SMPN 9 Kota Surakarta menggelar kegiatan Sosialisasi Program Sekolah yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu, 4 dan 5 Agustus 2026, bertempat di Aula SMPN 9 Kota Surakarta. Khusus pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, kegiatan difokuskan bagi seluruh orang tua atau wali murid kelas VIII dan IX guna menyelaraskan visi pendidikan di tahun ajaran baru. Untuk menjaga kelancaran acara, sosialisasi dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama untuk kelas VIII yang berlangsung pukul 08.00 s.d. 11.00 WIB, serta sesi kedua untuk kelas IX yang dilaksanakan pada pukul 12.30 s.d. 14.00 WIB dengan tingkat kehadiran yang sangat antusias.

Suasana khidmat menyelimuti awal acara saat seluruh peserta berdiri bersama untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Memasuki agenda utama, Kepala SMPN 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. (Bu Iffah), menyampaikan sambutan hangat sekaligus mengapresiasi prestasi dan kenaikan kelas para siswa ke jenjang yang lebih tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Bu Iffah juga memperkenalkan jajaran wakil kepala sekolah, staf, para wali kelas, hingga guru Bimbingan Konseling (BK) yang akan mendampingi proses belajar peserta didik selama tahun ajaran berjalan. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pemaparan materi program sekolah yang diawali oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rizka Rahma Pradana, S.Pd., M.Pd. (Pak Kaka), mengenai rancangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara komprehensif selama dua semester ke depan.

Selanjutnya, pemaparan mendalam mengenai program kegiatan siswa dan pengembangan karakter disampaikan oleh Drs. Gunawan, sehingga para orang tua mendapatkan gambaran yang utuh terkait arah pembinaan akademik maupun non-akademik putra-putri mereka.


Pada sesi akhir, Bapak Aris selaku perwakilan Komite Sekolah memberikan tanggapan positif sekaligus menyatakan komitmen untuk terus bersinergi mendukung kelancaran seluruh agenda sekolah. Setelah kegiatan sosialisasi bersama di aula usai, acara dilanjutkan dengan sesi koordinasi langsung antara wali kelas dan pembina pendamping kelas (bindikel) bersama para orang tua murid di kelas masing-masing. Melalui koordinasi terpadu ini, hubungan kolaboratif antara pihak sekolah dan orang tua diharapkan semakin solid dalam mengawal keberhasilan belajar siswa. (Kk)
