Apresiasi Seni dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX SMP Negeri 9 Kota Surakarta Tahun 2025
SMP Negeri 9 Kota Surakarta menyelenggarakan kegiatan Apresiasi Seni dan Pelepasan Peserta Didik Kelas IX Tahun Ajaran 2024/2025 pada Rabu, (18/6/2025) di Graha Setyowati, Sukoharjo yang diikuti oleh banyak 284 peserta didik yang telah dinyatakan lulus dan siap memasuki jenjang pendidikan selanjutnya. Pada kegiatan tersebut turut hadir Ketua Komite SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Heru Haryanto, S.T dan perwakilan orang tua peserta didik kelas IX. Acara dibuka dengan iringan panji-panji kebesaran SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang diikuti barisan para penampil pentas seni, kepala sekolah, para guru dan staf serta para peserta didik yang hadir mengenakan pakaian adat Nusantara. Setelah para hadirin memasuki gedung, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars SMP Negeri 9 Kota Surakarta dan penampilan tari Jurit Sekar Jagad yang disajikan oleh peserta didik kelas VII, Kinanti Larasati dan Uniq Kusuma Nasthiti. Demi kelancaran acara sekaligus mendoakan putra-putri lulusan SMP Negeri 9 Kota Surakarta, teriring lantunan doa yang dibacakan oleh Heru Saputro, S.Pd.I. Kegiatan apresiasi seni dan pelepasan ini terselenggara atas kerja sama yang baik dan solid antara para orang tua peserta didik dan pihak sekolah sebagaimana disampaikan oleh ketua panitia, Nanul Sur Sriatiningsih. Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya yang menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang ikut mendukung terselenggaranya kegiatan ini. “Melalui kegiatan apresiasi seni ini, bapak, ibu, orang tua kalian bisa menyaksikan bakat-bakat dan potensi hebat kalian dalam bidang seni,” ungkapnya. Beliau juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta didik kelas IX yang telah berhasil melewati masa belajar tiga tahun dan siap menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sebagai perwakilan seluruh orang tua peserta didik, Ketua Komite SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Heru Haryanto, S.T. menggunakan kesempatan tersebut untuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mendidik para peserta didik hingga seluruhnya dapat lulus. “Kami juga mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu wali murid yang telah mendukung kami, sehingga acara proses belajar mengajar bisa berlangsung dengan baik.” Dirinya juga menyampaikan permintaan maaf apabila selama tiga tahun belakang, peserta didik atau para wali peserta didik melakukan kesalahan dan kekurangan. Acara berikutnya adalah laporan akademis kelulusan Tahun Ajaran 2024/2025 oleh Wakil Kepala Sekolah urusan Kurikulum, Nur Dawam, S.Pd. yang menyampaikan 3 peringkat terbaik setiap kelas sebagai berikut: Kepada para peserta didik yang berprestasi diberikan piagam penghargaan dan piala sebagai bentuk penghargaan atas pencapaiannya. Acara kemudian dilanjutkan penyampaian kesan dan pesan dari kelas IX yang disampaikan oleh Ezechiel Christiadjie dan dari kelas VIII diwakilkan oleh Mozez Hezila Yobeliano Dermawanto selaku ketua OSIS masa bhakti 2024/2025. Sebagai acara inti pelepasan yaitu penyerahan kembali peserta didik kelas IX dari pihak sekolah oleh kepala sekolah didampingi wakil kepala sekolah urusan kurikulum dan humas kepada orang tua yang diwakili oleh ketua komite. “Di sini pada tanggal 18 Juni 2025, saya selaku Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, menyerahkan kembali putra-putri kelas IX Tahun Ajara 2024/2025 kepada Ketua Komite SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang nantinya diserahkan kembali kepada orang tua/wali peserta didik. Mohon maaf apabila selama tiga tahun pembelajaran ada kesalah dan kekurangan dari kami.” Secara simbolis dengan dilepaskannya atribut sekolah berupa almamater maka pelepasan peserta didik kelas resmi dilakukan. Untuk mengenang momen terakhir di SMP Negeri 9 Kota Surakarta, maka peserta didik mengikuti sesi foto bersama wali kelas dan kepala sekolah. Setelah sesi foto usai, maka acara inti yang lain yaitu pentas seni kelas IX ditampilkan di atas panggung yang dimulai dengan penampilan ansembel angklung yang membawakan lagu “Hymne Guru”, “Ibu” dan “Laskar Pelangi”. Penampilan seni yang lain adalah drama Panji Semirang yang menceritakan tentang ketabahan seorang putri raja yang tidak mendapatkan perhatian dari ayahandanya. Dia mengembara ke luar istana dan menyamar menjadi seorang laki-laki bernama Panji Semirang. Melalui drama tersebut ditampilkan kemampuan para peserta didik dalam beradu peran hingga menari. Sebagai sajian akhir, seluruh pengisi pentas tampil bersama menyanyikan lagu perpisahan “Sampai Jumpa” yang dipersembahkan untuk teman-teman seluruh angkatan. Sebelum acara ditutup, peserta didik diminta untuk mendekat kepada orang tua dan juga para guru untuk mengucapkan terima kasih dan meminta doa restu untuk langkah mereka menuju jenjang pendidikan selanjutnya diiringi penampilan solo vocal, Andara dari kelas IX D. (Awp)



