SMP Negeri 9 Kota Surakarta Gelar Workshop Guru dan Tendik- Belajar Deep Learning Bersama

SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar workshop peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan pada Senin-Jumat (21-25/7/2025). Kegiatan workshop diikuti oleh guru dan staf tata usaha yang bertempat di aula SMP Negeri 9 Kota Surakarta.

Narasumber sekaligus Pengawas SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Novi Andari Yasminingsih, S.Pd., M.Si bersama para guru dan tendik dalam Workshop Deep Learning, Selasa (22/7/2025).

Dalam prakatanya, Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan laporan tentang pelaksanaan kegiatan workshop selama 5 hari dengan agenda Senin, Selasa, dan Jumat dilaksanakan secara luring dan klasikal di aula. Sedangkan hari Rabu dan dan Kamis dilaksanakan oleh masing-masing kombel (komunitas belajar) untuk mendiskusikan modul ajar. Beliau juga melaporkan jumlah peserta workshop sebanyak 56 guru dan tenaga kependidikan.

Kepala sekolah menyampaikan prakata.

Workshop secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta, Ibu Dian Rineta, S.T., M.Si. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya perubahan paradigma baru bagi guru. Beliau juga menginformasikan program Dinas Pendidikan Kota Surakarta yakni digitalisasi pendidikan tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta membuka kegiatan workshop.

Rangkaian workshop dirancang dengan materi yang relevan dan sistematis. Sebagai narasumber workshop Ibu Novi Andari Yasminingsih, S.Pd., M.Si. yang merupakan Pengawas SMP Kota Surakarta. Beliau mengawali materi di hari pertama  dengan  ice breaking dengan harapan mengajak peserta workshop berpikir tentang pembelajaran mendalam yang bukan hanya sekedar hafalan. Beliau memaparkan materi tentang pengertian pembelajaran mendalam, pilar pendidikan, prinsip pembelajaran mendalam, model pembelajaran, dan metode pembelajaran.

Novi Andari Yasminingsih, S.Pd., M.Si. selaku narasumber menyampaikan materi workshop tentang Deep Learning.

Kegiatan workshop hari kedua (22 Juli 2025) guru dibekali pembuatan modul ajar dengan bantuan/aplikasi kecerdasan buatan (AI) sehingga dapat merancang pembelajaran yang interaktif. Beberapa aplikasi yang diperkenalkan antara lain: perplexity, grok, gamma, dan gemini. Melalui aplikasi tersebut guru dapat membedakan keunggulan dan kelemahan aplikasi yang satu dengan yang lainnya sehingga dapat menggunakan aplikasi tersebut sesuai peruntukannya.

Kepala sekolah memberikan motivasi dan menyemangati peserta workshop.
Ice breaking pembuka materi kegiatan workshop.
Kombel IPS merancang modul ajar.
Kombel Penjasorkes merancang modul ajar.

Kegiatan workshop hari ketiga (23 Juli 2025) masing-masing guru di kombelnya berdiskusi untuk membuat satu modul ajar. Modul ajar ini nanti yang akan dipresentasikan di hari Jumat.

Kombel Pendidikan Pancasila merancang modul ajar.
Kombel Seni Budaya dan Bahasa Jawa merancang modul ajar.
Kombel IPA merancang modul ajar.

Kegiatan workshop hari keempat (24 Juli 2025) masing-masing guru mengerjakan modul ajarnya masing-masing sesuai kelas secara mandiri dengan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh selama workshop. Hal ini dilaksanakan dengan harapan ketika Senin sudah mengajar dengan jam KBM penuh, guru sudah siap dengan perencanaannya.

Kombel Bahasa Indonesia merancang modul ajar.
Kombel Bahasa Inggris merancang modul ajar.

Kegiatan workshop hari kelima (25 Juli 2025) dengan agenda presentasi. Perwakilan masing-masing kombel memaparkan hasil kerja kelompoknya dan ditanggapi oleh kombel yang lain. Dengan adanya tanggapan dari kombel lain harapannya modul ajar yang dibuat mendapat saran masukan. Setelah presentasi, kegiatan workshop ditutup oleh kepala sekolah.

Kepala sekolah memberikan semangat untuk peserta workshop.
Kombel BK mempresentasikan modul ajar/RPL yang telah dibuat.
Kombel Matematika mempresentasikan modul ajar yang telah dibuat.
Kombel Agama menanggapi saran/masukan kombel Bahasa Indonesia.

Diharapkan workshop peningkatan kompetensi ini dapat meningkatkan mutu pembelajaran di SMP 9 Kota Surakarta serta menghasilkan guru dan tenaga kependidikan yang adaptif dan inovatif.(Ldw)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top