Sosialisasi IP ASN oleh Dinas Pendidikan di SMP Negeri 9 Kota Surakarta

SMP Negeri 9 Kota Surakarta bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Surakarta menggelar Sosialisasi Pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) bertempat di ruang multimedia Jum’at, (11/4/2025). Agenda tersebut diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan SMP Negeri 9 Kota Surakarta.

Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti Sosialisasi IP ASN dengan pemateri Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Sri Lestari Handayani, S.Sos.

Dinas Pendidikan Kota Surakarta menggandeng Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Sri Lestari Handayani, S.Sos, sebagai pemateri utama. Beliau menyampaikan bahwa ada dua kewajiban yang harus dilengkapi ASN Kota Surakarta yaitu membuat ASN Digital dan mengunggah sertifikat minimal 24 JP.

Sosialiasi dibuka oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd, kemudian dilanjutkan materi  utama mengenai IP ASN oleh Sri Lestari Handayani, S.Sos yang menjelaskan detail langkah-langkah membuat ASN Digital. Pada pembuatan ASN Digital, pemateri menyampaikan pentingnya menggunakan Google Authenticator untuk melindungi kerahasiaan data ASN dan meminimalisir adanya kehilangan data. Google Authenticator adalah software yang berfungsi untuk autentikasi tambahan yang disediakan oleh Google. Google Authenticator umumnya digunakan untuk autentikasi berbasis OTP (one time password) yang dapat diakses melalui HP. Selain itu, pemateri menyampaikan langkah-langkah untuk mengunggah sertifikat minilal 24 JP secara rinci dan jelas, sehingga para guru dapat mengikuti setiap tahapnya sampai akhir.

Sri Lestari Handayani, S.Sos didampingi Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd dan Waka Kurikulum, Nur Dawam, S.Pd. dalam Sosialisasi ASN Digital dan IP ASN

Selain itu hadir pula, staf dari Dinas Pendidikan yang bertugas dalam administrasi TPG, Ngadimin. Beliau membuka sesi tanya  jawab terkait permasalahan dalam penerbitan SKTPG atau pencairan dana sertifikasi. Ngadiminin menyampaikan bahwa akan dibuka gelombang ketiga untuk reset data bagi yang masih ada kekeliruan, beliau juga menginstruksikan agar seluruh ASN di mana pun berada untuk tidak terpengaruh dengan saluran media sosial tentang SKTPG agar terhindar dari misinformasi. Ngadimin juga mengimbau agar para guru tetap tenang dan akan mengusahakan pencairan TPG sudah tuntas di bulan Mei. (YN)

Staf Dinas Pendidikan, Ngadimin, melakukan sesi tanya jawab terkait TPG

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top