta meningkatkan minat mereka dalam menulis berita. Penulis: Ainun Mahya R. (VIII A/03) SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan workshop jurnalistik pada Rabu (5/11/2025) dalam rangka kegiatan kokurikuler. Acara ini diikuti oleh seluruh murid kelas IX yang antusias untuk belajar lebih dalam tentang dunia menulis dan media. Workshop dibuka dengan pembukaan dari MC, Anggraini W.P, yang memandu jalannya acara. Suasana workshop semakin menarik ketika narasumber, Damar Sri Prakoso, mulai membagikan pengetahuan dalam membuat berita. Dalam sesi pemaparan, Damar menjelaskan dasar-dasar penulisan berita. Para murid juga diajak langsung untuk mencoba menulis berita singkat mengenai kegiatan workshop ini. Kegiatan ini berlangsung dengan interaktif dan menyenangkan. Banyak murid yang ikut memaparkan berita singkat buatan mereka. Di akhir acara, MC menutup kegiatan dan mengucapkan terima kasih untuk narasumber dan peserta. Penulis: Delissa Latanya A (IX H/08) Sebelumnya, seluruh murid SMP Negeri 9 Kota Surakarta melaksanakan agenda Sedekah Buku di halaman sekolah untuk kelas VII dan di kelas masing-masing untuk kelas VIII dan IX didampingi oleh wali kelas. Buku yang disedekahkan adalah buku non-pelajaran yang dimiliki murid di rumah. Masing-masing murid menyerahkan buku dan membubuhkan tanda tangan pada form bukti hibah. Jumlah buku yang sudah terkumpul sekitar 200 buku yang kemudian akan didata dan dicap. Rencananya sebagian buku akan ditambahkan di perpustakaan Spelanska sebagai koleksi dan sebagian lagi akan didistribusikan di pojok-pojok kelas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran berliterasi warga sekolah, sekaligus menumbuhkan budaya membaca dengan lebih mendekatkan sumber-sumber literasi khusunya untuk para murid dan guru. (Awp)

Kegiatan Sedekah Buku dan Belajar Menulis Berita di SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Meriahkan Bulan Bahasa dengan Berbagai Perlombaan

Surakarta, 22 Oktober 2025 — Suasana penuh semangat dan antusiasme terlihat memenuhi halaman SMP Negeri 9 Kota Surakarta pada Rabu (22/10), ketika sekolah menyelenggarakan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Bulan Bahasa bertema “Bahasa Kreatif Generasi Inovatif.” Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap bahasa sebagai sarana komunikasi, ekspresi diri, dan pemantik kreativitas generasi muda. Ketua panitia, Anggraini Wulan Prasasti menyampaikan bahwa tema tersebut dipilih sesuai dengan perkembangan zaman. “Bahasa bukan hanya alat untuk berkomunikasi, tetapi juga medium berpikir. Melalui bahasa, ide inovatif lahir dan berkembang. Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter siswa yang kreatif, percaya diri, dan mencintai bahasa,” ujarnya. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan penuh antusias. Setidaknya terdapat beberapa cabang lomba yang digelar, di antaranya: Pidato Bahasa Inggris Menulis Puisi Membaca dan Menulis Aksara Jawa Lomba Paduan Suara Lomba Pojok Baca dan Mading Selama perlombaan berlangsung, suasana kompetitif namun menyenangkan terasa di setiap sudut sekolah. Ruang Multimedia dipenuhi tepuk tangan saat peserta lomba pidato menyampaikan gagasan dengan percaya diri dan artikulasi yang jelas. Sementara itu, ruang-ruang kelas dipenuhi keheningan penuh konsentrasi ketika peserta lomba puisi menuangkan kreativitas dalam bentuk tulisan. Semangat literasi dan ekspresi visual juga terlihat dalam dua perlombaan berbasis kreativitas ruang. Dalam Lomba Pojok Baca Kelas, setiap kelas berlomba menghadirkan suasana membaca yang paling nyaman dan inspiratif sebagai upaya nyata membudayakan membaca. Sementara itu, Lomba Mading menjadi wadah bagi siswa untuk menyajikan informasi dan kreasi visual yang padat serta menarik dengan fokus pada tema-tema kebahasaan. Lomba aksara Jawa mendapat perhatian khusus, karena menjadi salah satu upaya penting sekolah dalam menjaga identitas budaya lokal. Salah satu mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)  Neva Tsani Khoirun Nisa dari Pendidikan Bahasa Jawa UNS,  menyampaikan, “Pelestarian aksara Jawa bukan sekadar mempelajari huruf, tetapi membangun kesadaran budaya dan sejarah yang melekat dalam diri siswa.” Kepala sekolah, Siti Latifah, S.Pd.,M.Pd. dalam sambutan penutupnya mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat. “Kegiatan Bulan Bahasa ini bukan sekadar perlombaan. Ini adalah wadah untuk menunjukkan bahwa bahasa dan kreativitas dapat berjalan beriringan dalam membangun identitas dan masa depan siswa,” tegasnya. Melalui kegiatan rutin tahunan ini, SMP Negeri 9 Kota Surakarta berharap dapat terus menumbuhkan literasi, rasa nasionalisme, dan kecintaan siswa terhadap bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing. Perayaan Bulan Bahasa tahun ini meninggalkan kesan mendalam dan menjadi momentum penting untuk melahirkan generasi yang kreatif, kritis, dan berkarakter. (Danira – PLP)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Meriahkan Bulan Bahasa dengan Berbagai Perlombaan Read More »

Scroll to Top