SMP Negeri 9 Kota Surakarta Ikuti World Classroom Collaboration bersama Anjokita JHS, Jepang

Sejumlah 9 peserta didik dari kelas VII dan VIII SMP Negeri 9 Kota Surakarta mengikuti kegiatan kelas kolaborasi atau World Classroom Collaboration bersama Anjokita Junior High School, Jepang pada Kamis (12/6/2025). Kegiatan tersebut terselenggara berkat program yang diikuti oleh SMP Negeri 9 Kota Surakarta dengan World Classroom Japan yang mana adalah sebuah online international exchange platform atau platform pertukaran pelajar internasional secara online yang berfokus untuk menghubungkan kelas-kelas dari berbagai negara dengan kelas-kelas yang ada di Jepang. Perencanaan kegiatan ini sudah dilakukan sejak akhir tahun 2024 di mana dilakukan pendaftaran peserta, mini online session sekaligus devices checking, pencarian sekolah mitra, penentuan jadwal hingga pelaksanaan collaboration class itu sendiri. Setelah melewati berbagai persiapan, akhirnya kelas kolaborasi internasional antara peserta didik dari Indonesia dan Jepang dilaksanakan secara online menggunakan Zoom dari sekolah masing-masing. Pada kelas pertama ini kolaborasi dilakukan antara SMP Negeri 9 Kota Surakarta dengan 9 peserta didik, SMP Negeri 3 Kediri dengan 15 peserta didik dan Anjokita Junior High School dengan 36 peserta didik. Setelah dibuka oleh moderator kelas, Claire dari World Classroom, guru pendamping dari masing-masing sekolah diberikan kesempatan untuk perkenalan diri dan para peserta, serta memberikan sambutan singkat. Para peserta didik juga diajak untuk melakukan kegiatan ice-breaking dengan menjawab beberapa pertanyaan awal. Kegiatan kelas online ini meliputi perkenalan diri peserta didik, presentasi tentang satu topik dilengkapi gambar dan melakukan bingo. Kelas dibagi menjadi 2 sesi utama, yaitu presentasi dari peserta didik Jepang pada sesi 1 dan presentasi peserta didik Indonesia pada sesi 2. Pada sesi 1, para peserta didik dari Anjokita JHS mempresentasikan gambar-gambar yang mereka bawa di antaranya tentang olahraga, makanan, musim, kota yang ada di Jepang. Peserta didik dari Indonesia menyimak dan memberikan tanggapan dari presentasi yang disampaikan. Sedangkan pada sesi 2, peserta didik dari Indonesia mempresentasikan gambar yang mereka bawa seperti atlet favorit, binatang favorit hingga idola masing-masing. Setelah selesai melakukan presentasi, peserta didik memberikan tanggapan dan pertanyaan terkait gambar yang dijelaskan. Mereka juga memanfaatkan siswa waktu untuk bermain bingo dengan lembar panduan yang telah disediakan. Meski terdapat sedikit kendala dalam penggunaan Bahasa Inggris, para peserta didik tetap bersemangat dan aktif dalam diskusi dengan memanfaatkan fitur chat box dan gesture saat berkomunikasi. Di akhir sesi, masing-masing perwakilan peserta didik dari setiap sekolah memberikan testimoni tentang kegiatan tersebut. “We are so happy because we can learn about your country and culture,” ungkap salah satu peserta didik dari Anjokita JHS. “Thank you so much for WorldClassroom staff for giving us this opportunity. Thank you for all the students, especially for Japanese students for the discussion and collaboration, it was so fun. I hope this collaboration can help us to improve our English and broaden our view about cultural diversity too,” ungkap Nahla, perwakilan dari SMP Negeri 9 Kota Surakarta. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat melatih kemampuan mereka dalam kemampuan berbicara menggunakan Bahasa Inggris. Kegiatan kelas lintas negara ini juga diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk belajar budaya dan keberagaman bagi para peserta didik dan guru pendamping. Harapannya, kelas kolaborasi ini akan terus terjalin antara Indonesia, khususnya SMP Negeri 9 Kota Surakarta dan sekolah-sekolah di Jepang. (Awp)

SMP Negeri 9 Kota Surakarta Ikuti World Classroom Collaboration bersama Anjokita JHS, Jepang Read More ยป