SMP Negeri 9 Kota Surakarta menerima kunjungan istimewa dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta dalam rangka pelaksanaan program Gerakan Cinta Sejarah Masuk Sekolah (GEMAS). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya untuk mengenalkan, memahami, melestarikan, serta menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Kota Surakarta. Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, program ini diharapkan dapat menjadi benteng bagi generasi muda agar mampu memilah informasi yang benar serta terhindar dari maraknya berita hoaks.


Acara bernuansa edukatif dan budaya ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, S.E., M.M., serta Dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS), Insiwi Febriary Setiasih, S.S., M.A., yang bertindak sebagai narasumber. Kehadiran para tamu undangan disambut dengan hangat oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., beserta seluruh civitas akademika sekolah. Suasana acara semakin semarak dengan penampilan pembuka berupa pertunjukan kolaborasi Tari Angguk dan Tari Kipas yang dibawakan secara memukau oleh murid-murid ekstrakurikuler tari SMP Negeri 9 Kota Surakarta pada awal sesi talkshow.


Dalam sambutannya, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa melalui kegiatan GEMAS ini sekolah semakin berkomitmen untuk nguri-nguri budaya Jawa sebagai bukti nyata bahwa generasi muda tidak melupakan sejarah, dengan harapan seluruh siswa dapat semakin mencintai budayanya sendiri. Sejalan dengan hal tersebut, Maretha Dinar Cahyono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa GEMAS merupakan salah satu program unggulan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta untuk mengenalkan sejarah, keindahan, serta kekayaan situs bersejarah dan rekam cerita Kota Surakarta yang luar biasa.



Pada sesi materi utama, Insiwi Febriary Setiasih, S.S., M.A., membawakan topik bertajuk “Solo Spirit of Java” yang mencakup pembahasan mengenai bahasa, artefak, dan seni. Beliau mengajak seluruh siswa untuk bangga menjadi warga Kota Surakarta yang memiliki beragam kebudayaan unik yang menyatu secara harmonis dalam lingkungan tradisional Jawa.


Melalui pelaksanaan program GEMAS ini, murid-murid SMP Negeri 9 Kota Surakarta diharapkan dapat menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah dan budaya lokal di tengah gempuran digitalisasi. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kepedulian sejak dini dalam melestarikan cagar budaya, serta membentuk karakter siswa yang kuat dan berintegritas berdasarkan nilai-nilai luhur warisan bangsa. (HN)
