HARI KARTINI

Gelar Kreasi Kokurikuler Spelanska Peringati Hari Kartini, Lestarikan Budaya Memancarkan Karya

SMP Negeri 9 Kota Surakarta gelar Kokurikuler 4 pada Selasa-Kamis (28-30/4/2026). Kegiatan Kokurikuler diikuti oleh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Rangkaian kegiatan Kokurikuler secara apik telah disusun oleh tim yang diketuai oleh Hana Puspita Canti, S.Pd. Kokurikuler 4 mengambil tema melestarikan budaya memancarkan karya dibuka pada tanggal Selasa (28/4/2026) oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah S.Pd., M.Pd.. Hari pertama, Selasa (28/4/2026) dilaksanakan rangkaian lomba yakni bercerita putri, mewiru putri, kartini look, video kreatif, mural batik sekar jagad, dan bernyanyi. Hari kedua, Rabu (29/4/2026), giliran murid putra dan penyelesaian beberapa lomba, yaitu: lomba bercerita putra, mewiru putra, kreasi kain batik, penyelesaian video kreatif, penyelesaian mural batik sekar jagad, dan take video menyanyi. Puncak acara berlangsung pada Kamis, (30/4/2026) dengan Gelar Kreasi sekaligus Edu Expo SMA/SMK Solo Raya. Dalam gelar kreasi tersebut, para pemenang berbagai lomba dari dua hari sebelumnya memamerkan karya terbaik mereka kepada seluruh siswa, guru, orang tua, dan tamu undangan. Kegiatan Kokurikuler ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengasah kreativitas sekaligus memperkuat rasa cinta terhadap budaya Nusantara, khususnya batik dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Melalui berbagai lomba yang menggabungkan seni, budaya, dan teknologi (seperti video kreatif), siswa diajak tidak hanya melestarikan, tetapi juga mengembangkan warisan budaya menjadi karya yang modern dan inspiratif. Kepala Sekolah, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. berharap kegiatan ini dapat terus menjadi tradisi positif di SMP Negeri 9 yang mampu membentuk karakter siswa yang kreatif, berbudaya, dan berprestasi. (Ldw)

Gelar Kreasi Kokurikuler Spelanska Peringati Hari Kartini, Lestarikan Budaya Memancarkan Karya Read More »

Dharma Wanita Persatuan Sub SMP Negeri 9 Kota Surakarta Peringati Hari Kartini dengan Lomba Literasi

SURAKARTA, 21 April 2026 – Dalam rangka menghormati semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sub Unit SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan kreatif. Acara yang berlangsung pada Selasa, (21/4/2026) menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perempuan, baik dalam aspek pelestarian budaya maupun wawasan intelektual. Kelancaran Acara dan Apresiasi Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan khidmat dan lancar. Antusiasme peserta nampak pada penguasaan materi artikel yang dibacakan serta kreativitas dalam menampilkan busana terbaik. Setelah melalui proses penilaian yang ketat oleh dewan juri, acara diakhiri dengan pembagian hadiah bagi para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan dedikasi mereka. Sebagai penutup, seluruh anggota DWP Sub SMP Negeri 9 Kota Surakarta melakukan sesi foto bersama. Senyum sumringah para peserta yang mengenakan busana adat menjadi simbol keberhasilan acara sekaligus wujud persatuan. “Peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan langkah nyata untuk terus menghidupkan api perjuangan Kartini. Perempuan harus berdaya, cakap digital, dan tetap menjadi pilar utama dalam pembangunan bangsa,” ungkap salah satu pengurus DWP di sela acara. Melalui kegiatan ini, DWP Sub SMP Negeri 9 Kota Surakarta berharap agar semangat kesetaraan dan kemajuan yang dicita-citakan Kartini dapat terus terinternalisasi dalam diri setiap anggota, demi kemajuan institusi pendidikan dan masyarakat pada umumnya.  (YN)

Dharma Wanita Persatuan Sub SMP Negeri 9 Kota Surakarta Peringati Hari Kartini dengan Lomba Literasi Read More »

Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta Kenakan Baju Adat, Merayakan Hari Kartini Tahun 2026

Surakarta, 21 April 2026. Nuansa berbeda menyelimuti SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Di tengah hiruk-pikuk keseriusan mengerjakan soal Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) dan Penilaian Sumatif Akhir Tahun(PSAT), lingkungan sekolah justru nampak berwarna dengan balutan busana adat nusantara yang dikenakan oleh seluruh peserta didik kelas 7, 8, 9, Ibu Bapak guru serta tenaga kependidikan. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Kartini yang digelar sekolah untuk menanamkan nilai perjuangan dan cinta budaya di tengah padatnya agenda akademik. Oase di Tengah Ujian Meskipun para siswa sedang berada dalam ritme akademis yang tinggi, semangat untuk memperingati perjuangan R.A. Kartini tidak luntur. Lomba busana adat yang digelar bukan sekadar ajang pamer kecantikan atau ketampanan, melainkan menjadi simbol ketangguhan mental para siswa. Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyegarkan pikiran peserta didik. “Ujian memang penting, namun penguatan karakter dan literasi budaya tidak boleh dikesampingkan. Kami ingin siswa kelas 7, 8, dan 9 merasakan semangat Kartini yang tetap belajar meski dalam keterbatasan,” ujarnya.(YN)

