Praktik Baik Koding dan Kecerdasan Artifisial

Selasa, (11/11/2025) seluruh guru dengan didampingi Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. mengikuti kegiatan Berbagi Praktik Baik Koding dan Kecerdsasan Artifisial SMP Negeri 9 Kota Surakarta bertempat di aula sekolah. Pertemuan kali ini Johan Pratama, S.Pd. berkesempatan membagikan praktik baik berdasar hasil diklat yang telah usai diikuti.

Praktik baik diawali penyampaian beberapa info sekolah oleh Siti Latifah selaku Kepala Sekolah yang dilanjutkan oleh Rizka Rahma Pradana, S.Pd. selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum memberikan pengantar Berbagi Praktik Baik yang akan dipaparkan.

Pengantar praktik baik oleh kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum

Paparan dimulai Johan Pratama, S.Pd. dengan menyampaikan  garis besar 3 skenario menerapkan Koding dan Kecerdasan Artifisial yang dapat diterapkan di dalam Informatika yaitu dimasukkan ke dalam mata pelajaran Informatika, menjadi mata pelajaran pilihan dengan waktu maksimal 2 jam pelajaran, yang terakhir menjadi bagian dari kokurikuler atau ekstrakurikuler dengan tujuan utama yang hendak dicapai agar peserta didik memiliki pola pikir kritis dan kreatif untuk menghasilkan karya teknologi inovatif yang berguna di masa kini dan mendatang.

Paparan tentang koding dan kecerdasan artifisial oleh Johan Pratama, S.Pd.

Paparan kemudian dilanjutkan oleh Johan dengan memaparkan 4 tahapan berpikir komputasional dan penerapan koding yang dapat dilaksanakan secara unplugged (tanpa menggunakan gawai atau komputer) dan plugged (menggunakan gawai atau komputer). Seluruh guru pada tahap ini diajak untuk mencoba melakukan koding secara unplugged dari twinkl.com dan secara plugged dari blockly.games yang diikuti secara antusias.

 

Praktik melakukan koding secara plugged oleh guru bahasa Inggris Anggraini Wulan Prasasti, S.Pd.

Johan melanjutkan paparan selanjutnya dengan membahas tentang Kecerdasan Artifisial mulai dari pemanfaatan, cara belajar dan bekerja mesin dan menganalisa konten. Selain hal diatas juga dijelaskan cara membuat masukan (prompt) yang baik agar hasil keluaran sesuai harapan dengan akronim CREATE STAR yang merupakan kepanjangan dari create, request, example, adjustment, type of output, extras, situation, task, action dan result. Paparan berikutnya diberikan contoh penggunaan kecerdasan artifisial untuk membuat konten berbasis teks, foto, video dan audio dengan satu tema yang sama.

Pada paparan terakhir Johan menjelaskan pedagogi untuk menerapkan Koding dan Kecerdasan Artifisial. Secara singkat dibahas tentang Pembelajaran Abad 21 yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi dengan kerangka TPACK. Pembelajaran Mendalam yang menekankan prinsip berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful) dan menggembirakan (joyful) lalu tentang pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial yang dapat diterapkan lintas mata pelajaran.

Sebagai penutup kegiatan Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah memberikan penguatan praktik baik yang sudah dipaparkan dengan pesan bahwa teknologi tidak akan dapat menggantikan manusia, namun manusia bertanggung jawab meningkatkan kapasitas semaksimal mungkin. Disampaikan pula bahwa SMP Negeri 9 Kota Surakarta akan melanjutkan praktik baik yang sudah terlaksana dengan kegiatan lain secara berkesinambungan untuk meningkatkan kualitas sumber daya yang ada.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top