Mengukir Prestasi di FLS3N Tingkat Kota, SMP Negeri 9 Kota Surakarta Sabet 3 Gelar Juara

SMP Negeri 9 Kota Surakarta berhasil membawa pulang tiga gelar juara dalam ajang bergengsi tahunan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Kota Surakarta yang bertempat di SMP Negeri 1 Kota Surakarta pada Rabu (13/5/2026). Kontingen Spelanska mengirimkan perwakilan dalam lima mata lomba yaitu Lomba Tari Kreasi, Lomba Kreativitas Musik Tradisi, Lomba Mendongeng, Lomba Menyanyi Solo dan Lomba Ilustrasi. Ada tiga gelar juara yang berhasil diraih di antaranya Juara 1 Lomba Tari Kreasi, Juara 1 Lomba Menyanyi Solo, dan Juara 2 Lomba Mendongeng. Lomba Tari Kreasi ditampilkan oleh lima murid putri yaitu Cinta Kamiilah Maheswari (VIII A), Uniq Kusuma Nasthiti (VIII B), Kinanti Larasati (VIII H), Earlene Lavina Nugroho (VII C), dan Nadiva Adenaya Purwadinata (VII I) dan di bawah bimbingan guru Seni Budaya, Rumiyati, S.Sn. Tarian yang bertajuk “Gema Sakati” yang menceritakan tentang ritual Sekaten yang mengguncang relung jiwa. Properti yang digunakan seperti janur menggambarkan doa-doa yang diucapkan dan gerak penari yang memantulkan gema gamelan yang menggetarkan bumi dan langit. Tarian tradisi yang suci ini bak lautan cahaya yang menghidupkan kembali kebesaran budaya Jawa. Lomba Kreativitas Musik Tradisi menampilkan Valen Putra P (VIII B), Gideon Ivander Bayu J (VIII B), Bagus Hidayatullah (VIII A), Inggrid Maida L (VII G), dan Rektyan Syalindri P (VII H) yang menyuguhkan kepiawaian mereka dalam memainkan musik tradisional dan menyanyi. Pertunjukan dengan judul “Sekedah Bumi” dengan pembimbing Anastasi Ratna F., S.Pd. ini menceritakan tentang panen raya di mana para petani bersuka cita karena musim panen tiba. Mereka mengucap syukur dengan menari dan membawa gunungan hasil panen. Lomba Mendongeng diwakili oleh Sakti Kayana (VII D) yang membawakan cerita dengan tema “Menjaga Alam, Menjaga Kehidupan” dengan judul “Jangan Pergi Temanku” dengan ekspresif dan penuh semangat. Cerita tersebut mengisahkan kerusakan lingkungan yang membuat burung-burung pergi dan tanaman diserang hama. Pesan dari dongeng tersebut adalah untuk menjaga lingkungan  dan tidak memburu burung-burung di alam. Properti seperti origami burung digunakan untuk membuat penampilannya semakin unik dan menarik bukti latihan tekun bersama guru pembimbing, Teguh Widada, S.Pd. Lomba Menyanyi Solo diwakili oleh Rachelle Kathleen Raharjo (VIII D) di bawah asuhan Muh. Sigit W., S.Pd. yang membawakan lagu Tiba-Tiba Cinta Datang (Maudy Ayunda). Kathleen menyanyikan lagu tersebut dengan penampilan yang begitu menjiwai dengan kemampuan teknik vokal yang mumpuni. Lomba Ilustrasi adalah lomba yang baru diikuti tahun ini oleh Spelanska. Di bawah bimbingan Dwi Sulistyo, S. Sn., perwakilan Spelanska atas nama Freya Nafeeza Asfa P (VII F)  menunjukkan keahliannya membuat ilustrasi digital dengan tema “Teknologi dan Tradisi: Masa Depan Budaya Kita”. Warga sekolah menyambut bahagia kabar kemenangan yang diraih oleh putra-putri SMP Negeri 9 Kota Surakarta. “Tadi sudah mendapat doa dari Ibu Astrid, Wakil Wali Kota Surakarta. Kemarin kan sudah menang di lomba sebelumnya,” ungkap kepala sekolah, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Pencapaian ini tentu tidak lepas dari kerja keras, disiplin dan semangat para peserta, pembimbing dan seluruh tim kreatif. Tidak hanya itu, kerja sama dan komunikasi yang baik antara pihak sekolah dan orang tua semakin menguatkan persiapan kontingen Sekar Jagad saat unjuk tampil di gelaran FLS3N tahun ini. Bagi peraih juara 1, perjalanan mereka untuk berkompetisi akan berlanjut di FLS3N Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Harapannya dengan raihan ini, mereka dapat memberikan inspirasi bagi teman-teman yang lain untuk terus semangat berproses dan berprestasi. (Awp)

Mengukir Prestasi di FLS3N Tingkat Kota, SMP Negeri 9 Kota Surakarta Sabet 3 Gelar Juara Read More »