Warga SMP Negeri 9 Kota Surakarta Kenakan Baju Adat, Merayakan Hari Kartini Tahun 2026 Read More »

Dharma Wanita Persatuan UP SMP Negeri 9 Kota Surakarta Membuat Boneka dari Kaus Kaki Bekas

Anggota Dharma Wanita Persatuan Unit Pelaksana (UP) SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengadakan pertemuan rutin pada Senin, (21/4/2025) di aula sekolah, bertepatan dengan perayaan Hari Kartini tahun 2025. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Pembina Dharma Wanita Persatuan UP SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. dan seluruh anggota aktif dan pasif. Pada pertemuan tersebut, para anggota belajar untuk membuat boneka dengan memanfaatkan kaos kaki bekas dengan pemateri Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Untuk dapat membuat sebuah boneka, yang diperlukan adalah satu kaus kaki bekas, benang, jarum, gunting, dakron dan kancing. Kedua ujung kaus kaki dipotong secara vertikal kemudian dijahit dibagian dalam untuk membentuk kaki dan telinga. Kaus kaki tersebut kemudian diisi dakron agar padat dan dijahit dengan rapi. Agar tampak semakin nyata, di bagian tengah ditambahkan kancing sebagai mata. Para anggota Dharma Wanita tampak serius dan berusaha membuat boneka-boneka tersebut semenarik mungkin. Beberapa ada yang membuat garis kecil sebagai mulut dan ada pula yang merangkai manik-manik untuk dijadikan kalung. Setelah selesai membuat kreasi boneka, para anggota satu per satu memamerkan hasil karyanya dan beberapa tampil ke depan untuk bercerita menggunakan boneka tangan tersebut. Di akhir sesi pertemuan, juri memilih tiga karya boneka kaus kaki terbaik untuk diberi apresiasi. Kegiatan ini sekaligus menjadi inovasi SMP Negeri 9 Kota Surakarta dalam pemanfaatan barang bekas yaitu kaus kaki untuk didaur ulang menjadi barang baru yang bermanfaat. Tidak hanya berkontribusi dalam menjaga lingkungan dengan mengurangi sampah, kreasi boneka kaus kaki bekas ini dapat dijadikan mainan atau media belajar anak-anak yang menarik. (Awp)

Dharma Wanita Persatuan UP SMP Negeri 9 Kota Surakarta Membuat Boneka dari Kaus Kaki Bekas Read More »

Semangat Kartini Membara di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

Momen setiap tanggal 21 April diperingati sebagai Hari Kartini karena pada tanggal tersebut Raden Ajeng Kartini lahir tepatnya pada tanggal 21 April 2025. Sosok perempuan yang memiliki semangat mempelopori kesetaraan antara wanita dan laki-laki memiliki kedudukan sama. R. A. Kartini memiliki semangat yang tinggi terutama untuk memajukan perempuan pribumi dengan semangat tersebut munculah semboyan “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Makna dari semboyan tersebut adalah setelah kesulitan, selalu ada harapan yang terbit membawa terang bagi masa depan perempuan. Semangat R. A. Kartrini sebagai contoh terhadap generasi muda saat ini supaya mampu meraih cita-cita setinggi mungkin. Bersamaan dengan memperingati Hari Kartini pada tanggal 21 April 2025 SMPN 9 Kota Surakarta sedang melaksanakan kegiatan Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap kelas 7, 8, dan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) kelas IX. Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. (Bu Iffah) selaku kepala SMPN 9 Kota Surakarta mengajak seluruh warga sekolah dari peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan untuk dapat mengenakan pakaian adat daerah. Seluruh warga sekolah menyambut baik kegaiatan tersebut. Dapat terlihat dari pakaian adat yang dipakai beraneka ragam corak model. Hal tersebut dilakukan sebagai wujud mengenang jasa beliau yang luar biasa. Murid perempuan maupun laki-laki berantusias mengenakan baju adat. Kegiatan Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) Genap kelas VII, VIII, dan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) kelas IX dilaksanakan pada tanggal 14 s.d. 22 April 2025. Seluruh murid, guru, dan tenaga kependidikan SMPN 9 Kota Surakarta tetap menjalankan aktivitas sesuai tugasnya. (KK)

Semangat Kartini Membara di SMP Negeri 9 Kota Surakarta Read More »

Scroll to Top