Seluruh guru didampingi Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. mengikuti kegiatan rutin Kombel (Komunitas Belajar) SekarJagad Belajar SMP Negeri 9 Kota Surakarta di aula sekolah pada Kamis, (17/4/2025). Setelah para guru IPS melakukan berbagi praktik baik pada pertemuan sebelumnya, kini giliran para guru dari mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan) yang terdiri dari Drs. Gunawan, Basuki Tri Hartoto, S.Pd. dan Bukhori Romadhon, S.Pd, untuk membagikan pengalaman dalam pembelajaran olahraga.

Materi praktik baik dipaparkan oleh Bukhori Romadhon, S.Pd. dengan judul MENCEKAM (Mendidik Cekatan Aktif Mandiri). Berdasarkan pengalamannya, kendala yang sering dihadapi dalam pembelajaran olahraga adalah keterbatasan lapangan yang harus dibagi untuk beberapa kelas yang memiliki jadwal bersamaan. Meskipun begitu, dirinya berusaha melakukan kegiatan pembelajaran agar peserta didik tetap aktif dan bersemangat, yaitu dengan mengkombinasikan kemampuan audio, visual dan kinestetik dalam pembelajaran. Sebelum praktik dimulai, dirinya juga menyampaikan teori yang biasanya berisi teknik atau sejarah dari olahraga yang akan dipraktikkan. Selain untuk mengasah kemampuan literasi, pemahaman teori akan bermanfaat agar peserta didik benar-benar memahami teknik dan terhindar dari cedera. Dalam praktik pemanasan, Bukhori juga memasukkan unsur numerasi saat berhitung. Melalui kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, peserta didik dapat tetap bersemangat dan aktif dalam berolahraga.



“Semua pelajaran memiliki tantangan dan kendala, tinggal bagaimana kita untuk tetap kreatif agar pembelajaran berjalan menyenangkan,” tambah Drs. Gunawan. Selain keterbatasan sarana dan prasarana, usia yang tak lagi muda juga tidak menjadi halangan untuk para guru olahraga untuk tetap bersemangat mengajar. “Oleh karena itu, olahraga dan pola hidup sehat harus dibiasakan dan penting untuk terus dilakukan,” jelas Basuki Tri Hartoto, S.Pd.

Pada sesi terakhir, kepala sekolah menyampaikan apresiasi pada kombel PJOK yang sudah membagikan praktik baik dengan luar biasa. “Kita jangan berfokus pada keterbatasan sarana dan prasarana, karena jika gurunya kreatif seperti para guru olahraga di sini, maka kita akan dapat mendidik dan menghasilkan peserta didik yang cekatan, aktif dan mandiri, sebagaimana tertulis dalam judul praktik baik ini,” ungkap Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. Dirinya juga berharap apa yang telah disampaikan dalam kegiatan kombel hari itu dapat menjadi inspirasi para guru mata pelajaran lain. (Awp)


