SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengirimkan 2 tim pramuka pada ajang Lomba Kepanduan tingkat Kota Surakarta. Tim 1 terdiri dari Samgar, Tirta, Arham, Jocelyn, Uniq, dan Balqis. Tim 2 terdiri dari Erlangga, Krisna, Azka, Raysera, Revi, dan Mahes. Kegiatan Jelajah Kepanduan Surakarta resmi digelar selama tiga hari yakni mulai tanggal 2 Oktober hingga 4 Oktober 2026. Empat puluh empat tim dari berbagai SMP, baik negeri maupun swasta mengikuti kegiatan yang memadukan wisata edukasi, pembelajaran sejarah dan budaya, serta pembentukan karakter kepanduan.

Kegiatan diawali dengan daftar ulang peserta di Monumen 45 Banjarsari, dilanjutkan upacara pembukaan dan kegiatan semaphore. Setelah itu, peserta mengunjungi RRI Surakarta, Masjid Al-Wustho, Museum Radya Pustaka, dan Museum Keris, lengkap dengan pemberian materi di setiap lokasi. Sore harinya, peserta menuju Lapangan Penumping untuk mendirikan tenda dan mengikuti Lomba Pionering berupa pembuatan tiang bendera, lalu malam hari diisi dengan pemberian materi sebelum beristirahat.


Sabtu, 3 Oktober 2026 peserta memulai hari dengan ibadah dan olahraga, kemudian melanjutkan penjelajahan ke Balai Kota Surakarta untuk mengikuti kegiatan dinamika kelompok. Perjalanan berlanjut ke Vihara Dhamma Sundara Pucangsawit untuk menerima materi, lalu menuju Bumi Perkemahan Jurug. Di sana peserta beristirahat, beribadah, dan makan, kemudian mengikuti Lomba Ranking 1, Hasta Karya, serta pengumpulan vlog.

Minggu, 4 Oktober 2026 dilaksanakan upacara penutupan Jelajah Kepanduan Kota Surakarta. Dalam sambutanya Dwi Ariyatno, S.S.TP., M.AP. selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta menyampaikan pesan bahwa semua peserta adalah pemenang dan semua mendapatkan pengalaman berharga dan bermakna. Beliau juga menambahkan, mungkin semua lelah secara fisik namun tiap lembar pengalaman adalah harta karun yang kalian kenang saat dewasa nanti.

Di tengah ketatnya persaingan, Tim 1 SMP Negeri 9 Kota Surakarta tampil membanggakan. Dengan penuh antusias dan semangat kebersamaan, tim ini berhasil meraih Juara Umum 2 berkat perolehan medali emas pada cabang lomba jelajah dan medali perak pada cabang lomba vlog. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi seluruh murid SMPN 9 Kota Surakarta untuk terus berprestasi, menumbuhkan rasa cinta terhadap sejarah dan budaya Kota Surakarta, serta menjadi generasi pandu yang tangguh dan berkarakter. (LDW)


