admin

OSIS SMP Negeri 9 Surakarta Adakan Baksos untuk Warga Terdampak COVID-19

Bakti sosial OSIS SMP Negeri 9 Surakarta untuk warga terdampak COVID-19, Selasa (28/4/2020) Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 9 Surakarta melakukan bakti sosial pembagian sembako pada warga yang terdampak COVID-19 pada Selasa (28/4/2020). Kegiatan tersebut diselenggarakan atas inisiatif para siswa yang ingin membantu warga di tengah pandemi virus corona di Surakarta. Sumber dana dari kegiatan sosial tersebut berasal dari donasi sukarela para siswa dan guru. Sembako yang dibagikan kepada warga terdiri dari beras, gula, dan mi instan. Bakti sosial OSIS SMP Negeri 9 Surakarta untuk warga terdampak COVID-19, Selasa (28/4/2020) Kegiatan penyediaan dan pembagian sembako tidak dilakukan secara langsung oleh siswa, melainkan dengan bantuan guru dan wali murid yang tergabung dalam Keluarga BINDIKEL (Pembinaan Pendidikan Keluarga) SMP Negeri 9 Surakarta. Paket sembako dibagikan kepada warga sekitar Spelanska yang membutuhkan. Melalui kegiatan sosial ini, keluarga besar SMP Negeri 9 Surakarta berharap bisa membantu warga terdampak COVID-19 yang mengalami kesulitan ekonomi. Selain itu, Kepala Sekolah juga menyampaikan bahwa sekolah harus berusaha memfasilitasi usulan positif dari para siswa. Bakti sosial OSIS SMP Negeri 9 Surakarta untuk warga terdampak COVID-19, Selasa (28/4/2020) Bakti sosial OSIS SMP Negeri 9 Surakarta untuk warga terdampak COVID-19, Selasa (28/4/2020) “Kami, pihak sekolah, harus memfasilitasi kegiatan positif yang diusulkan oleh anak-anak. Namun, karena mereka tidak diperbolehkan keluar rumah, kami meminta bantuan orang tua sebagai perwakilan,” ungkap Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. Sejak ditetapkannya status KLB (Kejadian Luar Biasa) oleh Pemerintah Surakarta pada Jumat (13/3/2020), seluruh kegiatan belajar mengajar di sekolah di Surakarta telah dihentikan dan diganti dengan pembelajaran daring. Pemerintah Kota Surakarta telah mengeluarkan surat edaran bahwa kegiatan bekerja dan belajar dari rumah diperpanjang hingga 29 Mei 2020. (Awp)

OSIS SMP Negeri 9 Surakarta Adakan Baksos untuk Warga Terdampak COVID-19 Read More »

Cegah Virus Corona, Pemkot Surakarta Adakan Penyemprotan Disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta

Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020) SMP Negeri 9 Surakarta mengikuti agenda penyemprotan disinfektan oleh Pemerintah Kota Surakarta pada Sabtu, (21/3/2020) pagi. Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas status KLB (Kejadian Luar Biasa) mengenai kasus virus corona atau COVID-19 yang ditemukan di Surakarta. Status KLB sendiri telah diumumkan oleh Walikota Surakarta, F.X. Hadi Rudyatmo pada Jumat, (13/3/2020) malam. Akibatnya, kegiatan pembelajaran di semua sekolah diubah menjadi sistem pembelajaran daring dari rumah. Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020) Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020) Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020) Pemerintah Kota Surakarta mengadakan kegiatan penyemprotan disinfektan di berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah-sekolah di Surakarta. Kegiatan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta meliputi semua ruang kelas, ruang Kepala Sekolah dan guru, perpusatakaan, UKS, tempat ibadah dan fasilitas-fasilitas sekolah lainnya. Sebelum dilaksanakan kegiatan tersebut, para guru dan karyawan Spelanska telah bersama-sama membersihkan sekolah. Penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta oleh Pemerintah Kota Surakarta, Sabtu (21/3/2020) SMP Negeri 9 Surakarta sebelumnya juga telah mengadakan beberapa kegiatan preventif untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. Spelanska telah melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri dan mengadakan Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19 bekerjasama dengan PMI Kota Surakarta, Rabu (18/3/2020). Kegiatan yang diikuti oleh Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, semua guru dan karyawan sekolah ini dilakukan sebagai satu cara mengedukasi warga sekolah akan bahaya dan bagaimana penanganan virus corona. (Awp)

Cegah Virus Corona, Pemkot Surakarta Adakan Penyemprotan Disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta Read More »

