Pelantikan 54 Duta Anti Korupsi SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Bentuk Komitmen Menjaga Integritas
SMP Negeri 9 Kota Surakarta melantik 54 Duta Anti Korupsi yang terdiri dari kelas VII, VIII dan IX saat apel pagi pada Senin, (10/8/2026) di halaman sekolah. Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. di hadapan seluruh guru, karyawan dan murid-murid. Kegiatan ini lakukan sebagai bentuk komitmen Spelanska untuk menjaga integritas dan lingkungan sekolah dari praktik korupsi. Setiap kelas memiliki dua murid (1 putra dan 1 putri) sebagai duta anti korupsi. Barisan calon duta memasuki lapangan dan berdiri siap di hadapan kepala sekolah. Sebelum dilantik, mereka ditanyai tentang kesiapan mereka sebagai duta anti korupsi. Mereka kemudian diminta untuk mengucapkan ikrar duta anti korupsi yang dipandu oleh kepala sekolah. Inti dari ikrar tersebut adalah komitemen mereka untuk ikut menjaga sekolah dari praktik korupsi, menjadi teladan bagi teman-teman untuk tidak melakukan korupsi dalam bentuk apapun dan menanamkan 9 nilai integritas yang disingkat menjadi “Jumat Bersepeda Kakak” : Jujur Mandiri Tanggung Jawab Berani Sederhana Peduli Disiplin Adil Kerja Keras”. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya lantik 54 murid sebagai Duta Anti Korupsi SMP Negeri 9 Kota Surakarta,” ucap kepala sekolah. Setiap duta diberikan badge bertulisan “Duta Anti Korupsi” yang dipasangkan di lengan kiri sebagai penanda bahwa mereka adalah garda-garda terdepan dalam penanaman 9 nilai integritas di sekolah. Dalam sambutannya, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa praktik korupsi tidak hanya perihal uang saja, namun dapat bermula dari hal-hal kecil. “Kita sudah membuat kesepakatan ya, bahwa setiap hari harus sudah tiba di sekolah maksimal pukul 6.45 pagi. Jadi apabila ada dari kita yang hadir melebihi waktu tersebut berarti belum mencerminkan kedisiplinan yang menjadi satu dari 9 nilai integritas.” Dirinya juga menambahkan jika para orang dewasa, dalam hal ini para guru juga tidak lepas dari korupsi waktu ketika terlambat datang ke kelas. “Oleh karena itu, yuk kita sama-sama berkomitmen untuk menjaga sekolah kita dari segala bentuk praktik korupsi. Tunjukkan bahwa Spelanska adalah sekolah yang berintegritas, baik dari warga dan budayanya.” Selain dilantiknya duta anti korupsi sekolah, SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan kokurikuler untuk sebagai upaya menumbuhkan perilaku positif sebagaimana tercantum dalam 9 nilai integritas. Kegiatan tersebut meliputi lomba yel-yel dan poster anti korupsi. (Awp)

