SMP Negeri 9 Kota Surakarta menggelar agenda penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) Tahun Ajaran 2025/2026, yang dilaksanakan pada Rabu (9/7/2025) di aula sekolah. Tujuan penyusunan KSP SMP adalah untuk memberikan arah dan pedoman dalam penyelenggaraan proses pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik, satuan pendidikan dan daerah. KSP juga bertujuan untuk mewujudkan kurikulum yang sesuai dengan kekhasan sekolah, potensi daerah dan kebutuhan peserta didik, dengan tetap mengacu pada standar nasional.

Agenda ini diikuti oleh guru tiap MGMPs, tenaga kependidikan, perwakilan OSIS dan MPK, ketua dan perwakilan anggota komite SMP Negeri 9 Kota Surakarta, serta hadir pula Abi Satoto, S.Pd., M.Si., selaku Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Surakarta.

Dalam sambutan dan motivasinya, Abi Satoto menyampaikan bahwa penyusunan KSP ini bukan sekadar ajang yang bersifat seremonial atau memorable semata, melainkan harus dirancang untuk dilaksanakan bersama dalam setiap prosesnya demi mewujudkan harapan agar sekolah menjadi lebih maju. Ia juga menekankan bahwa hal ini berkaitan erat dengan kewajiban dan fungsi Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa.

Lebih lanjut, Abi Satoto menjelaskan bahwa kewajiban ASN mencakup kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan pemerintah yang sah; menjaga persatuan dan kesatuan; serta melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan integritas.

Kepala SMP Negeri 9 Kota Surakarta, Siti Latifah, S.Pd., M.Pd., dalam penyampaian materi intinya yang berjudul “Penyusunan KSP Tahun Ajaran 2025/2026”, memantik semangat para guru melalui lagu Indonesia Jaya karya Chaken Matulatuwa dan lagu Laskar Pelangi karya Giring Ganesha yang dinyanyikan bersama. Inti dari lagu-lagu tersebut adalah tentang semangat berjuang dan berkolaborasi, yang dikorelasikan dengan kegiatan hari ini, yaitu menumbuhkan semangat juang tanpa lelah serta memupuk jiwa kolaboratif dalam menyusun KSP Tahun Ajaran 2025/2026.

Menurut beliau, tanpa adanya semangat dan kolaborasi, penyusunan KSP tahun ini tidak akan berjalan dengan baik, karena semangat dan kolaborasi antara guru, orang tua dan peserta didik merupakan fondasi penting bagi keberhasilan sekolah.















Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyusunan misi sekolah. Berdasarkan kesepakatan pada hari sebelumnya, visi SMP Negeri 9 Kota Surakarta yang berbunyi:
“Terwujudnya Peserta Didik yang Bertakwa, Berprestasi, Berintegritas, Berkarakter Pancasila, dan Berwawasan Lingkungan”
mengalami penambahan pada bagian akhir berupa jargon “Berbahagia”, sehingga menjadi:
“Terwujudnya Peserta Didik yang Bertakwa, Berprestasi, Berintegritas, Berkarakter Pancasila, Berwawasan Lingkungan, dan Berbahagia.”
Dengan adanya penambahan jargon tersebut, dirancanglah misi baru yang merepresentasikan nilai-nilai dalam visi “Berbahagia”.


Agenda terakhir ditutup dengan proses pengusulan rencana kegiatan dari setiap guru dan tendik untuk tahun ajaran berikutnya dengan disesuaikan dengan visi dan karakteristik sekolah. Usulan juga meliputi kegiatan yang dapat dilakukan untuk menuju branding SMP Negeri 9 Kota Surakarta sebagai sekolah yang erat dengan kerajinan batik. (YN)