SMP Negeri 9 Surakarta Lakukan Aksi Preventif Cegah Penyebaran Virus Corona

Aksi-aksi preventif SMP Negeri 9 Surakarta mencegah virus corona atau COVID-19  SMP Negeri 9 Surakarta sigap melakukan aksi preventif untuk mencegah penyebaran virus corona di lingkungan sekolah. Pada hari Rabu, (18/3/2020), Spelanska berkerja sama dengan PMI Kota Surakarta mengadakan Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19. Kegiatan yang diikuti oleh Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, semua guru dan karyawan sekolah ini dilakukan sebagai satu cara mengedukasi warga sekolah akan bahaya dan bagaimana penanganan virus corona. Sosialisasi yang disampaikan oleh dr. Arina Hidayati dari PMI Kota Surakarta berfokus pada penyebaran, penularan, pencegahan dan penanganan virus corona. Dirinya menekankan bahwa cara yang paling sederhana dan efektif untuk membasmi virus corona adalah dengan mencuci tangan dengan sabun atau zat pelarut lemak lainnya. Selain itu, penggunaan handsanitizer sebelum dan sesudah beraktivitas juga bisa menjadi langkah preventif lainnya. Agar terhindar  dari virus corona, usaha lain yang bisa dilakukan adalah meningkatkan imunitas tubuh dengan berolahraga, istirahat cukup, mengkonsumsi makanan sehat dan multivitamin jika perlu. Dalam sosialisasi tersebut, para guru dan karyawan SMP Negeri 9 Surakarta aktif bertanya dan menggali informasi lebih jauh tentang COVID-19. Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19di SMP Negeri 9 Surakarta, Rabu (18/3/2020) Pelatihan Praktis Manajemen Penanganan Wabah Virus COVID-19di SMP Negeri 9 Surakarta, Rabu (18/3/2020) Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap bahwa para warga sekolah tidak panik dalam menghadapi endemi ini. Sebaliknya, mereka diharapkan terus mengedukasi diri tentang COVID-19 dan terus menjalani pola hidup bersih dan sehat agar terhindar dari penyakit, terutama virus corona. “Semoga melalui kegiatan ini, para warga sekolah tidak semakin panik, tetapi menjadi semakin paham mengenai virus corona dan bagaimana cara kita mencegah, menangani. Sehingga sebagai guru dan tenaga pendidik, kami bisa menyampaikan informasi tersebut ke anak-anak agar mereka juga teredukasi dan tetap waspada,” jelas Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. Pembersihan dan penyemprotan disinfektan di SMP Negeri 9 Surakarta, Senin (16/3/2020) Sebelumnya pada Senin (16/3/2020), SMP Negeri 9 Surakarta juga telah melakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan di seluruh bagian sekolah. Pembersihan gagang pintu, meja dan peralatan yang digunakan secara bersama-sama. Langkah ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mensterilkan lingkungan sekolah. Selanjutnya, SMP Negeri 9 Surakarta juga akan menjalani penyemprotan disinfektan yang dilakukan Pemerintah Kota Surakarta. (Awp)

SMP Negeri 9 Surakarta Lakukan Aksi Preventif Cegah Penyebaran Virus Corona Read More »

Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta Kreasikan Tanaman Kokedama

Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta membuat tanaman kokedama Pada Jumat (6/3/2020), Dharma Wanita Unsur Pelaksana SMP Negeri 9 Surakarta yang diketuai oleh Dra. Titik Tidharwati mengadakan pertemuan rutin yang bertempat di ruang multimedia. Para anggota Dharma Wanita tidak hanya menyelenggarakan pertemuan rutin, tetapi juga mengadakan pelatihan teknik menanam kokedame. Sebanyak 45 ibu-ibu Dharma Wanita mengikuti kegiatan ini dengan serius dan penuh tanggung jawab. Sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, SMP Negeri 9 Surakarta terus berusaha mengkampanyekan berbagai kegiatan ramah lingkungan. Pun pada kesempatan tersebut, para peserta Dharma Wanita ikut memberikan kontribusi dalam bentuk membuat kreasi tanaman kokedama atau tanaman. Kokedama adalah cara menanam modern yang berasal dari Jepang yang bernama gaya tanam kusamono. Kokedama sendiri berarti bola tanah yang diselimuti lumut, tempat tanaman hias tumbuh. Satu di antara anggota Dharma Wanita dari SMP Negeri 9 Surakarta membagikan tutorial bagaimana cara membuat kokedama di depan para anggota lainnya. Meski bahan asli pembuatan kokedama adalah lumut kering, pada pelatihan ini bahan yang digunakan sebagai media tanam adalah serabut kelapa kering. Bahan lain yang digunakan adalah tanaman begonia, tali dan benang. Selain begonia, tanaman-tanaman lain seperti cabai, sukulen, bonsai juga bisa digunakan untuk pembuatan kokedama. Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta membuat tanaman kokedama Serabut kelapa kering digunakan sebagai pengganti pot untuk membungkus tanah yang berisi tanaman. Tanaman dibungkus berbentuk lingkaran. Setelah itu, tali dan benang diikatkan dari atas ke bawah, kiri ke kanan yang akhirnya mengelilingi bagian luar serabut kelapa tersebut sehingga tanaman dapat terikat kuat dan rapi. Tanaman ini bisa digantung sebagai tanaman hias atau untuk mempercantik ruangan. Melalui kegiatan ini pihak sekolah berharap agar anggota dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan ramah lingkungan. “Semoga anggota Dharma Wanita Unit Pelaksana SMP N 9 dapat ikut berperan dalam kegiatan ramah lingkungan di area rumah dengan mengurangi penggunaan pot plastik,” ungkap Kepala Sekolah sekaligus Pembina Dharma Wanita SMP N 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd. Kepala Sekolah juga mengajak para anggota untuk aktif bersama melakukan hal-hal kecil demi mendapatkan manfaat besar dari keluarga dengan peduli lingkungan. (Awp)

Dharma Wanita SMP Negeri 9 Surakarta Kreasikan Tanaman Kokedama Read More »

SMP Negeri 9 Surakarta Ikuti Bimtek dan Workshop Go Green School 2019

SMP Negeri 9 Surakarta mengikuti Bimtek dan Workshop Go Green School 2019  SMP Negeri 9 Surakarta baru saja mengikuti Pelatihan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Workshop Go Green School  2019. Kegiatan tersebut diselenggarakan pada hari Rabu-Kamis, 11-12 Desember 2019 di Fave Hotel Manahan, Solo. Kepala SMP Negeri 9 Surakarta, Diah Pitaloka Handriani, S.Pd., M.Pd., didampingi dua guru menjadi perwakilan sekolah di agenda tersebut. Keikutsertaan Spelanska dalam kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen sekolah dalam aksi konsisten menjaga lingkungan sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Kegiatan Bimtek yang bertajuk “Sukses Adiwiyata” ini, peserta mendapatkan informasi mengenai sinkronisasi program lingkungan sekolah dan kebijakan/aturan terbaru adiwiyata, meliputi kajian lingkungan, rencana aksi lingungan, monitoring dan evaluasi. Mereka juga diminta untuk menyajikan data kegiatan sekolah sesuai dengan hasil capian efisiensi penggunaan energi listrik. Peserta dilibatkan aktif dalam berbagai aktivitas di dalamnya seperti diskusi, simulasi dan sistem respon peserta. SMP Negeri 9 Surakarta mengikuti Bimtek dan Workshop Go Green School 2019  Sedangkan, dalam kegiatan workshop, penyelenggara mengadakan diskusi mengenai strategi untuk meningkatkan pengelolaan sampah di sekolah secara efektif dan mudah dengan berbagai inovasi seperti bank sampah online terpadu. Selain mendapatkan akun bank sampah online, peserta juga melihat simulasi pengoperasian berikut pengenalan jenis barang hingga transaksi dalam satu akun bank sampah online yang mudah dan efektif. Melalui kegiatan ini, SMP Negeri 9 Surakarta berharap dapat meningkatkan komitmen dan konsistensi sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional. Sekolah juga berharap bisa melakukan aksi nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup dan menularkannya pada seluruh warga sekolah. (Awp)

SMP Negeri 9 Surakarta Ikuti Bimtek dan Workshop Go Green School 2019 Read More »

Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Anti Narkoba di SMP Negeri 9 Surakarta

Sosisalisasi Tertib Berlalu Lintas di SMP Negeri 9 Surakarta, Selasa (10/12/2019) Seluruh siswa-siswi SMP Negeri 9 Surakarta mengikuti sosialisasi berlalu lintas dan anti narkoba bertajuk “Milenial Sehat tanpa Narkoba, Tertib Berlalu Lintas Generasi Harapan Bangsa” yang diadakan di halaman Spelanska, Selasa (10/12/2019). Kegiatan ini terselenggara atas bantuan dari Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN). Dalam kegiatan tersebut, siswa-siwa diberikan informasi mengenai tata cara berlalu lintas dengan tertib. Meski usia mereka belum memenuhi izin berkendara, siswa-siswi harus tetap mentaati peraturan lalu lintas yang berlaku, seperti memakai helm, mematuhi rambu lalu lintas dan lain-lain. Selain itu, siswa-siswi juga diingatkan untuk tidak mengendari kendaraan sendiri mengingat usia mereka yang belum memenuhi syarat. Selain menerima pengarahan mengenai tertib berlalu lintas, para peserta didik juga mendapatkan penjelasan mengenai bahaya narkoba. Perwakilan dari BNN melibatkan siswa-siswi selama sosialisasi dengan memberikan pertanyaan terkait narkoba. Siswa-siswi SMP Negeri 9 Surakarta antusias dalam mengikuti sosialisasi dan aktif menjawab pertanyaan. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa-siswi Spelanska memiliki pemahaman akan pentingnya tertiba berlalu lintas dan menjauhi narkoba. Mereka juga diharapkan bisa mengimplementasikan pengetahuan yang telah mereka dapatkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas dan Anti Narkoba di SMP Negeri 9 Surakarta Read More »

Scroll to Top